Mengenal Jenis Pohon Buah Siwalan Penghasil Legen Dan Manfaatnya

loading...

Apa Itu Buah Siwalan?

Siwalan (juga dikenal dengan nama pohon lontar atau tal) adalah sejenis palma yang tumbuh di Asia Selatan dan Asia Tenggara. Dalam bahasa Inggris tumbuhan ini disebut palmyra palm, toddy palm, atau sugar palm. Jacqueline M Piper, dalam bukunya, Fruits of South-East Asia – Facts and Folklore (1989), menyebut nama sea apple untuk buah tumbuhan ini. Sekian nama lokal ataupun nama dalam bahasa asingnya itu, dipersatukan oleh nama ilmiah yang berlaku internasional, Borassus flabellifer, L. Di banyak daerah, pohon ini dikenal dengan nama-nama yang mirip, seperti lonta (Minangkabau), ental (Sunda, Jawa, Bali), taal (Madura), dun tal (Sasak), jun tal (Sumbawa), tala (Sulawesi Selatan), lontara (Toraja), lontoir (Ambon), manggita, manggitu (Sumba), dan tua (Timor).
Buah Siwalan, banyak dijajakan dipinggir-pinggir jalan sepanjang jalur Pantura terutama di area Jawa Timur. Biasanya dijajakan sepasang yaitu buah siwalah plus air "legen" yang memang digemari banyak orang. Hanya untuk air legen ini harap berhati-hati dalam mengkonsumsinya karena kalau air legen yang sudah lama bisa bikin mabuk alias teler, pilihlah air legen yang masih baru/fresh. Kebanyakan orang menggunakan buah ini sebagai campuran minuman daripada dimakan langsung, karena rasanya yang segar dan texturnya yang hampir mirip seperti kolang kaling buah ini sangat cocok digunakan sebagai campuran minuman.

Daun-daun besar, terkumpul di ujung batang membentuk tajuk yang membulat. Helaian daun serupa kipas bundar, berdiameter hingga 1,5 m, bercangap sampai berbagi menjari, dengan taju anak daun selebar 5–7 cm, sisi bawahnya keputihan oleh karena lapisan lilin. Tangkai daun mencapai panjang 1 m, dengan pelepah yang lebar dan hitam di bagian atasnya, dan sisi tangkai dengan deretan duri yang berujung dua.

Karangan bunga dalam tongkol, 20–30 cm dengan tangkai sekitar 50 cm. Buah-buah bergerombol dalam tandan, hingga sekitar 20 butir, berkulit keras, bulat peluru berdiameter 7–20 cm. Warna kulitnya hijau tua hingga hitam kecokelatan. Daging buahnya kenyal, berwarna putih bening, dan menjadi kuning bila tua. Berbiji tiga butir dengan tempurung yang tebal dan keras.

Tak hanya rasanya yang segar ternyata buah lontar ini memiliki banyak manfaat bagi tubuh karena mengandung berbagai zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. berikut adalah kandungan gizi yang tedapat pada buah lontar.

Kandungan Gizi Buah Lontar Per 100 Gram
Kandungan Gizi Total
Total gula 10,93
Gula reduksi 0,96
Protein 0,35
Nitrogen 0,056
pH 6,7-6,9
Specific gravity 1,07
Mineral sebagai abu 0,54
Fosfor 0,14
Besi 0,4
Vitamin C 13,25
Vitamin B1 (IU) 3,9

Diatas adalah kandungan gizi yang terdapat pada setiap 100 gram buah lontar atau buah siwalan. Dari kandungan gizi tersebut maka buah siwalan ini memiliki berbagai macam manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh berikut adalah manfaat buah lontar:

Untuk buah siwalan mungkin jarang pedagang melakukan penipuan namun kecurangan yang sering dijumpai justru pada air legen yang sudah tidak “murni” lagi. Para pedagang itu telah mencampurnya entah dengan apa sehingga rasanyapun sudah berubah dan manisnya tidak alamiah lagi.
Jacqueline Piper menyebutkan pohon siwalan mengeluarkan bunganya pertama kali pada umur 10 – 20 tahun. Dari karangan bunganya (terutama tongkol bunga betina) orang menyadap nira lontar. Nira ini dapat dimasak menjadi gula, atau difermentasi menjadi legen atau tuak, semacam minuman beralkohol buatan rakyat. Siwalan dapat hidup hingga umur 100 tahun atau lebih. Peneliti masih terus mengeksplorasi dan meningkatkan nilai ekonominya, termasuk menjadi bahan bakar alternatif.


Air legen yang diperoleh dari penyadapan (Jawa=nderes) pelepah pohon siwalan berjenis kelamin jantan itu rasanya manis alamiah. Tidak ada rasa getirnya akibat pengaruh pemanis kimia dan tak tahan lama. Bahkan dalam hitungan beberapa jam saja akan mengalami proses fermentasi akibat aktivitas mikroba tertentu. Proses penyimpanan yang tepat akan membuat legen lebih awet. Memang sebaiknya segera dikonsumsi agar tidak kelamaan yang akhirnya menjadi “tuak” yang memabukkan itu.

Manfaat Buah Siwalan untuk Kesehatan

Minuman Isotonic
Pada satu pohon siwalan dapat menghasilkan sekitar enam liter nira. Dan nira tersebut dipercaya dapat digunakan sebagai minuma isotonic seperti minuman sintetik yang ada di pasaran, bahkan lebih bagus karena alamiah.

Kesehatan Fungsi Ginjal
Legen yang dihasilkan dari pohon siwalan dipercaya bisa membantu kesehatan fungsi ginjal. Bahkan ada beberapa jenis legen (tergantung dari kualitas pohon) yang bisa mengobati penyakit impotensi. namun anda perlu hati hati dalam memilih legen pasalnya tak sedkiti penjual legen yang telah mencampurnya dengan bahan lain.

Obat Lever
Bunga siwalan atau abu mayang (spadix) dapat digunakan untuk pengobatan sakit lever. Adapun arang kulit batang digunakan untuk menyembuhkan sakit gigi. Rebusan kulit batang ditambah garam, berkhasiat sebagai obat pembersih mulut.

Nira siwalan atau legen sangat mudah terkontaminasi karena mengandung nutrisi yang lengkap seperti gula, protein, lemak dan mineral yang sangat baik untuk pertumbuhan mikroba. Seperti juga sudah tersebut diatas mengenai manfaat buah siwalan, menurut para ahli gizi dan pangan, air legen yang manis itu ternyata mampu memperbaiki fungsi ginjal, mengatasi gejala impotensi dan meningkatkan produksi sperma. Makan buah siwalan dan minum air legen bagi sebagian orang mampu memulihkan stamina yang mulai menurun. Daging buah siwalan tua bisa juga dimanfaatkan untuk obat penyakit kulit.

Obat kulit (dermatitis)
Bagian buah tua dapat digunakan sebagai obat kulit (dermatitis)

Obat cacing
Akar yang terdiri atas ekstrak akar muda untuk melancarkan air seni dan obat cacing.

Obat Gangguan Pernafasan
Rebusan akar muda (decontion) untuk mengobati penyakit yang terkait dengan pernapasan.

Jadi jika anda sedang berkendara sepanjang Pantura, maka tidak ada salah membeli buah Siwalan dan air legen sebagai cinderamata untuk oleh-oleh keluarga di rumah. Harus diingat untuk air legen mintalah yang masih baru, karena kalau yang sudah lama akan menjadi tuak yang bisa bikin mabuk.

Kegunaan Lain Pohon Siwalan

Daun siwalan pada zaman dulu dimanfaatkan sebagai media penulisan naskah-naskah, yang peninggalannya masih dapat ditemui di museum-museum. Buku Jacqueline Piper juga menunjukkan nilai ekonomis daun siwalan, mengutip dari laporan Sir Thomas Stamford Bingley Raffles, warga Inggris yang menjadi Gubernur-Letnan Hindia Belanda, tentang tradisi Buju di Sulawesi.

Kisah lama dari masyarakat Roti di NTT menyebutkan daun siwalan dari pohon betina dipakai untuk membungkus jenazah perempuan, sementara jenazah pria akan dibungkus daun siwalan dari pohon berkelamin jantan.

Daun siwalan juga sejak lama dimanfaatkan sebagai bahan kerajinan, antara lain untuk pembuatan kipas, tikar, topi, aneka keranjang. Alat musik tradisional di Timor yang terkenal, sasando, juga dibuat dari daun lontar.

Tangkai dan pelepah daun tumbuhan ini juga diolah untuk diambil seratnya. Heyne, seperti dikutip Wikipedia, menyebutkan serat ini pada masa silam cukup banyak digunakan di Sulawesi Selatan untuk tali atau membuat songkok, semacam tutup kepala setempat.

Kayu dari batang lontar bagian luar bermutu baik, berat, keras dan berwarna kehitaman. Kayu ini kerap digunakan orang sebagai bahan bangunan atau untuk membuat perkakas dan barang kerajinan.

Diolah dari berbagai sumber

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Peternakan dan Herbal Updated at: 21:58
loading...
Copyright@2014-2018. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.