Loading...

Macam-macam Cara Mengusir Tikus Sawah Dengan Bahan Alami

Loading...

Bagaimana Cara Mudah Mengusir Tikus Sawah Secara Alami?

Tikus adalah binatang mamalia yang sering kita jumpai di sekitar kita. Hewan mengerat ini identik dengan lingkungan kotor dan penyakit. Banyak penyakit yang dapat ditularkan melalui tikus, baik melalui urinnya, gigitannya atau bahkan lewat gigitan kutu yang menempel di tubuhnya. Tikus sawah, Rattus argentiventer, adalah tikus yang mudah dijumpai di pedesaan dan perkotaan di penjuru Asia Tenggara dan Asia. Pada dasarnya, semua jenis makanan manis adalah makanan yang paling disukai tikus. Hewan pengerat ini juga sangat menyukai biji-bijian dan kacang-kacangan. Perlu diketahui bahwa hewan tikus ini termasuk hewan yang cepat berkembangbiak. Rata - rata tikus berumur 1,5 - 5 bulan sudah mampu beranak dan setiap ekor tikus bisa melahirkan 6 - 10 ekor anak tikus (cindil).
Kehadiran tikus pada daerah persawahan dapat dideteksi dengan memantau keberadaan jejak kaki (foot print), jalur jalan (run way), kotoran/feses, lubang aktif, dan gejala serangan. PHTT ini didasarkan pada pemahaman ekologi tikus yang dilakukan secara dini, intensif, dan tepat waktu. Kalau dapat menangkap satu ekor tikus betina pada awal musim tanam, setara dengan membasmi 80 ekor tikus setelah terjadi perkembangbiakan pada saat setelah panen. Serangan tikus sawah (Rattus Argentiventer Rob & Kloss) dapat menyebabkan berbagai kerusakan pada tanaman padi, mulai dari persemaian, padi siap panen, hingga padi telah tersimpan dalam gudang penyimpanan.
Gejala serangan tikus diantaranya :
  • Tikus menyerang berbagai tumbuhan, makanan, dll
  • Tikus biasanya menyerang di pesemaian, pada tanaman yang sedang memasuki masa vegetatif, masa generatif, masa panen, dan juga menyerang ditempat penyimpanan.
  • Bagian tumbuhan yang diserang tidak hanya biji-bijian tetapi juga batang tumbuhan muda.
  • Tikus membuat lubang-lubang pada pematang sawah dan sering berlindung di semak-semak.

Bahan dan Cara Membuat serta Menggunakannya Untuk Mengusir Tikus Sawah :

  • Singkong dikupas, tak usah dicuci lalu diparut, diaduk dengan air kelapa hijau lalu dikukus kira-kira 40 derajat, letakkan dilubang yang sering dilewati Tikus agar dimakan. Tikus yang memakannya akan menjadi mandul.
  • Buah kolang-kaling muda, dicacah (gunakan sarung tangan waktu mencacah) karena gatal. Letakkan dilubang/jalan tikus. Tikus yang terkena akan gatal-gatal dan akan mencari temannya. Ketika temannya tersenggol akan ikut gatal juga sehingga Tikus akan gatal-gatal massal, sehingga gerombolan tikus akan pindah.
  • Buah Maja, dibelah jadi 4 bagian atau 8 bagian, ditaruh di pinggir sawah.
  • Gunakan buah mengkudu, buah yang satu ini selain memiliki khasiat yang besar untuk kesehatan juga berfungsi sebagai alat untuk menjauhkan dari tikus karena dapat memberikan bau yang sangat menyengat. Petani bisa menggunakan buah ini dan diamsukan ke lobang yang merupakan jalanya tikus.
  • Beri warna pada tikus, jika anda mendapatkan tikus janganlah langsung dibunuh karena tikus yang kita tangkap dapat berfungsi untuk menakuti tikus lainya. Cara yang digunakan ialah beri warna mencolok seperti merah atau biru,dan lepaslah tikus dan biarlah dia kembali ke asalnya.
  • Membakar lubang jalan tikus, fungsinya ialah untuk menjauhkan tikus dari sawah dengan asap yang mengepul masuk ke lubang.
Intensitas kerusakan tanaman padi di sawah berpagar maupun di sawah yang terbuka sangat tinggi saat tanaman padi ‘bunting’. Hal ini disebabkan karena tikus sawah berkesempatan mendapatkan pakan yang sangat disukai, ketika tanaman pada taraf pengisian bulir-bulir padi, dibandingkan dengan jenis pakan yang ada di habitat hidupnya.

Kegiatan pengendalian tikus sawah harus disesuaikan dengan kondisi lingkungan sawah dan ditekankan pada awal musim tanam untuk menekan populasi awal tikus sejak awal pertanaman sebelum tikus memasuki masa reproduksi. Kegiatan tersebut meliputi kegiatan gropyok masal, sanitasi habitat, pemasangan TBS dan LTBS.

Gropyok dan sanitasi dilakukan pada habitat-habitat tikus seperti sepanjang tanggul irigasi, pematang besar, tanggul jalan, dan batas sawah dengan perkampungan. Pemasangan bubu perangkap pada persemaian dan pembuatan TBS (Trap Barrier System/Sistem Bubu Perangkap) dilakukan pada daerah endemik tikus untuk menekan populasi tikus pada awal musim tanam.

Tips dan Cara Lain Untuk Mngendalikan tikus :

  • Bongkar dan tutup lubang tempat persembunyian tikus – kemudian tangkap tikus tersebut.
  • Kita bisa menggunakan musuh alami tikus, seperti ular, kucing, dll
  • Menanam tanaman secara bersamaan agar dapat menuai dalam waktu yang bersamaan, sehingga tidak ada kesempatan bagi tikus untuk mendapatkan makanan setelah tanaman dipanen.
  • Kita gunakan Rodentisida atau dengan memasang umpan beracun, seperti membuat umpan dari irisan ubi jalar atau singkong yang telah direndam sebelumnya dengan fosforus. Peracunan ini sebaiknya dilakukan sebelum tanaman padi berbunga dan berbiji. Selain itu penggunaan racun harus hati-hati karena juga berbahaya bagi hewan ternak dan manusia.

Loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 19:22
Copyright@2014-2018. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.