Gejala dan Tanda-tanda Ada Racun Dalam Tubuh Kita


Apa Itu Racun?


Racun adalah zat atau senyawa yang masuk ke dalam tubuh dengan berbagai cara yang menghambat respons pada sistem biologis menyebabkan gangguan kesehatan, penyakit, bahkan kematian. Pada umumnya kita mengetahui bahwa banyak bahan kimia mempunyai sifat berbahaya atau racun. Zat racun dapat masuk ke dalam tubuh melalui jalur oral (mulut) maupun topikal (permukaan tubuh). Dalam hubungan dengan biologi, racun adalah zat yang menyebabkan luka, sakit, dan kematian organisme, biasanya dengan reaksi kimia atau aktivitas lainnya dalam skala molekul. Toksisitas adalah tingkat merusaknya suatu zat jika dipaparkan terhadap organisme. Toksisitas dapat mengacu pada dampak terhadap seluruh organisme, seperti hewan, bakteri, atau tumbuhan, dan efek terhadap substruktur organisme, seperti sel (sitotoksisitas) atau organ tubuh seperti hati (hepatotoksisitas). Penyakit toxic (racun) adalah gambaran umum yang mencakup penyakit apapun yang disebabkan kontrak seseorang yang terlalu lama dengan racun atau bahan kimia berbahaya. Bahan kimia berbahaya atau racun dapat masuk ke dalam tubuh baik melalui inhalasi (pernafasan) atau penyerapan oleh kontak fisik. Kontak yang terlalu lama ini dapat menyebabkan penyakit toxic.
Hati-hati, lesu dan lelah walau tidak sakit bisa berarti tubuh Anda menumpuk banyak racun. Jika terus dibiarkan, dapat membahayakan organ-organ penting tubuh terutama ginjal yang memang berfungsi menyaring racun dalam tubuh. Masih tak yakin jika tubuh Anda menyimpan racun?

Gejala-gejala Umum Saat Tubuh Anda Terkontaminasi Racun:

Rasa Lelah berkepanjangan

Sekalipun tidur Anda cukup, tapi sepanjang hari Anda tetap mengantuk. Ini bisa saja terjadi, karena tubuh Anda bekerja keras mengeluarkan racun yang masuk ke tubuh.
Jawaban dari rasa mengantuk berkepanjangan ini bukan kopi atau makanan manis, karena keduanya justru membuat masalah semakin buruk. Rasa mengantuk dan lelah juga bisa terjadi, karena respon tubuh terhadap hormon pengganggu yang menurunkan sistem kekebalan tubuh Anda.

Obesitas dan Berat badan susah turun

Tidak pernah mudah untuk menurunkan berat badan. Jika Anda berolahraga setiap hari dan mengurangi asupan kalori dan berat badan tetap tak mau berkurang, Anda boleh curiga ada masalah hormonal di tubuh Anda. Fungsi hormon alami kita, sangat dapat dipengaruhi oleh racundalam makanan dan produk perawatan pribadi. Anda membutuhkan detoks dan dietsehat untuk mengembalikan fungsi tubuh kembali normal.

Waspadai Bau Mulut

Anda berulang kali menyikat gigi, mengunyah permen karet, membilas mulut, dan makan permen pelega tenggorokan, namun bau tak sedap tak juga menyingkir dari mulut Anda.
Bau mulut sering berhubungan dengan masalah pencernaan, tetapi dapat juga berarti bahwa hati atau liver Anda sedang berjuang untuk menyingkirkanracun. Sampai Anda bisa mengatasi masalah itu dari sumbernya, Anda dan sekeliling Anda akan terus terganggu dengan bau mulut.

Susah Buang Air Besar / Sembelit

Usus menyingkirkan banyak racunsetiap hari dari kehidupan kita. Ketika sembelit, kita menyimpan semua racun tersebut, yang akan berefek negatif untuk tubuh kita. Selain perut tidak enak, sembelit dapat menyebabkan sakit kepala, nyeri, dan kelelahan.
Sembelit bisa terjadi jika Anda banyak mengonsumsi makanan olahan yang penuh dengan bahan kimia, pestisida, dan pengawet.

Sangat Sensitif terhadap aroma

Reaksi keras terhadap bau, terutama wewangian - mungkin berarti bahwa Anda hanya sensitif terhadap bahan kimia. Tapi, ini juga dapat berarti bahwa tubuh Anda sedang melawan racun. Terutama jika Anda menderita sakit kepala atau sakit perut hanya karena mencium suatu bau yang tadinya tidak memiliki pengaruh apapun terhadap Anda.

Nyeri otot

Jika Anda tidak melakukan aktivitas fisik yang lebih dari biasanya, maka sakit otot mungkin terjadi karena racun masuk jauh ke dalam otot dan persendian Anda.
Nyeri otot karena racun biasanya terjadi secara berulang dan terus-menerus.

Macam-macam Reaksi Kulit

Jerawat, ruam, dan masalah kulit lainnya mungkin menandakan tubuh Anda sudah kelebihan racun. Jerawat, khususnya, dapat berhubungan dengan racun dalam makanan atau produk perawatan kulit.
Mata bengkak dan eksim atau psoriasis juga bisa menjadi tanda bahwa kandungan racun sudah melewati ambang batas yang dapat ditoleransi oleh tubuh Anda.
Toksin (dari bahasa Yunani Kuno: τοξικόν) adalah sebuah zat beracun yang diproduksi di dalam sel atau organisme hidup, kecuali zat buatan manusia yang diciptakan melalui proses artifisial. Kata ini pertama dipakai oleh kimiawan organik Ludwig Brieger (1849–1919).

Apa Itu Penyakit Toxic?

Penyakit toxic (racun) adalah gambaran umum yang mencakup penyakit apapun yang disebabkan kontrak seseorang yang terlalu lama dengan racun atau bahan kimia berbahaya. Bahan kimia berbahaya atau racun dapat masuk ke dalam tubuh baik melalui inhalasi (pernafasan) atau penyerapan oleh kontak fisik. Kontak yang terlalu lama ini dapat menyebabkan penyakit toxic.

Banyak penyakit disebabkan oleh kontak yang terlalu lama dengan zat beracun. Menghirup zat beracun dapat menyebabkan penyakit pernapasan dan penyakit lain seperti kardiopulmoner (PPOK), asma, kanker paru, dan mesothelioma. Racun ini juga dapat menyebabkan penyakit yang menyebabkan kerusakan otak dan saraf. Racun yang diserap oleh kulit bisa masuk ke jaringan dan aliran darah dan menyebabkan kerusakan sel. Racun yang terserap kulit ini dapat menyebabkan berbagai jenis kanker (Leukemia, Limfoma non-Hodgkin) dan penyakit yang mengancam jiwa.

Zat beracun dapat ditemukan di sejumlah tempat, tetapi yang paling banyak berpengaruh terhadap kesehatan kita adalah di tempat kerja. The U.S. Department of Labor, Occupational Safety and Health Administration (OSHA), menyimpan hampir 1.500 daftar bahan kimia berbahaya sering ditemukan di tempat kerja terutama di bidang industri. Untuk memperkuat peringatan keamanan, OSHA kini telah mengadopsi Sistem Harmonisasi Global (GHS) untuk pelabelan dan mengklasifikasikan bahan kimia berbahaya. Sistem baru mengklasifikasikan bahan kimia berbahaya menjadi 11 bahaya kesehatan dan 16 bahaya fisik.

Kontaminan dapat datang dalam berbagai bentuk. Yang paling umum adalah bentuk cair, udara, debu mineral, spora jamur, cat, bahan bakar, pelarut, serbuk, dan campuran lainnya. Individu yang bekerja di bidang industri dan dengan bahan kimia yang bersifat apapun harus berkunjung ke dokter secara teratur untuk check-up, terutama jika mereka mulai mengalami gejala apapun yang berhubungan dengan toxic illness.

Gejala penyakit toxic bervariasi, tergantung pada penyebab atau kontaminan dan penyakit itu sendiri. Sistem kesehatan tubuh yang terkena racun mencakup sistem fisik, mental, dan sistem saraf. Gejala nyata meliputi : masalah pernapasan, iritasi kulit, gangguan penglihatan, gangguan pendengaran, disorientasi, pusing, kebingungan, kecemasan, depresi, kehilangan memori, penurunan berat badan, rambut rontok, masalah reproduksi, kelelahan, dingin berulang atau seperti gejala flu, sakit kronis dan nyeri, dan banyak lagi.


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Peternakan dan Herbal Updated at: 18:15
Copyright@2014-2018. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.