Kandungan Nutrisi Jahe Emprit, Ciri-ciri Morfologi, Efek Samping dan Manfaatnya Bagi Kesehatan

loading...

Berdasarkan Morfologinya, Ciri Utama Jahe Emprit Adalah Bentuk dan Ukuran Rimpangnya Yang Mungil, Adakah Bahaya Minum Jahe Berlebihan?

Jahe, adalah tanaman rimpang yang sangat populer sebagai rempah-rempah dan bahan obat. Rimpangnya berbentuk jemari yang menggembung di ruas-ruas tengah. Rasa dominan pedas disebabkan senyawa keton bernama zingeron. Jahe termasuk suku Zingiberacea. Contoh tanaman jahe adalah Tanaman Rimpang Jahe sunti atau jahe emprit . Sebagai negara tropis yang sangat subur, Indonesia kaya akan tumbuhan rempah. Banyak jenis rempah yang tumbuh subur di negara kita dan sangat diminati oleh negara lain.
Di Indonesia, jahe sering ditemukan sebagai kandungan jamu sebagai obat untuk menaikkan tingkat imunitas, seperti membantu mengatasi flu serta masuk angin. Selain itu, dilansir dari buku 365 Tips for Women, manfaat jahe untuk wajah juga diketahui dapat membantu mengurangi jerawat. Caranya adalah dengan mengonsumsi jus jahe. Manfaat jahe untuk wajah juga dapat ditemukan pada kosmetik para Ibu karena ternyata jahe memiliki kemampuan untuk menghasilkan minyak atsiri yang biasanya digunakan sebagai campuran bahan baku kosmetik sebagai bahan antioksidan dan antiseptik. Namun, konsumsi jahe untuk konsumsi tubuh perlu diperhatikan penggunaanya. Mengingat jahe bersifat panas dan kuat, jika konsumsi berlebihan hal ini justru dapat mengganggu pencernaan Ibu dan keluarga.
Salah satu tanaman rempah yang terbaik adalah Jahe. Dalam ilmu biologi, jahe dikenal dengan nama Latin Zingiber officinale. Sistem taksonomi menempatkannya dalam kelompok suku temu-temuan, monokotil dengan batang semu. Akar jahe berbentu rimpang (seperti umbi) yang dikenal juga dengan istilah Rhizoma. Jahe masih berkerabat erat dengan kunyit, temulawak, lengkuas, temu hitam dan masih banyak lagi lainnya. Pada dasarnya, jahe masih dibagi lagi ke dalam beberapa varian. Pembagian ini didasarkan pada bentuk rimpang dan juga warnanya. Meski dibagi, kandungan senyawa aktifnya kurang lebih sama.

Manfaat jahe memiliki sejarah panjang dalam mengatasi masalah terkait pencernaan. Dikenal dari generasi ke generasi, jahe merupakan salah satu bahan alternatif untuk memperlancar sistem pencernaan. Kandungan phenolic dalam jahe berfungsi untuk meredakan gejala iritasi gastrointestinal, menstimulasi air liur, mencegah terjadinya kontraksi pada perut, hingga membantu pergerakan makanan dan minuman selama berada di pencernaan. Jahe juga disebut sebagai carminative, suatu substansi yang dapat membantu mengeluarkan gas berlebih yang ada di sistem pencernaan Anda. Masalah pencernaan seperti kolik dan dispepsia dapat diatasi dengan jahe.
Salah satu kandungan dalam manfaat jahe yang berperan dalam mencegah kanker adalah gingerol, phytonutrient dalam jahe yang juga memberikan rasa pada jahe yang unik. Gingerol dapat mencegah pertumbuhan sel kanker usus besar. University of Minnesota melakukan percobaan kepada sekelompok tikus, pada kelompok yang diberi gingerol terdapat 4 tikus yang mengalami tumor usus besar, sementara pada kelompok yang tidak diberi gingerol terdapat 13 tikus yang mengalami pertumbuhan tumor. Sampai pada hari ke 49 penelitian, seluruh tikus yang tidak diberi gingerol akhirnya disuntik mati karena pertumbuhan tumornya sudah terlalu besar, sementara pada tikus yang diberi gingerol ukuran tumornya setengah dari ukuran tikus yang disuntik mati.
Peneliti yang sama kemudian menguji apakah selain mencegah pembentukan tumor, gingerol juga dapat mencegah penyebaran dan mengurangi tingkat keparahan sel tumor. Penelitian tersebut memberikan hasil positif. Gingerol dinilai mampu mencegah penyebaran dan bertambah parahnya sel tumor yang sudah tidak dapat dioperasi.

Adapun varian jahe antara lain jahe gajah atau badak, jahe emprit dan juga jahe merah. Di antara ketiga jenis jahe ini, jahe empritboleh jadi yang paling unik.

Ciri-Ciri Rimpang Jahe Emprit

Jahe emprit atau Zingiber Majus Rumph, dikenal juga dengan nama jahe Sunti. Ciri utama jahe emprit terletak pada bentuk rimpangnya yang kecil, rata cenderung pipih dan tidak mengembung. Jahe jenis ini bisa ditemukan dalam warna putih, kuning dan dalam kondisi tertentu berwarna merah.

Serat jahe emprit bertekstur lembut dengan aroma yang tidak tajam. Tetapi jahe emprit dilengkapai rasa yang jauh lebih pedas ketimbang jahe gajah atau badak. Kandungan gingerol, zingeron, dan shogaol yang dimiliki jahe emprit memang lebih tinggi ketimbang jahe gajah. Hal ini yang menyebabkan rasa pedasnya lebih dominan.

Secara umum, tanaman jahe emprit sama saja dengan jenis jahe lainnya. Sistem budidayanya juga sama, dikembangkan melalui metode vegetatif yakni stek pada tunas baru yang tumbuh di bagian rimpangnya.
Jahe merupakan salah satu jenis makanan yang disebut diaphoretic, manfaat jahe juga dapat memicu keluarnya keringat. Pengeluaran keringat bermanfaat bagi Anda terutama saat Anda sedang demam atau flu. Selain membantu proses detoksifikasi, berkeringat juga ternyata dapat melindungi Anda dari mikroorganisme yang dapat menyebabkan infeksi pada kulit. Para ahli meneliti sejenis protein yang disebut dermicidin, diproduksi pada kelenjar keringat dan berfungsi melindungi tubuh dari bakteri seperti E. coli, staphylococcus aureus, serta jamur yang dapat menyebabkan penyakit kulit.

Kandungan Kimiawi dan Manfaat Jahe Emprit

Berdasarkan pada sifatnya, jahe emprit sering dijadikan bahan obat herbal dan bumbu makanan. Rasa pedasnya memang memberi sensasi hangat yang jauh lebih baik.

Senyawa kimia pada jahe emprit umumnya berupa minyak esensial yang memiliki aroma dan rasa pedas menyengat, yang merupakan karakter utama pada jahe. Berikut beberapa senyawa kimia yang memiliki efek medicinal dalam jahe emprit :
  • Oleoresin : Merupakan minyak esensial khas jahe yang memberikan aroma dan rasa pedas yang kuat. Oleoresin pada jahe memiliki efek antioksidan, antitusiv, dan meningkatkan metabolisme sel dalam tubuh.
  • Shogaol : Merupakan senyawa yang memberikan rasa tajam pada jahe emprit dan jenis jahe lain. Shogaol diketahui memiliki efek antiinflamasi dan antikanker
  • Gingerol : Senyawa ini sama dengan senyawa pemberi rasa dan aroma pedas lainnya pada jahe. Namun, aroma gingerol lebih lembut dan manis. Senyawa ini juga banyak dikaji sebagai senyawa antikanker.
  • Paradol : Merupakan senyawa pembawa rasa pedas yang memiliki manfaat sebagai antioksidan dan antitumor
Sayangnya, aromanya yang tidak sekuat jahe gajah membuat jahe emprit jarang digunakan untuk produk seperti permen jahe, jelly jahe, sirup jahe dan lain-lain. Jahe emprit (bersama jahe merah) paling populer digunakan sebagai bahan untuk membuat poroduk ekstrak oleoresin dan juga minyak atsiri. Produk ini dengan mudah bisa didapatkan di toko herbal dengan harga yang terjangkau.

Jika Anda tidak takut repot, cobalah untuk meracik teh jahe dari dapur Anda sendiri.

Air rebusan jahe emprit juga dikenal ampuh untuk menghangatkan badan serta mengoptimalkan kesehatan.

Minuman wedang jahe sudah lama digemari masyarakat karena memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.
Jahe memiliki kandungan Mangan yang cukup untuk meningkatkan kemampuan ejakulasi pada pria. Pemberian ekstrak jahe pada tikus dalam suatu penelitian juga menunjukkan peningkatan kadar testosteron, motilitas dan jumlah sperma. Namun, jumlah jahe yang dikonsumsi untuk meningkatkan vitalitas pria tidak boleh terlalu banyak. Karena beberapa senyawa dalam jahe ternyata bersifat toksik pada sperma. Oleh karena itu, konsumsilah jahe sebagai jamu kuat dalam jumlah yang terkontrol.
Untuk anda yang sering masuk angin mulailah untuk rutin minum wedang jahe agar masuk angin segera lenyap dan badan menjadi lebih bugar.

Aroma jahe emprit yang kuat akan membuat rasa mual menghilang. Namun, rasanya yang tidak sepedas jenis jahe lain akan lebih disukai untuk mengobati mual-mual akibat mabuk dalam perjalanan atau kehamilan. Anda dapat menggunakan seruas rimpang jahe emprit untuk membuat wedang jahe untuk mengobati dan meredakan mual-mual saat perjalanan jauh atau sedang mengalami mabuk akibat kehamilan trimester pertama. Anda juga dapat menggunakan minyak jahe emprit sebagai minyak oles saat mengalami mual-mual.

Bahaya dan Efek Samping Jahe Jika Berlebihan

Minum air jahe untuk mendapatkan manfaat jahe umumnya aman-aman saja. Namun ketika dikonsumsi berlebihan, jahe dapat membuat sakit perut, perut kembung terasa panas, hingga mulas dan diare. Anda tak dianjurkan mengonsumsi lebih dari 4 gram jahe per hari.

Konsumsi jahe dalam bentuk apa pun juga dikhawatirkan menimbulkan interaksi berbahaya jika Anda sedang minum obat pengencer darah. Maka jika Anda adalah salah satunya, konsultasi dulu dengan dokter sebelum minum air jahe.

Begitu juga untuk ibu hamil. Meski minum air jahe tidak membahayakan apalagi meningkatkan risiko komplikasi kehamilan, Anda sebaiknya tetap konsultasikan dulu dengan dokter kandungan Anda sebelum minum air jahe saat hamil.

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Peternakan dan Herbal Updated at: 02:23
loading...
Copyright@2014-2018. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.