Meski Kulit Manggis Bermanfaat Bagi Kesehatan Tetapi Bisa Berbahaya Jika Berlebihan

Efek Samping dan Bahaya Kulit Manggis Dibalik Manfaatnya Jika Salah Mengolahnya
Manggis (Garcinia mangostana L.) adalah sejenis pohon hijau abadi dari daerah tropika yang diyakini berasal dari Semenanjung Malaya dan menyebar ke Kepulauan Nusantara. Buahnya juga disebut manggis, berwarna merah keunguan ketika matang, meskipun ada pula varian yang kulitnya berwarna merah. Dan dari kulit buahnya ternyata tersimpan berbagai manfaat yang dipercaya bisa untuk mengobati berbagai macam jenis penyakit asal diolah dengan benar dan mengikuti dosis dan cara penggunaan yang sesuai. 
Ternyata banyak penelitian membuktikan bahwa obat herbal dengan tanaman tertentu masih memiliki residu yang bisa mengakibatkan timbulnya efek samping jika dikonsumsi tidak sesuai aturan atau berlebihan seperti gangguan ginjal, gangguan pencernaan dan gangguan yang lain. Lantas bagaimana dengan kulit manggis? Adakah efek sampingnya? Ataukah dijamin 100% aman? Ikuti ulasan berikut ini:

Kulit Manggis sedang menjadi trending topik pengobatan herbal alternatif setelah sebelumnya mengkudu yang menjadi trend obat herbal. Sama seperti mengkudu yang saat trend pertama kali dimana-mana bermunculan segala macam jamu dari ekstrak mengkudu yang biasanya dikemas dalam wujud kapsul, kejadian ini juga berulang pada kulit manggis dimana sekarang ini ekstrak kulit manggis dalam kapsul juga banyak beredar dimana-mana, mulai toko biasa, toko obat dan apotek dan juga toko on-line.

Manfaat kulit manggis sebenarnya telah diteliti, dan ada beberapa pendapat klinis yang menyatakan kemungkinan manfaat kulit manggis bagi kesehatan, di antaranya adalah menghentikan pertumbuhan bakteri penyebab penyakit, dan mengontrol kadar kolesterol di dalam darah, selain itu juga memiliki sifat antiinflamasi atau antiradang, serta antihistamin yang mampu meredakan gejala alergi.

Memang animo masyarakat untuk kembali ke alam saat ini sudah sangat tinggi, segala macam obat herbal akan mereka coba untuk mengobati penyakit yang diderita. Anggapan yang beredar adalah obat herbal tidak punya efek samping, benarkah?

Panduan Jika Anda Ingin Mencoba Kulit Manggis

Ekstrak kulit manggis banyak dijual bebas di pasaran. Jika ingin mencobanya, Anda harus mengetahui tata cara mengonsumsi obat herba. Berikut ini beberapa tips apabila Anda ingin mengonsumsi ekstrak kulit manggis yang sudah dikemas menjadi obat herba:
  • Pastikan Anda membeli produk ekstrak kulit manggis yang telah terdaftar di BPOM RI.
  • Cek tanggal kedaluarsa produk yang Anda beli.
  • Meski terbuat dari bahan alami, obat herba tidak selalu aman dikonsumsi. Begitu pula dengan ekstrak kulit manggis. Mengenai keamanan ekstrak kulit manggis, hingga saat ini belum diketahui dengan jelas informasi keamanannya jika dikonsumsi sebagai obat-obatan.
  • Demi berjaga-jaga, lebih baik ibu hamil dan menyusui menghindari produk herba termasuk ekstrak kulit manggis.
  • Jika Anda ingin melakukan operasi, sebaiknya berhenti mengonsumsi ekstrak kulit manggis setidaknya 14 hari sebelum bedah dilakukan. Sebab terdapat kemungkinan bahwa buah ini bisa memperlambat proses pembekuan darah.
Menurut penelitian yang dilakukan beberapa instansi, konsumsi kulit manggis untuk jangka pendek masih aman untuk digunakan selama masih dalam takaran dibawah 750 gram. Ukuran tersebut masih aman jika dikonsumsi.

Jika dikonsumsi masih dalam dosis tidak lebih dari 750 gram., kulit manggis atau ekstrak kulit manggis tidak termasuk racun atau toxic sehingga tidak akan mempengaruhi profil kimia dalam darah, ginjal, dan juga hati. Tentu efek samping kulit manggis pasti ada, namun jika kita mengkonsumsinya masih dalam batasan wajar akan lebih aman. Karena sesuatu yang berlebihan memang tidak akan memberikan dampak yang baik.

Meskipun kulit manggis bermanfaat sebagai penangkal radikal bebas, anti-diabetes, anti peradangan, anti bakteri, bahkan juga anti kanker namun endapan yang dihasilkan akan membahayakan organ ginjal dan juga usus karena susah diserap.

Ternyata Efek samping kulit manggis bagi kesehatan dapat dirasakan pada sebagian orang yaitu mereka akan merasakan gangguan pada ginjal dan juga usus. Kulit manggis mengandung resin, tanin, dan juga serat kasar yang jika mengendap dapat membahayakan ginjal dan juga usus Anda.

Efek samping lain yang sering dirasakan orang setelah mengkonsumsi kulit manggis adalah perut akan menjadi kembung atau terasa seperti kembung. Efek ini dikarenakan ada kecenderungan bahwa pasien memiliki jenis penyakit lain yang timbul selain dari penyakit utama yang ditemukan.

Misalnya pasien dengan keluhan menderita penyakit maag ternyata merasa kembung setelah mengkonsumsi kulit manggis besar kemungkinan pasien tersebut menderita penyakit pencernaan lain selain maag karena manggis memiliki sifat asam. Dianjurkan jika Anda merasa kembung, Anda dapat mengkonsumsi kunyit dan juga temulawak.

Seperti yang telah disebutkan, efek samping dari kulit manggis akan sering berpengaruh pada ginjal. Efek samping yang akan dirasakan oleh para penderita gangguan ginjal akan muncul jika pengolahan kulit manggis tidak tepat. Jika Anda mengkonsumsi seduhan kulit manggis, Anda harus mengimbanginya dengan memperbanyak minum air putih. Jika tidak senyawa atau endapan yang tidak dapat diserap oleh ginjal akan mengendap dan pada akhirnya akan menghambat kinerja ginjal Anda.

Dengan banyak minum air putih dapat mengurangi pengendapan dalam ginjal Anda. Anda juga dapat mengkonsumsi adas, jintan atau daun sembung yang bersifat diuretik.

Saat mengkonsumsi seduhan kulit manggis biasanya seseorang akan mengalami rasa gatal pada perut. Hal ini biasanya dikarenakan akibat aktivitas dalam kulit manggis yang bisa meluruhkan setiap jaringan sehingga dapat menebalkan bagian dinding rahim. Peluruhan inilah yang akhirnya dikeluarkan melalui kemaluan wanita sehingga dapat menyebabkan flek. Tak hanya flek saja yang dikeluarkan, melainkan juga timbulnya urine dengan buih akibat proses detoksifikasi yang dihasilkan oleh kulit manggis tersebut. Meskipun kulit manggis memiliki efek samping seperti yang dijelaskan di atas, akan tetapi kulit manggis ini bukanlah racun, jadi Anda tak perlu khawatir akan mempengaruhi hati, ginjal maupun darah selama Anda mengkonsumsinya dengan wajar dan tidak berlebihan.

Dari paparan diatas terlihat bahwa kulit manggis sebenarnya masih relatif aman dikonsumsi, tetapi dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
  • Pengolahan secara benar
  • Tidak dikonsumsi berlebihan, melebihi 750 gram
  • Konsumsi dalam jangka pendek dalam arti hanya saat ada keluhan penyakit
  • Imbangi dengan banyak minum air putih
  • Imbangi dengan mengkonsumsi herbal lain yang bersifat diuretik seperti adas, jintan hitam (Habattusauda) dan daun Sembung.
  • Tidak dianjurkan untuk penderita maag karena kulit manggis bersifat asam.
  • Berdoalah sebelum mengkonsumsi obat apa saja, mohon kesembuhan dari yang memiliki hidup anda. Herbal hanya alternatif pengobatan, Allah swt yang menyembuhkan segala penyakit.


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 01:07
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.