Mengenal Permen Karet dan Cara Mengatasi Bila Tertelan

loading...

Permen Karet Dibuat Dari Bahan Apa? Apakah Berbahaya Jika Kita Sering Menelan Permen Karet?

Apa Itu Permen Karet? Permen karet adalah permen kunyah yang memiliki ciri khas yaitu dapat dibuat untuk mengembangkan gelembung. Warnanya beraneka ragam dan memiliki rasa tertentu. Biasanya permen karet bersifat lengket dan pada saat gelembung terkembang hingga batas tertentu, maka gelembung akan pecah dan mengenai wajah.(Wikipedia)

Tindakan apa yang harus dilakukan ketika menelan atau tertelan permen karet?

Perlu diketahui memang permen karet tidak bisa dicerna secara sempurna oleh usus kita. Karenanya permen karet tidak dimakan dan tidak ditelan. Bagaimana jika tertelan?

Jika tertelannya si permen karet hanya sesekali dan dalam jumlah yang sedikit (permen karet satu biji bisa dibilang sedikit) maka insyaAllah tidak mengapa. Karena usus mempunya cara sendiri untuk mecerna dan membuang permen karet ini bersama tinja ketika buang air besar. Sebagaimana jika menelan koin kecil, usus akan membuangnya bersama tinja. Usus mempunya gerakan peristaltik (semacam kombinasi gerakan melingkar dan membujur untuk menggerakkan makanan menuju jalur akhirnya ke anus), dengan gerakan peristaltik ini, koin atau permen karet yang tertelan bisa dibuang melalui anus bersama tinja. Akan tetapi kita tetap berhati-hati dan berjaga-jaga jika ada permen karet yang tertelan.

Yang menjadi masalah adalah jika permen karet ditelan dalam jumlah besar atau yang menelannya adalah anak kecil. Ini bisa meyumbat saluran pernapasan dan bisa membuat obstruksi/hambatan di saluran pencernaan. Hal ini bisa menimbulkan bahaya.
Semakin sering Anda menelan permen karet hingga menjadi satu kebiasaan, makan permen-permen ini akan menyumbat saluran pencernaan dan mengakibatkan penyumbatan di usus yang menjadi awal terjadinya kelainan usus yang disebut Bezoar. Bezoar adalah kelainan yang disebabkan oleh benda padat yang tidak dapat dicerna oleh tubuh, terakumulasi di saluran pencernaan dan akhirnya menyebabkan penyumbatan. Penyumbatan ini biasa terjadi di usus kecil atau usus besar. Gejala dari penyakit ini ditandai dengan sakit perut yang melilit sekaligus sembelit. Biasanya, Bezoar dapat ditangani dengan obat menurut resep dokter dan tingkat yang sangat parah dapat diatasi dengan tindakan operasi.
Jadi apa yang kita lakukan jika permen karet tertelan?:

Memastikan bahwa permen karet tidak menyumbat saluran pernapasan dan kerongkongan,. Jika menyumbat segera keluarkan apabila bendanya mudah dijangkau tangan, jika tidak segera bawa ke UGD.Jika tidak menyumbat, banyak-banyak minum air putih.jika perlu, Bisa memakan atau meminum obat yang bisa mempercepat gerakan peristaltik usus sehingga permen karet bisa terbuang dengan cepat melalui anus bersama dengan tinja.
Beberapa tahun lalu, peneliti dari Universitas Bristol, Inggris pernah membuat permen karet yang tidak lengket. Enak, ya, kalau ada permen karet yang tidak lengket. Jika menempel di seragam sekolah, kita tinggal melepasnya dan membuangnya.

Macam-macam Bahan Untuk Membuat Permen Karet

Getah Sawo

Pada awalnya, permen karet dibuat sari getah sawo. Namun, seiring berjalannya waktu, permen karet tidak dibuat dari getah sawo lagi. Saat ini, kebanyakan permen karet dibuat menggunakan bahan sintetis yang lebih murah dan mudah didapatkan. Meski begitu, permen karet di Jepang masih dibuat menggunakan getah sawo.

Getah Pohon Lain

Selain pohon sawo, ada juga pohon lain yang menghasilkan getah karet alami. Misalnya, pohon jelutong, pohon cemara, pohon sorova, dan pohon karet. Getah yang dihasilkan dari pohon-pohon itu bisa diolah menjadi permen karet juga.

Gum Base

Untuk membuat permen karet, pabrik akan mengolah gum base/getah karet terlebih dahulu. Gum base/getah karet adalah bahan dasar pembuatan permen karet. Bahan utama itu akan diolah sedemikian rupa, sehingga teksturnya kenyal dan bisa dikunyah.

Setelah itu, gum base/getah karet akan dicampur dengan pemanis, pewarna, dan perasa makanan. Semua bahan itu akan diaduk hingga tercampur dengan sempurna. Jika sudah selesai, adonan permen karet akan dibentuk dan dikemas.
Tubuh manusia sudah dirancang untuk menangani permen karet sama seperti jenis makanan lainnya yang tidak dapat dipecah oleh tubuh secara sempurna, misalnya butiran jagung atau biji bunga matahari. Sepotong permen karet yang Anda telan akan melewati saluran pencernaan akibat gerak peristaltik usus. Nah, gerakan peristaltik usus inilah yang akan secara otomatis mendorong permen karet untuk keluar dari dalam tubuh melalui sistem ekskresi atau pembuangan kotoran. Dibutuhkan waktu sekitar 1-2 hari bagi tubuh untuk mengeluarkan permen karet secara ‘utuh’.

Beberapa Macam Manfaat Permen Karet bagi Kesehatan

Tidak hanya menghilangkan rasa mulut yang asam setelah makan, ternyata banyak manfaat mengunyah permen karet yang tak terduga, berikut di antaranya:

1. Mengatasi mual

Dari hasil penelitian terbaru mendapati hasil bahwasanya manfaat permen karet dipercaya mampu dalam memerangi mual. Bahkan, digadang-gadang jika permen karet lebih ampuh daripada obat mual umumnya. Maka tak heran jika banyak pasien yang menderita mual akibat pengaruh obat, disarankan untuk mengunyah permen karet di waktu senggang.

2. Melancarkan BAB

Jika Anda memiliki masalah dengan pencernaan, khususnya susah buang air besar, maka Anda harus mencoba mengatasinya dengan permen karet. Sebab, manfaat makan permen karet yang menghasilkan air liur bisa memicu dan merangsang pergerakan usus sehingga fases lebih mudah keluar.

3. Bantu mendapatkan mood baik

Manfaat mengunyah permen karet memberi Anda semangat, langsung mengubah suasana hati Anda dengan merangsang aliran darah dan air liur. Mengunyah permen karet yang memiliki sensasi rasa dan aroma, juga benar-benar dapat membuat Anda tersenyum.

4. Mengatasi telinga berdengung

Pernahkah Anda mengalami telinga berdengung? Jika pernah, maka Anda tak perlu repot-repot lagi mengatasinya. Anda bisa menggunakan permen karet, karena manfaat makan permen karet dpat mengatasi telinga berdengung. Hal ini telah dibuktikan pada sebagian orang yang sedang dalam perjalan menggunakan pesawat. Sebab, biasanya di dalam pesawat, suara yang menggema bisa membuat telinga berdengung.

5. Melindungi & memutihkan gigi

Penelitian telah menunjukkan bahwa manfaat permen karet yang bebas gula setelah makan dapat membantu menetralkan asam – yang dapat merusak gigi. Manfaat mengunyah permen karet juga dapat meningkatkan produksi air liur, yang membantu membersihkan sisa makanan di sela-sela gigi. Namun, permen karet berpotensi memiliki efek sebaliknya pada gigi, dan bagi Anda yang sedang mengalami sakit rahang harus menahan diri untuk tidak mengunyah permen karet.

6. Meningkatkan konsentrasi

Ketika konsentrasi terpecah, cobalah permen karet karena manfaat mengunyah permen karet dipercaya dapat membantu Anda lebih berkonsentrasi.
Pengulangan dan mengunyah yang monoton dapat membantu pikiran orang tetap waspada. Permen karet telah terbukti memiliki waktu reaksi lebih cepat dan memiliki kemampuan yang bagus untuk mengingat fakta menurut sebuah penelitian.

7. Mengatasi stres

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa manfaat mengunyah permen karet dapat mengurangi hormon stres kortisol, yang membuat Anda mudah mengurangi stres.
Penurunan hormon tersebut dapat membantu Anda berkonsentrasi, lebih mudah untuk mencapai sedikit efek meditatif dengan mengunyah permen karet yang monoton.

Bahaya Jika Mengunyah Permen Karet Terlalu Lama

Dilansir dari Daily Mail, pakar kesehatan ternyata menyarankan kita untuk membatasi waktu mengunyah permen karet hingga 10 menit saja. Sebenarnya, sebelum waktu tersebut, terkadang permen karet sudah tidak lagi manis dan cenderung hambar, namun karena bisa membuat mulut terus aktif, terkadang kita bisa terus-terusan mengunyahnya. Padahal, jika kita sampai mengunyahnya lebih dari waktu tersebut, dikhawatirkan akan menimbulkan efek samping bagi kesehatan.

Efek samping pertama yang bisa didapatkan adalah pelemahan lapisan gigi. Sebagai informasi, gigi kita dan berbagai lapisannya telah dirancang sedemikian rupa demi mengunyah dan menghancurkan makanan agar membuatnya menjadi lebih lembut atau halus sehinga lebih aman bagi berbagai organ pencernaan. Dengan terus mengunyah permen karet dengan berlebihan, dikhawatirkan hal ini akan membuat lapisan gigi ini menjadi lebih aus.

Dampak lain yang bisa dirasakan jika kita terlalu lama mengunyah permen karet adalah naiknya asam lambung. Aktivitas mengunyah dan adanya rasa manis yang bisa kita rasakan dari permen karet ini ternyata merangsang lambung untuk memproduksi asam karena menganggap akan ada makanan yang harus diolah. Padahal, dalam realitanya tidak ada sama sekali makanan yang masuk. Jika kita terus mengunyahnya, maka produksi asam lambung ini bisa menjadi berlebihan dan akhirnya memicu asam lambung tinggi.

Yang tidak banyak orang ketahui adalah, kebiasaan mengunyah permen karet terlalu lama ternyata bisa menyebabkan temporomandibular joint disorder, kondisi dimana persendian rahang mengalami gangguan fungsi atau rasa lelah. Jika hal ini dibiarkan, maka risiko untuk terkena sakit kepala juga meningkat. Dalam sebuah penelitian yang melibatkan 30 partisipan dengan usia 16-19 tahun, dihasilkan fakta bahwa 19 partisipan mengalami sakit kepala akibat terlalu sering mengunyah permen karet dalam waktu yang lama.

Dari berbagai sumber

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Peternakan dan Herbal Updated at: 17:06
loading...
Copyright@2014-2018. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.