Macam-macam Jenis Burung Hantu Lengkap dengan Harga dan Fotonya

loading...
Berapa Harga Per Ekor Burung Hantu? Jenis Apa Yang Paling Mahal Harganya?

Burung hantu adalah kelompok burung yang merupakan anggota ordo Strigiformes. Burung ini termasuk golongan burung buas dan merupakan hewan malam. Harga burung hantu mungkin tidak begitu banyak yang tahu jika dibandingkan dengan harga burung kicau. Burung hantu memang tidak sepopuler burung berkicau seperti burung cucak rowo dan juga lovebird maupun kenari.
Burung hantu terkenal dengan gaya hidup nokturnal (aktif di malam hari), tetapi ternyata ada yang tidak. Beberapa burung hantu ada yang berperilaku diurnal, artinya mereka berburu di siang hari, seperti burung hantu abu-abu besar (Strix nebulosa), burung hantu elang utara (Surnia ulula) dan burung hantu kerdil utara (Glaucidium gnoma). Mungkin burung hantu jenis itu merupakan pemburu siang hari karena mangsa pilihannya, seperti burung penyanyi atau mamalia kecil yang juga berperilaku diurnal. Selain itu, burung hantu adalah kerabat dekat dengan elang, yang merupakan burung diurnal.
Hanya sedikit penggemar burung hantu yang memang berniat memeliharanya sebagai binatang kesayangan. Jauh lebih banyak penggemar burung Cendrawasih asal Papua atau Irian tetapi karena termasuk binatang dilindungi maka burung cendrawasih tidak boleh dijual bebas. Kalaupun ada yang menjual burung cendrawasih itupun di pasar gelap secara ilegal dengan harga puluhan juta rupiah per ekor. Bahkan untuk harga awetan burung cendrawasih juga mahal dan perlu mengetahui jelas asal usulnya agar tidak bermasalah dengan hukum.

Kembali ke masalah burung hantu yang jika di film luar negeri atau film barat identik dengan dunia magic atau sihir lihat saja pada film harry potter yang penuh nuansa mistik burung hantu tampak sering dimunculkan.

Didunia pertanian, burung hantu adalah musuh alami hama tikus di lahan pertanian sehingga saat ini mulai banyak dikembangkan pemeliharaan burung hantu untuk menjaga sawah karena kemampuannya menangkap dan membunuh serta memakan tikus.
Burung hantu terbesar yang tercatat adalah burung hantu raksasa dari Kuba (Ornimegalonyx) yang telah punah. Para ahli tidak yakin apakah burung hantu setinggi 1,1 meter itu bisa terbang. Namun kakinya yang kuat dan panjang menunjukkan bahwa itu adalah pelari yang kuat dan cepat. Dan jika satwa ini bisa terbang atau meluncur di udara, itu akan menjadi salah satu burung penerbangan terbesar yang pernah dikenal di dunia satwa. Periset telah menemukan Ornimegalonyx yang tersisa di gua-gua Kuba, biasanya dikelilingi oleh sisa-sisa mangsa burung, termasuk sloth dan hewan pengerat yang sudah punah yang dikenal sebagai hutias.
Berapa harga terbaru burung hantu dipasaran? harga termurah sekitar puluhan ribu rupiah sedangkan yang mahal bisa mencapai 1 juta rupiah. Berikut ini daftar macam-macam jenis burung hantu mulai burung hantu celepuk, oriental bay, javan ovlet hingga bobo sumatranus.
Jenis-jenis Burung Hantu Yang Ada di Indonesia

Jenis Burung Hantu Beluk watu Jawa


Javan Owlet Glaucidium, serta memiliki nama latin Glaucidium castanopterum. Burung Hantu jenis ini adalah burung endemik Pulau Jawa dan Bali. Habitat beluk watu jawa adalah di kantung-kantung hutan di dataran rendah dan perbukitan. Namun mereka juga sering terlihat di pekarangan desa, hutan primer, dan hutan sekunder.

Jenis Punggok Cokelat


Spesies burung hantu yang memiliki nama latin Ninox scutulata ini dikenal juga dengan nama Brown Hawk-Owl. Burung ini berukuran medium, dengan tinggi sekitar 32 cm. Habitat Punggok Cokelat antara lain di hutan dan daerah yang banyak pepohonan. Daerah penyebaran punggok cokelat meliputi Asia Selatan mulai dari India dan Sri Lanka hingga bagian timur Indonesia dan China Selatan.

Jenis Burung Hantu Seloputo


Burung yang dikenal juga dengan nama Spotted Wood Owl ini memiliki nama latin Strix seloputo. Termasuk kedalam spesies burung hantu yang berbadan besar. Tingginya sekitar 47 cm. Ada 3 sub-spesies dari Strix seloputo yaitu Strix seloputo seloputo (Myanmar dan Thailand Tengah hingga Singapura, serta Jambi (Sumatra) dan Jawa. Strix seloputo baweana (Endemik Pulau Bawean), dan Strix seloputo wiepkini (Pulau Calamian dan Palawan (Filipina)).

Burung Hantu Jenis Kokok Beluk


Burung hantu yang dikenal juga dengan nama Brown Wood Owl ini memiliki nama latin Strix leptogrammica. Mereka termasuk jenis burung hantu berbadan besar. Tubuhnya setinggi 45-47 cm. Burung hantu jenis ini hidup di wilayah Asia Selatan seperti Sri Lanka dan India hingga ke Timur sampai ke Indonesia dan China Selatan.

Jenis Burung Hantu Beluk Telinga Pendek


Burung hantu yang dikenal juga dengan nama Short-eared Owl ini memiliki nama latin Asio flammeus. Jenis burung hantu ini memiliki setidaknyya 10 sub-spesies dan tersebar di seluruh benua kecuali Australia dan Antartika.

Burung Hantu Jenis Celepuk Reban


Burung hantu kecil yang memiliki nama latin Otus lempiji ini memiliki banyak sekali nama panggilan. Nama umumnya adalah Celepuk, di Sunda disebut dengan beuek, sedangkan di Jawa Tengah disebut manuk kuwek, sedangkan dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama Sunda Scops-Owl atau Collared Scops-Owl. Dulunya spesies ini dimasukkan dalam sub-spesies Otus bakkamoena, tetapi sekarang sudah tidak lagi. Daerah penyebaran burung celepuk reban ini adalah di Filipina, Kalimantan, Sumatera, Jawa, dan Bali.

Jenis Burung Hantu Tito Alba Jenis Yang Populer


Burung hantu Tito, atau Serak Jawa atau Barn Owl. Jenis burung hantu ini bertubuh besar dengan tubuh bagian atas berwarna kuning tua kecokelatan dengan bercak halus, sedangkan bagian bawah berwarna putih dengan bintik hitam. Tingginya mungkin sekitar 34 cm. Ciri-ciri burung hantu Tito adalah memiliki wajah yang berwarna putih yang berbentuk seperti hati.
Habitat burung hantu tito alba ini adalah daerah berpohon di tepi hutan, perkebuann, hingga taman kota dengan ketinggian mencapai 1.600 m di atas permukaan laut. Burung hantu jenis ini dapat ditemukan di seluruh benua, kecuali Antartika.

Burung Hantu Wowo-wiwi


Dikenal juga dengan nama Serak Bukit atau Oriental Bay Owl, dan memiliki nama latin Phodilus badius. Burung hantu jenis ini memiliki wajah khas yang bisa dibilang mirip ular sendok. Tingginya sekitar 27 cm. Daerah penyebarannya adalah wilayah Asia Tenggara.

Jenis Celepuk Merah


Dikenal juga dengan nama Reddish scops-owl serta memiliki nama latin Otus rufescens. Ukuran tubuh mereka sangat kecil, tingginya hanya sekitar 15-18 cm. Habitat celepuk merah adalah daerah dataran rendah dengan banyak pepohonan, perbukitan, serta hutan primer dan sekunder. Secara umum, habitat mereka berada pada dataran rendah, tetapi ada juga yang hidup di daerah dengan ketinggian mencapai 1.350 m di atas permukaan laut. Daerah penyebaran celepuk merah antara lain Sumatera, Jawa, Kalimantan hingga Semenanjung Thailand, dan Semenanjung Malaysia.

Burung Hantu Jenis Celepuk Gunung


Dikenal juga dengan nama Javan Scops Own dan memiliki nama latin Otus angelinae. Burung hantu berukuran kecil ini (tingginya sekitar 20 cm) merupakan spesies burung hantu langka yang hanya dapat ditemukan di Indonesia. Selain itu, burung hantu ini juga tidak memiliki sub-spesies.

Burung Hantu Celepuk


Dikenal juga dengan nama Indian Scops Owl dan memiliki nama latin Otus bakkamoena. Habitat clepuk adalah di dalam hutan dan area yang banyak pohonnya. Meskipun ukuran tubuh mereka hanya sekitar 23 - 25 cm, tetapi mereka adalah salah satu yang terbesar dari spesies scops owl. Mereka adalah pemakan serangga dan merupakan binatang nokturnal. Karena kemampuan kamuflasenya yang cukup mumpuni, akan sangat sulit menemukan mereka di siang hari. Daerah penyebaran Indian Scops Owl adalah bagian selatan Asia meliputi Bagian Timur dari Timur Tengah, anak benua India, hingga ke beberapa negara di Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Jenis Burung Hantu Celepuk Rajah


Burung hantu yang hanya berukuran sekitar 23 cm ini emiliki nama latin Otus brookei. Bisa dibilang burung hantu kecil ini merupakan yang paling tidak populer dibandingkan dengan jenis burung hantu lainnya di Indonesia. Karena memang hanya pernah ditemukan beberapa spesimen saja yang berasal dari daerah pegunungan di Sumatera, Kalimantan, dan Jawa Timur.

Burung Hantu Hingkik


Memiliki nama lain Beluk Jampuk atau Barred Eagle Owl serta memiliki nama latin Bubo sumatranus. Sering juga disebut dengan nama Malay Eagle Owl. Habitat hingkik adalah di hutan tropis dan subtropis di dataran rendah. Daerah penyebaran Hingkik antara lain di Pulau Keeling, Brunei, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Singapura, dan Thailand.

Jenis Burung Hantu Bloketupu


Bubo Ketupu atau Ketupa Ketupu atau Beluk ketupa atau Buffy Fish Owl. Dikenal juga sebagai Malay Fish Owl. Habitat Bloketupu adalah daerah hutan pegunungan tropis dan subtropis. Daerah penyebaran bloketupu ini antara lain di Brunei, Kamboja, India, Laos, Myanmar, Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, dan Indonesia.

Referensi : wikipedia, kutilang.or.id, fansburung.blogspot.com, owlpages.com, birdlife.org, arkive.org, with-owl.blogspot.com

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Peternakan dan Herbal Updated at: 05:54
loading...
Copyright@2014-2018. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.