Khasiat Hebat Daun Kari, Ciri-ciri, Kandungan Nutrisi dan Manfaatnya Bagi Kesehatan

loading...

Manfaat, Ciri Morfologi Bentuk Daun Kari dan Kandungan Nutrisinya

Daun kari merupakan jenis rempah asli India yang umum digunakan dalam berbagai masakan khas India dan Srilanka, dengan aromanya yang begitu kuat serta penggunaannya hampir sama dengan daun salam pada masakan Indonesia. Jenis rempah ini banyak ditemukan tumbuh di wilayah selatan India dan Malaysia. Daun kari juga dikenal dengan istilahcurry leaf atau Murraya koenigii yang pertama kali ditemukan oleh seorang ahli botani bernama Johann Koenig. Ukuran pohonnya relatif kecil dengan ketinggian maksimal 4-6 meter. Beberapa karakteristik berikut ini bisa memudahkan kamu mengenali daun kari/ salam koja/ temuru/ curry leaf ini.

Peneliti dari Universitas Pantnagar India, dikutip dari academia.edu, menyebutkan daun tumbuhan ini memiliki rasa asam yang sedikit tajam dan pahit. Daun kari digunakan dalam banyak resep ayurveda India dan unani.

Beberapa jenis masakan memang wajib menggunakan daun ini, seperti kari, laksa, masakan ayam tangkap aceh, hingga gulai. Ayam tangkap atau ayam sampah merupakan makanan berupa ayam goreng yang ditaburi dengan aneka daun rempah yang digoreng kering. Salah satu daun rempah yang digunakan adalah daun kari atau salam koja.

Daun-daun rempah yang digoreng garing ini bisa langsung dimakan beserta ayam goreng. Tidak mengherankan jika banyak pencinta kuliner yang tertarik untuk menggunakan daun kari ini dalam berbagai masakan. Daun ini mudah sekali layu dan aromanya akan berkurang bila mengering, dan sebaiknya digunakan saat daun ini masih segar usai dipetik. Meskipun banyak yang mengatakan aromanya langu, tapi begitu masuk dalam masakan aromanya akan sangat menggoda.

Daun kari mengandung banyak vitamin dan mineral alami seperti vitamin A, B, C, E, asam amino, magnesium, serta asam folat, yang menjadikan rempah-rempah ini tinggi akan manfaat kesehatan.

Menurut tim peneliti dari Departemen Ilmu Biomedis, Fakultas Biomedik dan Kesehatan, Universitas Metropolitan Asia Malaysia, sudah sejak zaman dahulu daun kari digunakan masyarakat di India, sebagai obat selain sebagai rempah bumbu. Daun kari dapat menyembuhkan gangguan disentri, nyeri ginjal, gangguan perut, dan morning sickness.

Bahkan tim peneliti dari Dept of Home Science, Bhilai Mahila Mahavidyalaya, Bhilai, dan Dept Teknologi Pangan Universitas Pantnagar, Uttarakhand, India, menyebut daun kari sebagai “tanaman ajaib”. Daun kari disebutkan banyak mengandung obat-obatan, dan bersifat nutraseutikal, atau bersifat fungsional (pangan yang memiliki gizi baik dan menunjang kesehatan, meliputi produk segar utuh sampai produk olahan fortifikasi zat gizi dalam makanan dan suplemen makanan).

Secara spesifik nutraseutikal adalah pemberian nutrisi untuk mengatur fungsi biologis tubuh. Dengan baiknya fungsi biologi, diharapkan tubuh akan mengobati sendiri segala bentuk penyimpangan.

Bentuk daun menyerupai daun belimbing.

Kamu pernah melihat daun belimbing kan?Nah, daun kari ini bentuknya mirip daun belimbing, tapi dengan ukuran yang lebih kecil dan warna daunnya hijau tua mengkilap. Meskipun banyak yang mengatakan aromanya ‘langu’, tapi begitu masuk dalam masakan aromanya akan sangat menggoda.

Bentuk bunga kecil bergerombol berwarna putih menyerupai bunga kemuning.

Jangan heran ya jika bunga daun kari memiliki aroma yang harum seperti bunga kemuning, karena memang tumbuhan ini masih satu genus dengan kemuning(Murraya paniculata)dari keluarga jenis tanaman jeruk-jerukan(Rutaceae).

Buah daun kari berbentuk bulat.

Buah daun kari seukuran kacang tanah, berwarna hijau dan akan berubah menjadi ungu tua ketika sudah masak. Berdasarkan penelitian, kandungan vitamin C dalam buah daun kari cukup tinggi lho, hanya saja beberapa sumber menyatakan bahwa biji buah daun kari ini beracun. Jadi meskipun boleh dimakan sebaiknya pikir-pikir dulu sebelum mencicipinya.

Penggunaan daun kari.

Karena aromanya yang begitu kuat, daun kari banyak digunakan sebagai penambah rasa pada masakan tertentu, seperti kari kambing, ayam goreng daun kari, gulai dan jenis masakan lainnya. Tidak mengherankan jika banyak pecinta kuliner yang tertarik untuk menggunakan daun kari ini dalam berbagai masakan.Oh ya, daun ini mudah sekali layu dan aromanya yang kuat akan berkurang begitu mengering. So, penggunaan terbaik daun kari adalah ketika wujud daun ini masih segar usai dipetik. Jadi jangan salah ya dalam menggunakannya.

Manfaat daun kari untuk kesehatan.

Daun kari memang diketahui memiliki efekantimicrobial, anti-diabetic,anti-inflammatory, danantioxidant. Di India sendiri daun kari banyak digunakan untuk pengobatan Ayurveda, dan pucuk daunnya dikonsumsi sebagai lalapan. Berikut ini manfaat daun kari untuk kesehatan:

Mengatasi anemia dan infeksi kulit, Menjaga kestabilan kadar gula darah. Memelihara fungsi pencernaan. Menjaga kesehatan mata. Membantu menurunkan kolesterol jahat. Meringankan gejala diare dan maag.

Dikutip dari cnnindonesia.com, Executive Sous Chef Hotel JW Marriot, Jakarta, Heri Purnama mengatakan, manfaat dari daun koja pada umumnya digunakan untuk masakan di tanah Sumatera, termasuk Daerah Istimewa Aceh. Beberapa di antaranya daun koja digunakan untuk sajian ayam tangkap, gulai Aceh, serta beberapa masakan India.

Namun, di tangan Heri, daun koja jadi sesuatu yang baru. Dia berinovasi melalui kreasi sambal koja. Sambal ini menggunakan daun koja sebagai bahan utama.

"Daun koja bagus untuk kesehatan. Dia bisa menurunkan kolesterol dan ada kandungan antioksidan," kata Heri saat ditemui dalam peluncuran produk Sambal Koja di Hotel JW Marriot, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Selain baik untuk penderita kolesterol tinggi, daun koja juga memiliki sederet manfaat lain.

1. Atasi diare

Daun koja memiliki aneka nutrisi antara lain, karbohidrat, energi, serat, kalsium, fosfor, zat besi, magnesium, tembaga, dan mineral. Selain itu, dikutip dariOrganic Facts, daun koja juga mengandung vitamin C, A, B, dan E serta antioksidan, asam amino, juga flavonoid.

Daun koja pun memiliki senyawa yang disebut carbazole alkaloid. Sebuah eksperimen dalam laboratorium menunjukkan carbazole alkaloid mampu mengontrol diare. Jika diaplikasikan pada manusia, daun dapat dikonsumsi begitu saja atau dijadikan jus.

2. Melawan anemia

Penyakit kekurangan sel darah merah atau anemia disebabkan oleh kurangnya asupan zat besi. Salah satu cara alami untuk mengatasi anemia ialah dengan mengonsumsi daun koja. Penderita anemia pun bakal mendapat dua nutrisi sekaligus berupa zat besi dan asam folat. Cukup makan dua lembar daun per hari, maka anemia bisa diatasi.

3. Mengatasi diabetes

Daun koja bermanfaat bagi mereka yang memiliki diabetes. Daun terbukti dapat mengontrol kadar gula darah. Sebuah riset yang terbit di International Journal of Pharmaceutical Sciences menyebut, daun koja memiliki kandungan antiheperglikemik sehingga dapat mengontrol kadar gula darah pada tikus diabetes.

4. Menyehatkan rambut

Rambut beruban di usia muda? Daun koja bisa menjawab persoalan ini. Tak hanya rambut beruban, daun koja juga diketahui bisa mengatasi aneka masalah rambut seperti rambut rontok, berketombe, atau rambut tipis.

Cara penggunaannya juga tak sulit. Anda cukup mengonsumsi daun koja atau langsung mengaplikasikan daun pada rambut yang bermasalah.

5. Melancarkan pencernaan

Menjaga pencernaan tetap sehat menjadi tugas semua orang. Konsumsi daun koja bisa jadi salah satu cara untuk menjaga pencernaan.

Daun koja memiliki kandungan laksatif sehingga mampu melancarkan pencernaan. Jika pencernaan sedang bermasalah, Anda bisa membuat jus dari campuran daun koja dan air perasan jeruk nipis.

6. Lawan kanker

Daun koja mempunyai komponen yang mampun melawan kanker. Kandungan fenol dapat membantu melawan beberapa penyakit kanker seperti kanker darah, kanker prostat, dan kanker kolorektal. Selain fenol, komponen carbazole alkaloid dalam daun koja juga ampuh melawan kanker.

7. Baik untuk mata

Mata yang sehat bisa diperoleh dengan asupan vitamin A yang cukup lewat konsumsi wortel maupun tomat. Namun, selain kedua bahan makanan tadi, daun koja juga ampuh membuat mata jadi sehat. Daun koja mengandung vitamin A dan tokcer melawan gangguan mata termasuk rabun senja.

Mengobati leukimia

Daun kari tinggi akan kandungan alkaloid karbazol. Zat alami ini terkenal untuk memperlambat pertumbuhan sel leukimia atau kanker darah.

Mencegah anemia

Makan daun kari juga bermanfaat untuk mencegah anemia sebab kaya akan kandungan zat besi dan asam folat. Kedua zat ini dikenal mampu mencegah anemia atau kekurangan darah.

Menyembuhkan penyakit ginjal

Banyaknya racun di dalam tubuh yang kemudian membebani kerja ginjal mampu membuat ginjal Anda rusak. Sementara minum jus dari daun kari bermanfaat untuk menyembuhkannya.

Mencegah diabetes

Makan daun kari menjaga kolesterol dan gula darah Anda supaya tetap normal. Sehingga secara signifikan mampu mencegah diabetes.

Tinggi akan zat anti-inflamasi

Karena daun kari tinggi akan zat anti-inflamasi di dalamnya, maka dapat menyembuhkan penyakit dalam tubuh seperti wasir, menurunkan suhu tubuh, dan mencegah tumor.

Menyembuhkan maag

Ramuan daun kari sejak dulu terkenal untuk menyembuhkan maag. Anda bisa mengonsumsinya dengan membuat jus kari.

Mengobati mual saat hamil

Mual saat hamil memang mengganggu. Namun Anda bisa menghilangkannya dengan makan daun kari.

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Peternakan dan Herbal Updated at: 20:06
loading...
Copyright@2014-2018. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.