Kulit Kentang Dibuang Sayang, Kenali Manfaatnya Bagi Kesehatan

loading...

Macam-macam Manfaat Tersembunyi Pada Kulit Kentang Yang Perlu Diketahui dan Sayang

Kentang (Solanum tuberosum L.) adalah tanaman dari suku Solanaceae yang memiliki umbi batang yang dapat dimakan dan disebut "kentang" pula. Tanaman kentang asalnya dari Amerika Selatan dan telah dibudidayakan oleh penduduk di sana sejak ribuan tahun silam. Kentang yang dalam bahasa Inggris disebut dengan Potato adalah tanaman umbi-umbian yang tergolong dalam keluarga Solanaceae. Pada umumnya, bagian Kentang yang dimakan adalah bagian akarnya saja atau biasanya disebut dengan bagian umbinya. Kentang merupakan makanan pokok beberapa negara terutama negara-negara yang terletak di kawasan benua Amerika Selatan dan Eropa. Tanaman yang pada awalnya berasal dari Amerika Selatan ini telah dibudidayakan di berbagai negara dan menjadi salah satu komoditas pangan yang terpenting di dunia ini. Sebutan Ilmiah Kentang adalah Solanum tuberosum.
Kebanyakan masyarakat kita jika mengkonsumsi kentang semisal kentang rebus biasanya akan dikupas kulitnya karena sepertinya kurang bersih jika memakan kentang rebus langsung bersama kulitnya sekaligus. Demikian juga jika ingin memasak kuliner dengan bahan dasar kentang, selalu kentang tersebut dikupas terlebih dahulu sampai bersih kemudian diiris-iris sesuai keperluan dan dimasukkan ke dalam masakan.

Variasi permukaan kulit kentang ini dikarenakan dengan adanya tunas samping (aksilar) atau biasa dikenal sebagai mata. Setiap mata adalah sekelompok tunas, lalu disetiap tunas mampu tumbuh menjadi batang yang baru. Jika diperhatikan mengapa kulit kentang sering mengelupas? Hal ini terjadi karena umbi yang belum siap matang dan juga akibat dari pembentukan kulit yang tidak memadai.
Kandungan serat pada kentang banyak terdapat pada bagian kulit. Kentang mengandung pati dan serat yang menjadi makanan bagi bakteri baik di usus besar dan berfungsi untuk memelihara kesehatan saluran pencernaan. Pati pada kulit kentang juga bermanfaat dalam mengontrol gula darah. Agar bisa mendapat manfaat maksimal dari serat pada kentang, disarankan untuk tiriskan dulu kentang yang baru dimasak. Dibandingkan kentang yang disajikan panas-panas, kentang yang sudah dingin mengandung kadar pati yang lebih tinggi.
Bentuk dari tanaman kentang ini sangat beragam, namun yang sering dijumpai di daerah Indenesia hanyalah yang berbentuk bulat dan lonjong. Padahal bentuk dari kentang ada yang kotak, memanjang maupun pipih. Warna kentang terdiri dari beberapa jenis yaitu ada yang berwarna kuning cerah, jingga, merah, maupun ungu.

Berikut ini adalah vitamin dan mineral yang terkandung pada setiap 100 gram kentang.
Jenis Nutrisi / Gizi Kandungan AKG%
Kalori 87kcal
Karbohidrat 20,1g
Air 77%
Protein 1,9g
Gula 0,9g
Serat 1,8g
Lemak 0,1g
Vitamin A 0µg 0%
Vitamin C 13mg 14%
Vitamin D 0µg
Vitamin E 2,1mg 0%
Vitamin K 13,2µg 2%
Vitamin B1 (Thiamine) 0,11mg 9%
Vitamin B2 (Riboflavin) 0,02mg 4%
Vitamin B3 (Niacin) 1,44mg 9%
Vitamin B5 (Panthothenic acid) 0,52mg 10%
Vitamin B6 (Pyridoxine) 0,3mg 23%
Vitamin B9 (Folat) 10µg 3%
Vitamin B12 0µg
Cholin 13,5mg 2%
Kalsium 5mg 1%
Zat Besi 0,31mg 4%
Magnesium 22mg 6%
Fosfor 44mg 6%
Potassium (Kalium) 379mg 8%
Sodium 4mg 0%
Seng (Zinc) 0,3mg 3%
Tembaga (Copper) 0,19mg 21%
Manganese 0,14mg 6%
Selenium 0,3µg 1%

Meski kentang kaya akan zat gizi, cara mengolah kentang yang keliru dapat menghilangkan kandungan gizi kentang. Merebus, mengukus, dan memanggang merupakan cara terbaik untuk menjaga nutrisi pada kentang. Sementara, menggoreng kentang untuk dijadikan keripik atau kentang goreng, malah membuat kentang mengandung kalori berlebihan. Kalori berlebih inilah yang membuat berat badan cepat bertambah.

Selain nyaris tidak mengandung lemak, kalori pada kentang tergolong rendah, yakni hanya sekitar 90 per 100 gram kentang. Selain itu, kentang yang diolah dengan cara direbus merupakan salah satu makanan paling mengenyangkan. Kondisi kenyang setelah mengonsumsi makanan berkalori seperti kentang, membuat Anda cenderung lebih bisa menahan diri untuk makan lebih banyak. Dua alasan ini membuat kentang baik dikonsumsi oleh orang yang sedang diet, selama tidak berlebihan.

Jika kita perhatikan kentang goreng atau kentang "snack" yang diiris tipis-tipis yang saat ini banyak dijual sebagai camilan, terlihat masih ada kulit yang menempel pada kentang tersebut yang artinya kentang tersebut tidak dikupas terlebih dahulu sebelum dibuat makanan. Dan sekarang juga sudah mulai beberapa kalangan mengkonsumsi kentang dengan tanpa dikupas terlebih dahulu dan dimakan bersama-sama kulitnya.
Saat menyimpan kentang harus pada suhu 2-4°C. Suhu yang tinggi akan memperpendek umur simpan kentang karena meningkatnya respirasi. Di samping itu, paparan sinar cahaya harua dihalangi hal ini dilakukan untuk menghindari terbentuknya klorofil yang menyebabkan penghijauan pada kentang dan membuat rasa pahit pada daging kentang.
Dari penelitian yang terbaru, ternyata diketahui bahwa dalam kulit kentang tersimpan kandungan gizi dan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan.

Berikut beberapa manfaat kesehatan jika kita mengkonsumsi kentang beserta kulitnya sekalian (Kentang tidak perlu dikupas hanya dicuci bersih saja sebelum dimasak/diolah):

Manfaat Sebagai Antioksidan
Kulit Kentang Sebagai Sumber Vitamin C. Banyak yang tak menduga, mengonsumsi kentang bersama kulitnya akan menutrisi Vitamin C ke tubuh. Bahkan, satu kentang besar bisa berfungsi memenuhi setengah Vitamin C kebutuhan Anda. Vitamin C penting bagi tubuh sebagai antioksidan dan membantu menyembuhkan luka.

Manfaat Untuk Kekebalan Tubuh
Kentang dan Kulit Kentang Kaya Vitamin B6. Makan satu kentang beserta kulitnya telah memenuhi 46% Vitamin B6 yang dibutuhkan tubuh. Vitamin ini berfungsi dalam kerja kardiovaskular, pencernaan dan kekebalan tubuh.

Menurunkan Tekanan Darah dan Menghindari Dehidrasi
Kentang dan Kulitnya Kaya kandungan Kalium. Salah satu buah yang juga kaya akan kandungan Kalium adalah pisang. Seperti hanlnya pisang kandungan Kalium dalam kentang dan kulit kentang tergolong tinggi. Bahkan dengan mengonsumsi kentang beserta kulit mengandung 1.600 mg kalium, setengah dari jumlah kalium yang dibutuhkan tubuh per harinya. Terpenuhinya kebutuhan kalium jadi kunci penting untuk menghindari dehidrasi dan menurunkan tekanan darah.

Menurunkan Kolesterol dan Mencegah Diabetes
Kulit Kentang Berserat Tinggi. Jika makan kentang beserta kulitnya, artinya telah mengonsumsi kebutuhan serat sekitar 7 gram atau sekitar seperempat dari kebutuhan per hari. Namun jika tanpa serat, banyaknya serat dalam kentang hanya 1 gram. Konsumsi kentang akan membuat kenyang lebih lama. Selain itu mengurangi risiko serangan jantung, menurunkan kolesterol dan membantu mencegah diabetes.

Menjaga dalam Metabolisme Protein, Karbohidrat dan Kolesterol
Kandungan Kentang dan Kulitnya Sebagai sumber mangan. Kandungan nutrisi ini memang jarang dikenal, tapi tubuh membutuhkannya. Satu kentang besar dengan kulit mengandung 33% kebutuhan mangan per hari. Mangan berperan penting dalam pengolahan protein, karbohidrat dan kolesterol.

Manfaat Kulit Kentang Lainnya
  • Menguatkan Rambut
  • Terapi kulit muka yang berminyak
  • Memutihkan kulit wajah
  • Menyuburkan rambut
Dianjurkan mengonsumsi kentang tanpa mengupas kulitnya untuk memaksimalkan kandungan gizi kentang. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, serat, vitamin, dan mineral justru lebih banyak terdapat pada kulit kentang. Meski tergolong sehat, hati-hati saat mengolah kentang. Jika kentang berwarna kehijauan atau tampak terdapat tunas yang baru tumbuh, sebaiknya Anda tidak mengonsumsi kentang tersebut. Kentang yang bertunas atau berwarna kehijauan mengandung racun yang dapat berbahaya bagi tubuh.
Referensi:
wikipedia, www.Liputan6.com dan sumber lainnya

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Peternakan dan Herbal Updated at: 20:33
loading...
Copyright@2014-2018. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.