Jenis Sapi Simmental Bobot 1.3 Ton Juara Kontes Ternak Situbondo


Dengan Berat Timbangan Hidup Mencapai 1,31 Ton, Sapi Milik H Kusworo Memenangkan Kelas Esktrem Pada Kontes Ternak Situbondo

Sapi jenis simmental asal Bondowoso merajai kontes ternak Situbondo. Sapi milik H Kuswono itu menjadi jawara kategori paling bergengsi, Ekstrem hasil Inseminasi Buatan (IB), dengan bobot mencapai 1.310 Kg. Sementara juara 2 kategori ini disabet H Sumoto, peternak asal Lumajang dengan bobot sapi 1.190 Kg dan juara 3 diraih sapi berbobot 1.194 Kg milik Kusnan, peternak asal Bojonegoro. (Pada tahun berikutnya 2018, sapi milik H Kusnan Bojonegoro menjadi juara kontes ternak di Situbondo pada Juli 2018 dengan bobot sapi mencapai 1,21 Ton)

"Untuk kategori ekstrem dan kreman hasil IB kita sengaja mengundang kabupaten lain. Tujuannya untuk lebih menggairahkan semangat peternak lokal Situbondo," kata Kepala Dinas Peternakan Situbondo, Aries Marhaento usai acara, Kamis (24/8/2017).

Keterangan dilapangan menyebutkan, ternak sapi kontingen Situbondo sebenarnya sempat berpeluang menjadi jawara pada kategori ini. Sayangnya, sapi bernama Mahesa dengan bobot 1.344 Kg milik H Ika, tumbang di arena kontes. Sapi itu tiba-tiba mengalami kritis, tak lama setelah menunjukkan kegagahannya pada penimbangan tahap kedua."Tadi malam sapi itu langsung dipotong. Sapi itu roboh diduga karena ada perlakuan berlebihan menjelang penimbangan," ujar Aries Marhaento.

Sementara untuk kategori Kreman hasil IB, juaranya didominasi peternak lokal Situbondo. Meski kategori ini juga terbuka untuk peternak dari kabupaten lain. Juara satu kategori ini diraih Kusno, peternak asal Kecamatan Kapongan, juara 2 disabet Holila, peternak asal Kecamatan Arjasa, dan juara ketiga digondol peternak asal Kecamatan Bungatan.

Meski demikian, juara umum kontes ternak tahun 2017 ini tetap disandang Kecamatan Panji, yang berhasil meraih tropi terbanyak dari 14 kategori ternak yang dilombakan. Antara lain, 4 kategori untuk ternak domba dan kambing. Masing-masing kategori betina DEG (Domba Ekor Gemuk), pejantan DEG, betina PE (Peranakan Ettawa), dan pejantan PE.

Sementara untuk ternak sapi ada 10 kategori. Antara lain, pedet betina PO (Peranakan Ongole), calon induk PO, induk PO, dan Pejantan PO. Selain itu, pedet betina hasil IB (Inseminasi Buatan), calon induk hasil IB, induk hasil IB, calon kreman hasil IB, kreman hasil IB, dan kategori ekstrem.

"Kontes ternak ini dimaksudkan untuk merangsang pola perawatan peternak Situbondo agar lebih berkualitas. Disamping juga untuk mendorong percepatan populasi ternak di Situbondo. Selebihnya, menaikkan harga tawar ternak, khususnya menjelang Idhul Adha," papar Aries Marhaento.


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Peternakan dan Herbal Updated at: 19:16
Copyright@2014-2018. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.