Manfaat Bayam Kucing Bagi Kesehatan dan Pengobatan Alami

Bayam Kucing











Tanaman Bayam Kucing, Ciri-ciri dan Cara Menggunakannya Dalam Pengobatan Berbagai Macam Penyakit
Bayam Kucing Adalah Tanaman Antimikrob: Tujuh puluh dua ekstrak metanol diperoleh dari daun, kulit batang, dan akar 50 jenis tanaman yang digunakan sebagai obat tradisional di wilayah Perak, Semenanjung Malaysia. Semua ekstrak lantas diteliti untuk mengetahui aktivitas antibakteri dan anticendawan. Salah satu tanaman, bayam kucing, menunjukkan spektrum luas sebagai antibakteri dan anticendawan. Tanaman boroco disebut juga dengan nama bayam kucing, boroco memiliki ciri utama batangnya berbentuk bulat dengan alur kasar memanjang, bercabang banyak, batang ini biasa bewarna hijau atau merah.
Tanaman Boroco atau bayam kucing ini memiliki batang bulat dengan alur yang kasar memanjang, cabangnya banyak, biasanya berwarna hijau atau merah, tumbuh tegak dengan tinggi 30-100cm, tumbuh liar di sisi jalan, dipinggir selokanm tanah lapang yang terlantar. Nama Indonesia: Boroco, sangsri, bayam ekor belanda, bayam kucing, kuntha, bayam kasubiki, Pilipina: Kindayohan, Cina: Qing xiang zi.

Daun tanaman bayam kucing berbentuk bulat telur memanjang, ada yang wama hijau dan ada yang warna merah, ujung lancip, pinggir bergerigi halus hampir rata. Bunga tumbuhan ini berbentuk bulir dengan panjang kurang lebih 3-10cm dengan warna merah muda atau ungu yang tumbuh di ujung cabangnya. Bijinya berwarna hitam agak cerah.
Hepatoprotektor dan imunostimulan: Celosian, polisakarida yang bersifat asam dari biji bayam kucing diketahui manjur sebagai agen antihepatotoksik pada luka liver hewan uji. Mekanisme imunomodulator celosian diteliti untuk menjelaskan bagaimana terjadinya efek hepatotoksik. Celosian mendorong terbentuknya tumor nekrosis factor-alpha (TNF-alpha) pada mencit. Secara alami TNF berfungsi sebagai sel kekebalan tubuh, hasil kerjanya berupa proses apoptosis (bunuh diri) sel, penghambatan replikasi viral sel, dan mencegah pertumbuhan lebih lanjut sel yang abnormal (tumorigenesis). Celosian juga merangsang produksi interleukin-1 beta (IL-1 beta) dan nitric oxide (NO) pada makrofag sel J774,1 dengan konsentrasi tertentu (antara 1-1000 microgram/ml). Selain itu, celosian menginduksi sekresi beta IL-1 pada sel mononuklir manusia. Interleukin 1 (IL-1) adalah sejenis protein sitokin dalam tubuh yang bekerja sebagai mediator proses inflamasi.

Saat tubuh sedang berjuang melawan serangan benda asing salah satu mekanisme pertahanannya dengan memunculkan proses inflamasi/peradangan. Celosian juga meningkatkan aktivitas produksi interferon gamma (IFN-gamma) dari concanavalin A (Con A) pada sel limpa mencit. Interferon gamma (IFN-gamma) atau tipe II interferon yang diproduksi oleh Natural Killer (NK) dan Natural Killer T (NKT) sel, fungsi utamanya mengontrol pertumbuhan tumor, melawan infeksi bakteri, dan mencegah replikasi viral sel asing.
Tumbuhan ini bersifat: anti hipertensi, anti radang mata. Dalam farmakologi Cina disebut tumbuhan ini memiliki rasa pahit dan sejuk.
Ternyata selain memiliki keindahan, bunga ini juga bisa menjadi obat dari berbagai macam penyakit. Boroco ini bisa menjadi obat untuk penyakit infeksi saluran kencing, keputihan pada wanita, muntah darah serta dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Cara penyajiannya cukup direbus saja. Gunakan 30-50 gram bunga segar, kemudian rebus dalam satu gelas air (300ml). Air hasil rebusan kemudian diminum.
Kandungan kimia tumbuhan ini belum banyak diketahui, Efek farmakologi diperoleh dari penggunaan biji, bunga atau seluruh tanaman, segar atau dikeringkan. Tanaman kering hasil penjemuran dapat disimpan.

Manfaat Tanaman Boroco Untuk Obat Berbagai Penyakit
Radang kornea (Keratitis)
  • Rebus biji boroco (15 gram) dan hati ayam (2 pasang) dengan 3 gelas air sampai tersisa 1,5 gelas. 
  • Setelah dingin, bagi air saringannya menjadi 3 bagian. 
  • Minum pada pagi, siang dan sore hari, masing-masing 1/2 gelas. 
  • Hati ayamnya boleh dimakan. 
  • Lakukan setiap hari sampai sembuh.
Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)
  • Rebus biji boroco (15-30 gram) dengan 1 gelas air sampai airnya tersisa 1/2 gelas air.
  • Setelah diingin, saring dan bagi menjadi 2 airnya sama banyak. 
  • Minum pada pagi dan sore hari sebelum makan.
Muntah darah
  • Rebus bunga boroco segar (30 – 60 gram) 
  • Ditambah daging secukupnya dengan 3 gelas air sampai dagingnya matang seperti sup. 
  • Setelah dingin, minum airnya.
Obat cuci mata
  • Rebus bunga boroco yang telah dicuci bersih. 
  • Setelah dingin, gunakan air rebusannya untuk obat cuci mata (setelah disaring dengan kertas saring/kapas).
Keputihan
  • Rebus bunga boroco (60 gram) dan
  • Daging (60 gram) dengan 3 gelas air sampai dagingnya matang. 
  • Setelah dingin, minum air rebusannya dan dagingnya bisa dimakan.
Catatan : Kontradiksi tekanan bola mata tinggi (glaucoma), jangan minum air rebusan boroco. Biji boroco bekerja pada penyakit mata karena berkhasiat anti radang pada mata (ophthalmic antiphlogistic) dan astringen pada radang conjungtiva mata (astringent in conjunctivitis).


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 20:17
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.