Bahaya Tersembunyi Akibat Workaholic Atau Gila Kerja, Gangguan Jiwa Atau Bukan?

loading...
Stress dan Depresi Akibat Negatif Gila Kerja

Bahaya dan Efek Negatif Gila Kerja Bagi Kesehatan, Apakah workaholic termasuk gangguan jiwa?

Orang yang gila kerja jika dilihat sepintas lalu mirip dengan mereka yang pekerja keras. Sebenarnya keduanya adalah hal yang berbeda. Pekerja keras tahu kapan saatnya istirahat, kapan saatnya berhenti untuk makan dan lainnya. Sedangkan orang yang gila kerja sering lupa makan, tidak mau istirahat dan hidup seperti dikejar-kejar waktu untuk menyelesaikan pekerjaan dan bekerja terus-menerus bahkan sering tanpa sadar sudah sampai dini hari masih kerja tanpa memberi kesempatan bagi tubuh untuk istirahat.

Penelitian menemukan bahwa 7,8% orang di dunia ini tergolong dalam kategori pecandu kerja atau workaholic. Orang-orang yang memiliki sebutan ini lebih banyak menghabiskan waktunya di tempat kerja atau bisa dikatakan melebihi jam normal.

Para pecandu kerja mungkin ‘memanfaatkan’ pekerjaan mereka untuk mengurangi rasa bersalah dan cemas karena masalah tertentu. Gila bekerja juga bisa membuat seseorang meninggalkan hobi, olahraga, atau hubungannya dengan orang-orang terdekat. Kecanduan kerja, atau gila kerja, atau yang lebih dikenal dengan workaholism pertama kali digunakan untuk menggambarkan kebutuhan yang tidak terkendali untuk terus bekerja. Orang yang disebut dengan workaholic adalah seseorang yang memiliki kondisi ini.

Meskipun istilah pecandu kerja telah dikenal secara luas dalam masyarakat, namun gila kerja atau workaholism bukanlah kondisi medis atau gangguan jiwa karena tidak termasuk dalam Pedoman Penggolongan Diagnosis Gangguan Jiwa (PPDGJ), yaitu standar gangguan kejiwaan yang digunakan oleh tenaga kesehatan jiwa di berbagai belahan dunia. Mengapa tidak diakui? Karena kecanduan kerja masih bisa dilihat sisi positifnya, tidak selalu dianggap jadi masalah.

Akan tetapi ada yang perlu diwaspadai yaitu: "Gila kerja adalah bisnis berbahaya dan berisiko bagi tubuh manusia," kata Gayle Porter, seorang Associate Professor of Management di Rutgers School of Business di Camden, New Jersey, yang mempelajari tentang gila kerja.

Orang yang gila kerja akan mengabaikan kesehatan pribadi dan harus kehilangan waktu tidur, makan dengan gizi buruk, dan mengonsumsi rokok atau kafein agar mereka tetap dalam keadaan terjaga, yang dapat menyebabkan berbagai macam penyakit dan kematian di usia muda.

Berikut beberapa penyakit dan gangguan kesehatan yang diakibatkan oleh Gila Kerja:

Depresi
Sebuah studi menunjukkan bahwa pecandu kerja, terlepas dari tingkat keberhasilan mereka di bidang mereka, menjadi mudah merasa depresi pada satu titik dalam hidup mereka mungkin karena mereka mungkin menyadari bahwa hidup mereka kosong saat prestasi mereka tercapai

Lebih Cepat tua
Studi lain yang menarik bahwa pecandu kerja mungkin lebih cepat tua dibandingkan dengan mereka yang menikmati hidup mereka lebih baik. Nah, jika Anda ingin penampilan Anda untuk bertahan lebih lama, menjaga keseimbangan yang tepat.

Batu ginjal
Waktu duduk yang terlalu lama, kurang minum dan sering menahan buang air kecil. Disisi lain makanan yang dikonsumsi kalsium tinggi dan kaya oksalat yang susah larut dalam tubuh. Akibatnya terjadi infeksi saluran kemih atau timbul penyumbatan. Penyumbatan di urin bisa membuat kristal-kristal yang menjadi batu ginjal.

Sembelit
Waktu duduk yang terlalu lama membuat kurang bergerak yang tidak diimbangi dengan minum air yang banyak dan buah. Kondisi membuat susah buang air besar padahal perut terasa sudah penuh.

Wasir atau ambeien
Waktu duduk yang terlalu lama atau berdiri terlalu lama, kurang bergerak yang tidak diimbangi dengan minum air yang banyak dan buah. Kondisi membuat susah buang air besar padahal perut terasa sudah penuh. Karena sembelit akibatnya buang air besar dipaksakan sehingga timbul pendarahan dan benjolan di dubur.

Serangan jantung
Tak usah dikatakan bahwa pecandu kerja yang lebih rentan terhadap penyakit tertentu seperti masalah jantung.

Hipertensi
Orang yang gila kerja biasanya akan memiliki emosi yang tidak terkontrol. Hal ini karena mereka selalu merasa tidak puas dengan pekerjaannya, sehingga mereka akan terus bekerja dan berdampak pada fisik dan emosi.

Sindrom mata kering
Penggila kerja akan menghabiskan banyak waktu di depan komputer atau melakukan pekerjaan lain yang mengharuskan mereka tetap terjaga untuk jangka waktu yang lama. Hal ini bisa memicu sindrom mata kering.

Kelelahan, tak berenergi dan insomnia
Penggila kerja akan melakukan pekerjaannya tanpa batas waktu. Hal ini akan menyebabkan tubuhnya mengalami kelelahan yang kronis (fatique) dan hilangnya energi. Ini juga akan memicu orang tersebut mengalami gangguan tidur seperti insomnia.

Merusak hubungan
Statistik membuktikan bahwa pecandu kerja cenderung gagal dalam kehidupan pribadi mereka terutama di bidang hubungan pribadi. Kecuali Anda memiliki keluarga yang mendukung Anda secara emosional, sangat sulit untuk menangani hubungan ketika Anda sangat terobsesi dengan pekerjaan Anda.

Tertekan
Siapa yang paling stres di kantor Anda? Tentu saja, orang-orang yang terobsesi dengan pekerjaan, kekuasaan dan posisi cenderung ditekankan up. Jika Anda menjadi kecanduan bekerja kehidupan Anda dan kesehatan akan begitu saja terganggu.

Gangguan penglihatan
Sebuah studi mengklaim bahwa pecandu kerja dapat mengembangkan masalah penglihatan mata jika mereka terus kecanduan mereka selama puluhan tahun.

Kehidupan Seks terganggu
Anda mungkin berpendapat bahwa pil ajaib seperti Viagra dapat membantu Anda melakukan hubungan seks lebih baik tapi, fakta bahwa pecandu kerja cenderung gagal bahkan dengan bantuan pil tersebut karena pikiran yang didominasi pekerjaan membuat Anda gagal di kamar tidur

Frustrasi
Bila ada sesuatu yang baik-baik saja, pecandu kerja cenderung tampak lebih bahagia daripada orang normal, tetapi ketika hal-hal gagal untuk bekerja, mereka frustasi, berteriak pada semua orang atas kesalahan mereka.

Gangguan obsesif kompulsif
Meskipun tidak ada hubungan antara bekerja terlalu banyak dan mengembangkan OCD, risiko mengembangkan gangguan tersebut dapat meningkat sedikit jika Anda gagal untuk mengekang cinta Anda terhadap pekerjaan.

Kualitas otak tergerus
Otak Anda akan tajam ketika Anda tetap menggunakannya secara teratur. Tapi otak yang tidak pernah istirahat akan membuatnya tidak segar dan kehilangan kreatifitasnya.

Maag
Sering terlambat makan, makan tidak teratur atau makan sekaligus dalam jumlah banyak karena menunggu sampai lapar tiba. Makan-makanan terlalu pedas, terlalu asam, juga memicu maag.

Liver
Kebanyakan adalah pekerja keras yang lupa memperhatikan gizi makanannya, kurang tidur atau terus-terusan lembur hingga larut malam. Orang yang terkena liver akan hilang selera makan, cepat merasa capek, urine berwarna sangat coklat.

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Peternakan dan Herbal Updated at: 00:59
loading...
Copyright@2014-2018. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.