Mengenal Jenis Obat Antibiotik Untuk Ternak dan Binatang Kesayangan

loading...

Cara Mengatasi dan Mengobati Pneumonia, CRD, Mastitis, Foot Root Serta Penyakit Ternak Lainnya Menggunakan Antibiotik Berspektrum Luas


Antibiotika adalah segolongan molekul, baik alami maupun sintetik, yang mempunyai efek menekan atau menghentikan suatu proses biokimia pada organisme, khususnya dalam proses infeksi oleh bakteri. Keefektifannya juga bergantung pada lokasi infeksi dan kemampuan antibiotik mencapai lokasi tersebut. Pneumonia adalah penyakit infeksi yang menyerang paru, sehingga menyebabkan kantung udara di dalam paru meradang dan membengkak. Kondisi kesehatan ini sering kali disebut dengan paru-paru basah, sebab paru bisa saja dipenuhi dengan air atau cairan lendir. Kondisi paru-paru basah ini dapat dialami oleh siapa pun. Chronic Respiratory Disease (CRD) adalah penyakit menular menahun pada ayam yang disebabkan oleh Mycoplasma gallisepticum yang ditandai dengan sekresi hidung katar, kebengkakan muka, batuk dan terdengarnya suara sewaktu bernafas. Ayam semua umur dapat terserang CRD. Foot rot atau panaritium pada sapi merupakan istilah yang digunakan untuk menyatakan berbagai penyakit yang terjadi pada kaki sapi. Foot rot disebabkan oleh bakteri Fusobacterium necrophorum dan Bacteriodes melaninogenicus yang masuk ke jaringan interdigital melalui luka pada kulit. Mastitis adalah peradangan pada jaringan susu ternak. Mastitis merupakan kondisi yang sering terjadi pada induk menyusui, dan bisa mengganggu proses pemberian nutrisi kepada anaknya.

LIMOXIN-200 LA

Oxytetracycline Long Acting Injection

KOMPOSISI
Tiap ml Limoxin-200 LA mengandung:
Oxytetracycline base 200 mg

SIFAT-SIFAT
Oxytetracycline merupakan antibiotik spektrum luas yang bekerja menghambat sintesis protein bakteri.
Efektif terhadap Mycoplasma, bakteri gram positif dan gram negatif seperti
E. coli, Haemophillus, Pasteurella, Salmonella, Staphylococcus, Streptococcus, Campylobacter, Chlamydia , Spirochaeta, Rickettsia spp. dan Protozoa pada sapi, kambing, domba, kuda, babidanayam.

INDIKASI
Sapi, kambing, domba : Septicemia epizootica, Pneumonia, Anthrax, Mastitis,
Metritis, Enteritis, Foot root, Actinobacillosis, Actinomycosis dan infeksi bakteri pada saluran perkencingan.
Kuda  : Strangles, Pneumonia, Anthrax, Enteritis dan infeksi bakteri pada saluran perkencingan.
kucing  : Pneumonia, Leptospirosis, Enteritis, Otitis.
Ayam  : CRD kompleks, Infectious Coryza, Fowl Cholera, Colibacillosis, Sinusitis, Sinovitis dan Enteritis.

DOSIS dan CARA PEMAKAIAN
Injeksi intramuskular.
  • Umum : 1 ml Limoxin-200 LA per 10 kg berat badan.
    Ayam  : 0.2 ml Limoxin-200 LA per kg berat badan
    Pemakaian dapat diulang setelah 48 jam.
KEMASAN
Limoxin-200 LA : Botol 100 ml
KEMENTAN RI No. I. 11021077 PKC.1

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Peternakan dan Herbal Updated at: 21:34
loading...
Copyright@2014-2018. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.