Loading...

Livestock EXPO Tahun 2018 dan Kontes Ternak Sumatera Barat

Loading...
Ketua Panitia Pelaksana Livestock EXPO Tahun 2018 dan Kontes Ternak, Dra. Hj. Hazrita, MM yang juga Kepala Dinas Peternakan dan Hewan Pessel mengatakan, pada kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan peternakan di Kabupaten Pesisir Selatan, dan juga promosi produk-produk lokal Kabupaten Pessel. Dikatakan Hazrita, adapun kegiatan pada livestock expo tahun 2018 dan kontes ternak kali ini meliputi, lomba agrobisnis peternakan, UMKM, petugas ternak, kewirausahaan, volly pantai, dan kegiatan lainya. Kegiatan ini diikuti kurang lebih 1.500 kontingen, dengan jumlah 180 ekor ternak, berasal dari 15 Kabupaten/ kota Se- Sumbar.
Livestock EXPO Tahun 2018 dan Kontes Ternak tingkat Sumbar digelar di Pantai Sago Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, 27 – 29 September 2018. Acara tiga hari itu diikuti 15 kabupaten/kota dan 180 ekor ternak serta 1500 kontingen, dan dibuka secara resmi oleh Bupati Pessel H. Hendrajoni.
Hadir dalam acara kali itu Dirjen Peternakan dan Pertanian RI, Kadis Peternakan dan Hewan Provinsi Sumbar, Bupati Pessel, H. Hendrajoni, Ketua TP PKK Pessel Lisda Hendrajoni, Ketua DPRD Pessel, Dandim, Kapolres, Kepala Dinas Peternakan Se Provinsi Sumbar, Sekda Pessel, Kepala OPD Pessel, dan para wirausaha Peternakan di Kabupaten Pessel.

Ketua Japfa Forkis Asrul Arifin dalam kata sambutanya mengatakan, selain Livestock Expo 2018 dan Kontes Ternak, kegiatan ini rangkaian kegiatan dari program CSR dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan kegiatan lainya, yang telah dilaksanakan sejak tanggal 2 Agustus 2018, dan sekarang adalah puncak acara tersebut.

Dalam kegiatan Japfa Forkis ini juga diberikan bantuan kepada 1.500 siswa di 7 Sekolah Dasar Negeri yang ada di Kabupaten Pesisir Selatan, meliputi pemeriksaan kesehatan, bantuan peralatan sekolah dan pelatihan.

Ini sudah tahun ke-4 Japfa Forkis melaksanakan program ini, setelah digelar di Tanah Datar. Kegiatan tersebut meliputi, kegiatan duta anak sehat, kegiatan penyuluhan, pemeriksaan kesehatan, pentas seni dan budaya diikuti guru di SD, Catur (grand master vs pelajar), Duta Makanan Sehat (SD), Duta Anak Sehat.

“Ini positif bagi generasi muda yang ada di Pessel, dan kita tetap komit dalam hal ini,” kata Asrul.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumbar, Drh. Erinaldi, MM menuturkan, mari jadikan kontes livestock expo tahun 2018 dan Kontes Ternak kali ini menjadikan peternakan dekat dengan keluarga.

“Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat komit melaksanakan program ini setiap tahun,” ujarnya.

Diterangkanya, di Provinsi Sumbar terdapat kurang lebih 40 ribu ekor ternak potong yang akan terus dikembangkan, sebagai potensi usaha yang bisa membawa nilai positif bagi ekonomi para peternak sapi. Sedangkan, untuk konsumsi daging di Padang ada 5 kilo/tahunnya.

Kedepan, program peternakan dekat dengan keluarga besat mempunyai nilai positif bagi masyarakat dan juga para peternak sapi, ucap Kadis Peternakan Provinsi.

Bupati Pesisir Selatan, H. Hendrajoni dalam kata sambutanya mengapresiasi panitia pelaksana yang telah bekerja keras melaksanakan acara ini. Menurut Bupati Pessel ini adalah tantangan bagi Pemkab Pessel sebagai tuan rumah pelaksanaan Livestock Expo tahun 2018 dan Kontes Ternak. Sekaligus sebagai promosi pariwisata yang ada di Kabupaten Pessel.

“Kita siap berikan pelayanan terbaik bagi para peserta, nyaman, dan aman, agar ada kesanan positif saat berkunjung ke Pessel,” tegas Hendrajoni.

Dikatakan Bupati, di Kabupaten Pesisir Selatan ada kurang lebih 86.150 ribu populasi ekor ternak sapi atau 1/4 jumlah sapi di Sumbar. Diharapakan pada tahun 2018, diupayakan Sapi Pessel menjadi koleksi pejantan destiasi sperma insinasi buatan, yang akan dikembangkan.
Pesisir Selatan  (Pessel) saat ini merupakan salah satu kabupaten yang memiliki sapi peliharaan terbanyak di Provinsi Sumatera Barat, serta aktif memasoknya keempat provinsi. Diantaranya Jambi, Bengkulu dan Riau. "Populasi Sapi di Pessel saat ini mencapai 86.150 ekor, atau seperempat populasi sapi di Sumatera Barat ada di daerah ini. Selain dikonsumsi, sapi-sapi yang dipasok itu juga digunakan sebagai indukan bagi peternak di Jambi, Bengkulu dan Riau," ungkap Bupati Hendrajoni dalam pembukaan Livestock Expo dan Kontes Ternak Sumbar 2018 di Pantai Sago, Kecamatan IV Jurai, Kamis (27/9/2018). Bupati berharap, melalui kegiatan Livestock Expo dan Kontes Ternak Sumbar 2018, peternak dapat menyerap ilmu, dan berbagi ilmu dengan peternak lain, sehingga potensi sapi yang banyak bisa dimanfaatkan dengan maksimal dalam meningkatkan perekonomian.
Dan, ada sapi Pessel dan itiak bayang juga ada di Kabupaten Pesisir Selatan. Ini akan kita kambang kan, bahkan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan juga menjadi salah satu Kabupaten menyuplai daging ke Sumbar, dan luar sumbar.

Ada sapi potong jenis Bali (Lunang), Sapi Pessel (Linggo Sari Baganti), dan sapi unggul (Kecamatan Koto XI Tarusan).

“Kita berharap ini sebagai wadah memupuk sillahturahmi, bertukar pikiran, dan persahabatan, para peternak di Sumatera Barat,” harap Bupati. Sekaligus membuka secara resmi kegiatan livestock Expo tahun 2018 dan Kontes Ternak tingkat Sumatera Barat.

Pada kesempatan itu Bupati Pessel, H. Hendrajoni, didampingi Ketua TP. PKK Pessel Lisda Hendrajoni melantik KTNA Kabupaten Pessel, menyerahkan cendramata kepada peserta Japfta For Kids (Sekolah Dasar dan guru), serta penguntingan pitah pembukaan stand pameran dan kral ternak bersama para undangan. Beberapa ternak yang dilombahkan pada kontes ternak kali itu, Sapi, Kerbau dan kambing. Serta ayam Kukuak Balenggek dengan, kategori penilaian meliputi kategori umur, berat badan, bentuk tubuh dan gigi ternak.

Loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 18:28
Copyright@2014-2018. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.