Kandungan Zat Aktif Keji Beling dan Manfaatnya Sebagai Penghancur Batu Ginjal


Obat Herbal Yang Tergolong Keras Bernama Keji Beling Ini Ampuh Sebagai Penghancur Batu Ginjal
Kecibeling atau juga disebut keci beling, picah beling, atau disebut juga enyoh kelo adalah anggota Acanthaceae yang dapat menyembuhkan diabetes. Tumbuhan ini merupakan perdu yang berasal dari Madagaskar menyebar ke Indonesia dan tumbuh subur di Malaysia. Berdasarkan penelitian Endrini dan Fajaru, (2008) daun Keji beling berkhasiat untuk menghambat pertumbuhan tumordan sel kanker tanpa membunuh sel normal.
Tumbuhan Kejibeling adalah jenis tumbuhan yang biasa ditanam masyarakat sebagai tumbuhan pagar, atau tumbuhan hias lainnya. tanaman ini dapat tumbuh hampir diseluruh wilayah Indonesia. Tumbuhan ini juga sebagai tumbuhan herbal liar hidup menahun, yang banyak manfaatnya untuk penyembuhan beberapa penyakit. Negara Indonesia merupakan negara yang kaya akan tanaman herbalnya, rumput alang – alang yang merupakan hama juga menggandung banyak manfaat yang berguna sebagai obat herbal bagi tubuh kita. Kejibeling adalah salah satu tanaman herbal yang menggandung kaya manfaat, kejibeling dapat mengobati berbagai macam penyakit : Menurut Soewito (1989), tanaman Kejibeling mengandung beberapa zat gizi yang berkhasiat dalam mengobati beberapa penyakit, seperti batu ginjal, diabetes mellitus, maag dan sebagai laksatif (mengatasi sembelit ). Kejibeling telah lama dikenal sebagai herbal yang ampuh untuk mengobati penyakit batu ginjal.
Batu ginjal adalah endapan keras yang terbuat dari mineral dan garam asam yang mengendap dalam urin yang terkonsentrasi. Batu ginjal ini dapat menyakitkan saat melewati saluran kemih, tetapi biasanya tidak menyebabkan kerusakan permanen. Gejala yang paling umum berupa nyeri parah, biasanya di sisi perut, yang sering disertai dengan mual.
Kejibeling mengandung zat-zat kimia antara lain: kalium, natrium, kalsium, asam silikat, alkaloida, saponin, flavonoida, dan polifenol. (Soewito : 1989 dalam Gunawan 2011).

Tumbuhan Kejibeling (Sericocalyx crispus L) mudah berkembang biak pada tanah subur, agak terlindung dan di tempat terbuka. Tumbuhan ini dapat hidup di daerah dengan kondisi ekologis dengan syarat sebagai berikut:
  1. Hidupnya di ketinggian tempat 1 m – 1.000 m di atas permukaan laut dengan curah hujan tahunan 2.500 mm – 4.000 mm/tahun
  2. iklimnya bulan basah (di atas 100 mm/bulan) 8 bulan – 9 bulan,
  3. bulan kering (di bawah 60 mm/bulan) 3 bulan – 4 bulan,
  4. hidup di suhu udara 200 C – 250 C dengan kelembapan sedang,
  5. penyinaran sedang,
  6. tekstur tanah pasir sampai liat,
  7. drainase sedang – baik,
  8. kedalaman air tanah 25 cm dari permukaan tanah,
  9. kedalaman perakaran 5 cm dari permukaan tanah, kemasaman (pH) 5,5 – 7 kesuburan sedang. (Jaka S, 2002)
Begitu banyak manfaat yang terkandung dalam  tumbuhan kejibeling, semoga masyarakat mulai memanfaatkan tanaman herbal sebagai  penghalang penyakit seperti batu ginjal, diabetes, maag dan lainnya. Minat baca yang lebih di biasakan akan menambah  wawasan tentang kesehatan semakin baik, dan dari membaca masyarakat bisa  lebih mudah mengerti lebih banyak  sehingga berguna bagi diri sendiri dan di lingkungan.

Tanaman Kejibeling adalah tanaman yang biasa ditanam masyarakat sebagai tanaman pagar,  sehingga masyarakat bisa memanfaatkan lahan kosong untuk ditanaman sebagai  tanaman herbal atau bahkan hanya sekedar untuk  penghias lahan kosong  agar bisa di gunakan sebagai peneduh dan menambah kesan  sejuk dan nyaman pada pekarangan rumah.

Kandungan Kejibeling terbukti dapat mengobati  penyakit, salah satunya adalah batu Ginjal. Ginjal merupakan organ tubuh yang sangat berperan dalam upaya mempertahankan sistem keseimbangan dalam tubuh. Bila terjadi endapan pada ginjal, maka fungsi ginjal akan terganggu.

Gejala yang ditimbulkan penyakit Ginjal:
  • Lemah, lelah.
  • Mual, kurang nafsu makan.
  • Nyeri diseluruh punggung atau tubuh bagian samping.
  • Volume air seni menurun.
  • Urine mengandung sel darah serta protein.
  • Terasa perih dan panas saat buang air kecil.
Mengapa sampai terjadi batu ginjal?
Urine mengandung bahan-bahan yang mencegah terjadinya kristal, tetapi dalam beberapa orang fungsi tersebut tidak bekerja cukup efektif hal itu akan membawa hal negatif.
Begitu bahayanya penyakit dalam dalam tubuh manusia,  lebih baik mencegah  dan mengerti dampak negatif sehingga kita dapat mengantisipasi sejak dini, kami akan memberikan tips untuk menghindari terkena penyakit Ginjal.

Tips Menjaga kesehatan Ginjal
  1. Membatasi konsumsi daging atau ikan,
  2. Konsumsi air putih minimal 2.5 liter perhari.
  3. Batasi asupan garam maksimal 8 gram perhari.
  4. Sodium dapat meningkatkan pembuangan kalsium dalam urine, yang meningkatkan resiko terbentuknya batu.
MEKANISME KERJA
  1. Orthosiphonis Folium (Kumis Kucing) Kandungan ortosifonin dan garam kalium merupakan komponen utama yang membantu larutnya oksalat dalam tubuh manusia, terutama dalam kandung kemih, maupun ginjal sehingga dapat mencegah terjadinya endapan batu ginjal.
  2. Sericocalycis Folium (Kejibeling) Mengandung Kalium  yang membantu  melarutkan oksalat dalam air seni.
  3. Sonchi Folium (Tempuyung) Mempunyai  efek diuretic sehingga dapat membantu luruhnya batu ginjal.


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 02:29
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.