Jenis Burung Merak Kerdil Yang Semakin Langka, Kuau Kerdil Kalimantan

loading...
Merak Kalimantan - Kuau Kerdil Kalimantan

Karakter dan Ciri-ciri Burung Kuau Kerdil Kalimantan, Merak Langka dan Terancam Punah Asal Pulau Kalimantan

Berbeda dengan merak lainnya, leher Kuau cenderung pendek dengan kulit wajah gundul dan berwarna merah. Panjang Kuau jantan sekitar 42 cm sedangkan betinanya 38 cm. Perbedaan lain terlihat pula pada bintik metalik di sayap dan ekor. Pada betina bintiknya berwarna biru sedangkan jantan berwarna hijau.
Merak adalah tiga spesies burung dalam genus Pavo dan Afropavo dari familia ayam hutan (pheasant), Phasianidae. Burung jantannya memiliki bulu ekor yang indah yang dapat dikembangkan untuk menarik perhatian merak betina. Keindahan bulu ekor merak membuat banyak orang ingin memilikinya. Bulu merak dijadikan perhiasan untuk topi, pakaian, kipas, dan juga topeng. Bulu burung merak juga menjadi bagian topeng Reog Ponorogo. Ada tiga spesies burung merak, yaitu merak biru (Pavo cristatus), merak hijau (Pavo muticus), dan merak kongo (Afropavo congensis). Ada juga merak albino yang berbulu putih. Merak albino terjadi karena kelainan genetik. Merak berbulu putih ini menetas dari telur merak biru atau merak hijau.
Ketiga jenis merak termasuk dalam famili Galliformes, yang berisi berbagai unggas penghuni tanah termasuk ayam, kalkun, kuau, sempidan, dan lain-lain. Ciri khas dari famili ini adalah kebiasaannya mencari makan di tanah, kaki yang kuat untuk mengais lantai hutan, pola terbang yang berat dan jarang, serta suara yang khas pada masing-masing spesies. Semua ciri ini dapat ditemukan di tubuh merak, sehingga burung ini dimasukan dalam famili yang sama dengan ayam domestik.

Kuau Kerdil Kalimantan

Melihat bentuk dan warna serta spesifikasi ciri-ciri burung ini, kuau kerdil kalimantan termasuk dalam jenis burung merak dan merupakan hewan endemik kalimantan yang sudah sangat langka dan dilindungi karena keberadaannya yang semakin jarang ditemukan.

Kuau – Kerdil Kalimantan (Polypcletron schleiermacheri) adalah hewan yang ditemukan di daerah Kalimantan tengah. Kuau – kerdil berukuran sedang, yang berhabitat di kawasan hutan hujan dataran rendah Kalimantan. Hewan ini adalah jenis kuau merak yang teramat langka dan sudah sulit/jarang dijumpai.

Hewan ini masih berkerabat dengan kuau – kerdil Malaya dan Palawan. Hewan yang termasuk kedalam kerajaan Animali dan family dari Phasiandae ini bercirikan ukuran tubuh nya maksimal dapat tumbuh hingga 50 cm dengan motif bintik-bintik pada tubuhnya, Terdapat bintik berwanra metalik pada sayap dan ekornya.,Ukuran tubuh jantan lebih besarr dari pada ukuran tubuh betina.

Sebagaimana diketahui, Kuau Kerdil yang merupakan salah satu jenis burung merak yang berasal dari Kalimantan dan jarang ditemui di daerah lain di luar Kalimantan, karena keistimewaannya tersebut maka burung unik ini dijadikan maskot Provinsi Kalimantan Tengah.
Burung Merak Biasa, berbeda dengan kuau Kalimantan
Anda mungkin sering melihat merak berwarna putih di kebun binatang. Sebenarnya merak putih bukanlah jenis merak yang berbeda, melainkan merak biru yang memiliki kelainan genetis. Kelainan gen ini bisa leukisme (terjadi karena pigmen tubuh sangat sedikit sehingga berwarna lebih pucat dari normal) atau albinisme (pigmen tubuh hilang sama sekali, ditandai dengan warna merah di mata. Di alam jarang terdapat merak yang benar-benar berwarna putih, dan merak putih di kebun binatang merupakan hasil perkawinan selektif yang ketat untuk menghasilkan pola warna yang unik.
Meskipun indah dan unik, bukan berarti burung-burung langka ini boleh dipelihara atau ditangkap untuk diperjualbelikan. Kuau-kerdil Kalimantan, Polyplectron schleiermacheri, adalah jenis kuau-kerdil berukuran sedang yang berhabitat di hutan hujan dataran rendah Pulau Kalimantan. Kuau ini adalah jenis kuau merak yang paling langka dan sudah jarang ditemui. Nama ilmiah: Polyplectron schleiermacheri. Akan lebih baik jika unggas-unggas unik tersebut dibiarkan hidup dan berkembang biak di habitatnya masing-masing.

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Peternakan dan Herbal Updated at: 06:11
loading...
Copyright@2014-2018. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.