Karakter Dan Ciri-ciri Burung Paruh Kodok Si Pemakan Serangga

loading...
Paruh Kodok Marmer Podargus ocellatus dan Paruh Kodok Srilangka Batrachostomus miniliger. Sumber: Arkive.

Mengenal Jenis Unggas Malam, Burung Paruh Kodok, Si Mulut Lebar Pemakan Serangga dan Vertebrata Kecil Serta Katak dan Tikus Kecil
Makanan utama burung paruh kodok selain serangga, burung ini juga memangsa tikus kecil, katak dan vertebrata kecil lainnya. Mangsa seperti ini biasanya akan dilumpuhkan dengan cara dibenturkan terlebih dahulu ke bebatuan.
Jenis Burung Paruh Kodok termasuk jenis burung malam (nokturnal) yang tersebar di India, Asia Tenggara hingga Australia. Dalam bahasa Inggris, burung ini disebut Frogmouth karena bentuk paruh dan kepalanya menyerupai kepala seekor Kodok.

Cabak Wono
Burung paruh katak jenis ini ukurannya kurang lebih 25 cm dan memiliki kepala yang besar yang warnanya seperti kulit pohon. Burung yang berjenis kelamin jantan berwarna keabu-abuan. Sedangkan yang betina berwarna coklat kemerah-merahan dan bagian kepala yang besar yang ditumbuhi rambut-rambut kasar seperti halnya cincin di sekitar paruh.

Cabak wono sifatnya nokturnal. Ketika siang hari ia sering bertengger dengan posisi badan sangat tegak. Kemudian paruh keatas dan mata tertutup, terkadang jugadijumpai berpasangan. Sarang cabak wono bentuknya juga seperti cawan kecil terbuat dari bulu-bulu halus, lumut serta potongan kulit pohon. Kemudian berada diatas cabang kecil dan datar.

Cabak Wono Tandok
Paruh Katak ukurannya sedang sekitar 23 cm yang bisa dibedakan antara jantan dan betinanya. Bulunya berwarna beragam, dari warna hitam suram, putih, agak coklat hingga berwarna kemerah-merahan. Pada bagian iris burung ini warnanya kuning, kemudian paruh bagian atas berwarna coklat tua dan bagian bawah kehijau-hijauan.

Burung cabak wono tandok suka di daerah hutan sekunder dan areal tepi hutan. Ketika siang hari beristirahat, kadang-kadang dengan paruh terbuka. Selain 2 jenis burung paruh katak tersebut ternyata masih bisa di jumpai jenis burung paruh katak lainnya, seperti halnya Palawan Frogmouth dan Bornean Frogmouth.

Burung -burung itu merupakan burung paruh katak yang sulit dijumpai. Jumlah burung tersebut di indonesia sendiri jumlah burung paruh katak tersebut masih sedikit.

Burung Paruh Kodok (Katak)
Pada siang hari, burung ini akan tidur dengan bertengger di atas cabang dan ranting. Burung ini tak pandai terbang sehingga harus mengandalkan warna bulu yang kusam (coklat atau keabu-abuan) agar tersamar dan tak mudah dilihat pemangsa.
Paruh-kodok adalah sekumpulan burung nokturnal yang berhubungan dengan cabak. Mereka ditemukan dari Subkontinen India menuju Asia Tenggara hingga Australia. (Wikipedia)
Untuk menangkap serangga yang menjadi makanan favorit, burung ini beradaptasi dengan mengembangkan paruh khusus yang berbentuk besar, pipih dan lebar dengan ujung berkait. Selain serangga, burung ini juga memangsa tikus kecil, katak dan vertebrata kecil lainnya. Mangsa seperti ini biasanya akan dilumpuhkan dengan cara dibenturkan terlebih dahulu ke bebatuan.
Burung Paruh Katak (Frogmouth) memiliki hubungan dekat dengan burung cabak, oleh karena itu disebut juga dengan cabak. Berbeda dengan burung cabak, burung paruh katak lebih suka berada didalam hutan ketimbang menangkap serangga di daerah terbuka. Dinamakan paruh katak karena memiliki paruh yang sangat lebar. Paruh ini digunakan untuk menagkap serangga yang ada di lantai hutan. Serangga-seranggga kecil yang banyak terdapat pada serasah biasanya menjadi sasaran empuk si paruh katak ini.
Paruh Kodok terdiri dari 3 marga, yaitu: Podargus, Batrachostomus dan Rigidipenna. Beberapa jenis burung paruh kodok tergolong spesies endemik, diantaranya adalah paruh Kodok Jawa Batrachostomus javensis.

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Peternakan dan Herbal Updated at: 20:17
loading...
Copyright@2014-2018. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.