Daftar Harga Kuda Termahal Di Dunia, Berapa Nilainya?


Kuda sudah lama dikenal sebagai binatang peliharaan dan bermanfaat sebagai alat transportasi, sarana olahraga dan juga sebagai penghasil daging. Harga kuda sangat bervariasi tergantung dari jenis dan juga peruntukkannya. Kuda untuk penghasil daging tentunya harganya akan menyesuaikan dengan tingkat harga daging kuda. Kuda sebagai alat transportasi juga harganya biasanya standar-standar saja.

Lain halnya dengan jenis kuda untuk olah raga maupun sebagai binatang kesayangan seperti kuda poni harganya bisa mencapai ratusan juga bahkan milayaran rupiah.

Untuk harga kuda poni lokal seperti yang terdapat di Sumbawa yang ada sekitar 4 jenis, harganya berkisar antara 10 juta hingga 40 jutaan tergantung dari jenis dan kualitas kudanya. Tetapi secara umum kuda-kuda poni lokal asal NTT dan NTB biasa diperdagangkan pada kisaran harga 14 juta - 17 jutaan per ekornya.

Berikut ini harga kuda-kuda termahal yang pernahh tercatat dalam sejarah harga kuda di dunia.

Kuda Shareef Dancer (Rp 534 miliar)

Sebagai kuda pacuan, Shareef Dancer punya performa yang lumayan bagus. Ia mengikuti lima lomba, dengan rekor 3-1-0 dan mendapatkan hadiah sebesar Rp 3,2 miliar. Pada 1983, dia dibeli oleh Emir Dubai seharga Rp 534 miliar. Meski begitu, kemewahan yang ditawarkan bukanlah dari perlombaan balap. Ia justru terkenal sebagai kuda pejantan yang menjadi penyedia benih untuk kuda betina lain. Sekali benihnya dihargai 2 juta dollar (Rp 26 miliar) sekali menghasilkan keturunan.

Kuda Fusaichi Pegasus (Rp 934 miliar)

Predikat kuda termahal yang pernah dijual manusia jatuh pada Fusaichi Pegasus. Kuda balap tersebut memenangi perlombaan Kentucky Derby di tahun 2000. Ia punya karier yang cukup lumayan, sembilan kali lomba, enam kali menang, dan dua kali kalah. Dalam kariernya, ia menerima hadiah sebesar 1,9 juta dolar AS atau senilai Rp 25 miliar. Akibatnya, bahkan setelah pensiun, ia menjadi kuda yang paling dicari setelah Shareef Dancer. Fusaichi Pegasus resmi menjadi kuda termahal dunia pada 2000, ketika peternak Irlandia, Coolmore Stud, membelinya dengan harga Rp 934 miliar. Pada awalnya, harga setiap kali menjadi sumber benih dihargai Rp 20 miliar. Tapi, karena tidak sukses, harganya turun drastis menjadi Rp 93 juta saja.

Kuda Palloubet d’Halong (Rp 200 miliar)

Palloubet d’Halong (Foto: www.globalchampionstour.com)
Kuda ini merupakan kuda show jumping termahal yang pernah dijual manusia. Palloubet kerap mendapat predikat talenta show jumping terbaik yang pernah ada. Tidak mengherankan apabila ia menjadi kuda termahal dari kategori kuda tersebut. Kuda ini pada awalnya dimiliki oleh Janika Spunger, yang kemudian menjualnya ke peraih medali emas Olimpiade, Jan Tops. Tops membelinya dengan harga yang memecahkan rekor, senilai Rp 200 miliar. Kini, Palloubet digunakan oleh Ali Yousef al-Rumaihi untuk tim Jump Showing Qatar.

Kuda The Green Monkey (Rp 214 miliar)

Meski menjadi thoroughbred paling mahal yang pernah dijual di perlelangan, The Green Monkey tak pernah benar-benar sesukses namanya. Ia mahal karena menjadi keturunan dari kuda bernama Northern Dancer yang legendaris. Tapi, Green Monkey adalah cerita yang berbeda sama sekali.
Sebagai kuda balap, Green Monkey hanya mengikuti lomba tiga kali sebelum ia pensiun. Bahkan, ia hanya bisa mengakhiri balap di peringkat 3 meski menjadi favorit pemenang. Setelah pensiun, ia tinggal di Florida sebagai pejantan pemberi benih dengan upah Rp 66 juta saja.

Kuda Totilas “Toto” (Rp 280 miliar)

Toto merupakan kuda Dressage termahal di dunia. Ia tampil tidak mengecewakan, memecahkan berbagai rekor di puluhan perlombaan. Di suatu masa, ia dan pemudinya, Edward Gal, disebut sebagai “rockstar dunia kuda”. Pada 2011, ia dijual ke Matthias Rath dari Jerman, dan justru turun performa dengan pemilik baru karena mengalami berbagai cedera.

Sumber: Kumparan.com dan sumber lainnya


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 19:33
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.