Tips Cara Membuat Kandang Kelinci dan Contoh Desainnya

Seluk Beluk Kandang Kelinci dan Beberapa Gambar Desain Kandang Kelinci
Prinsip yang perlu diperhatikan dalam penempatan kandang :
  1. Kandang tidak diperkenankan dekat dengan selokan atau tempat pembuangan sampah.
  2. Posisi kandang sebaiknya di tempat mendatar, tidak berada di lingkungan lereng bukit sehingga mengurangi dampak buruk yang ditumbulkan angin
  3. Lokasi kandang sebaiknya dekat dengan rumah, berjarak antara 10-20 meter, hal ini agar memudahkan dalam mengontrol kondisi kelinci.
  4. Sinar matahari pagi sangat penting bagi kelinci untuk itu kandang kelinci sebaiknya tersinari matahari pagi dan terlindungi matahari siang.
  5. Buat lah kondisi kandang sealami mungkin karena kelinci nyaman jika kesehariannya meyaksikan hijauan-hijauan dan yang biasa ada di habitat aslinya.
  6. Keberadaan kandang terjaga dan nyaman suhu yang baik yaitu berkisar antara 15 – 22 derajat Celsius. Kebersihan kandang pun menjadi factor mutlak yang wajib untuk selalu terjaga. Kelembaban kandang pun perlu diperhatikan hal ini utuk mengurangi resiko penyebaran penyakit.

Cara Membuat Kandang Kelinci

Pemilihan desain kandang kelinci dipengaruhi oleh banyaknya kelinci dan tujuan pemeliharaan kelinci, apakah untuk peternakan atau sekedar kelinci hias rumahan.

Kandang kelinci biasanya dibuat dari kayu atau bambu atau bahkan gabungan keduanya. Kandang kawat lebih cocok untuk kelinci hias di dalam rumah atau kandang yang bisa dibawa-bawa.

Kandang harus cukup tinggi supaya kelinci bisa berdiri tegak dengan kedua kakinya. Sebagai acuan, panjang kandang harus lebih panjang dari tiga kali ukuran kelinci dewasa dan lebarnya harus lebih lebar dari dua kali ukuran kelinci dewasa.

Kalaupun anda masih memiliki kelinci yang kecil, tapi patokan kandang harus disesuaikan dengan kelinci dewasa.

Untuk dua ekor kelinci ringan kira-kira anda bisa membuat kandang dengan ukuran 120 x 75 x 40 cm. Untuk kelinci tipe berat, ukuran kandang yang disarankan yaitu 180 x 75 x 50 cm.

Buatlah pintu kandang yang cukup besar untuk memudahkan keluar masuknya wadah tempat pakan dan minuman. Ukuran pintu yang ideal kira-kira 35 x 40 cm.

Anda bisa membuat kandang dari gabungan kayu dan kawat, buatlah sesuai kebutuhan dan kondisi lingkungan anda.

Lantai Kandang Kelinci


Lantai Kandang Kelinci

Lantai kandang kelinci bisa terbuat dari tanah, kayu, bambu, atau kawat. Jika lantainya dari tanah sebaiknya dilapisi batu bata dan disemen. Pastikan lantai kandang selalu kering dan tidak tergenang air. Kelinci cenderung tidak bisa tumbuh dengan baik pada kondisi lingkungan yang lembap dan tempat basah.
Hal yang perlu dipikirkan jika membuat lantai kandang yaitu lantai kandang harus memudahkan dalam pembersihan. Efektifitas menyapu dan mengepel harus menjadi prioritas.Pada umumya kandang terbuat dari semen atau tegel yang sangat efekif dlam pembersihan.Usahakan lantai mudah dialiri air dan mudah utuk dibersihkan. Hal ini diperlukan agar urin dan kotoran kelinci dapat dibersihkan, dinagkut dan ditampung untuk kemudian dpat dimanfaatkan. Lantai kandang pun biasanya dilengkapi dengan gorong2 yang memudahkan dalam menangani kotoran agar tidak menumpuk dan urin dapat dialiri ke tempat penampungan. Untuk kandang yang beralaskan tanah langsung, kita harus membuatkan saluran air disekitar kandang untuk memastikan kandang selalu kering.
Untuk lantai kandang yang terbuat dari kayu, berikan jarak antar kayu sekitar 2-3 cm supaya air kencing kelinci bisa langsung jatuh ke tanah atau alas kotoran.

Jika menggunakan lantai dari bambu, pastikan bagian kulit bambu luar dipasang menghadap ke atas. Bambu tidak menyerap air sehingga air kencing kelinci bisa langsung jatuh kebawah. Pastikan di bawah kandang terdapat alas kotoran.

Lantai kandang yang paling cocok untuk kelinci yaitu menggunakan lantai dari kawat. Sudah pasti kotoran atau air kencing kelinci akan jatuh keluar kandang sehingga kandang selalu kering dan tidak lembap.

Tapi penggunaan lantai kawat ini bisa melelahkan otot-otot kelinci terutama pada bagian kaki belakang akibat tekanan dari duduk di permukaan yang keras.

Jika dibiarkan terus, kelinci bisa mendapatkan penyakit pododermatitis. Bayangkan saja kalo setiap hari kita harus menginjak lantai kawat, bagaimana rasanya?

Oleh karena itu, kita bisa menyisipkan lembaran papan yang bisa digunakan kelinci untuk beristirahat. Atau kita bisa saja menggabungkan lantai kawat dengan lantai kayu atau lantai bambu. Jadi sebagian menggunakan kawat sebagian lagi menggunakan kayu atau bambu.

Kita bisa menempatkan box secukupnya yang berisi jerami sebagai tempat kelinci duduk santai, terutama untuk kandang kelinci hias.

Kelinci butuh alas yang empuk dan tebal untuk melindungi kakinya dari rasa sakit. Tapi anda harus membersihkan box jerami ini setiap hari, pastikan tidak ada kotoran kelinci di box jerami.

Kotak Sangkar Kelinci


Kotak Sangkar Kelinci

Kotak sangkar atau sarang bisa diibaratkan sebuah kamar bagi kelinci. Kotak sangkar digunakan kelinci untuk beristirahat, atau tempat berlindung bagi anak-anak kelinci yang baru dilahirkan.

Karena pada dasarnya kelinci tinggal di dalam sarang, semacam lubang tanah yang gelap tempat berisitirahat dan bersembunyi dari serbuan mangsanya. Jadi ada baiknya anda juga membuatkan sarang atau kotak sangkar untuk kandang kelinci anda.

Kotak sangkar umumnya diletakkan di dalam kandang, tapi ada juga yang disimpan di bagian luar kandang dan bisa dilepas.

Untuk kandang yang berukuran sedang, kotak sangkar bisa dibuat dengan ukuran 30 x 30 x 40 cm. Tentunya ukuran ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Pintu sangkar untuk keluar masuk kelinci berukuran kira-kira lebar 15 cm x tinggi 20 cm.

Tempat Pakan dan Minum Kelinci


Tempat Pakan dan Minum Kelinci

Ada berbagai bentuk tempat makan dan minum untuk kelinci, bahannya pun beraneka ragam. Ukuran tempat pakan kelinci dibuat dengan kedalaman 7.5-10 cm dengan panjang 15-20 cm, menyesuaikan dengan bentuk kandang saja.

Usahakan bobot tempat pakannya cukup berat supaya tidak mudah untuk digulingkan kelinci. Begitu juga untuk tempat minum, usahakan ukurannya besar supaya bisa memuat banyak air dan berat sehingga tidak mudah tumpah.

Anda bisa berkreasi membentuk tempat makan dan minum kelinci dari kayu, bambu atau seng bekas kaleng. Atau bisa juga membeli wadah yang sudah jadi dan lebih praktis. Gunakan wadah yang mudah untuk dilepas pasang, seperti wadah yang digantungkan.

Anda bisa juga membuat tempat pakan dan minum dengan pengisian dari luar kandang, jadi wadahnya tidak perlu dibongkar pasang, cukup diisikan dari luar saja.

Jika ukuran kandangnya besar, anda harus menyediakan wadah tempat minum di setiap sudut kandang dan pastikan air yang ada di wadah selalu segar, tidak lumutan.

Jerami merupakan makanan yang baik untuk kelinci. Berikan juga sayuran dan buah-buahan sebagai pakan cemilan harian.
Kandang yang baik bukan hanya menguntungkan kelinci saja tapi juga menguntungkan diri Anda yang merawat dan membersihkan kandang kelinci setiap hari.
Hal-hal yang perlu diperhatikan :
– Kandang berbahan kayu, bamboo, kawat atau besi harus kuat dan tidak mudah rusak oleh gigitan kelinci.
– Kandang harus memperhatikan ventilasi yang baik agar tidak pengap
– Pintu kandang harus mudah dibuka dan dikunci agar kelinci tidak meloncat keluar
– Kandang dilengkapi sela-sela pada bagian alas yang memudahkan kotoran dan urine keluar serta sisa-sisa makanan. Namun jarak sela-sela jangan terlalu jauh agar kelinci tidak teperosok.
– Kandang harus mudah dibersihkan
– Penempatan tempat pakan dan minum harus kokoh agar tidak mudah terbalik.
Kandang yang memakai kawat lebih awet dibandingkan bahan bamboo dan kayu. Namun kawat yang baik haruslah yang bebas karat. Modal untuk kandnag besi jika untuk jangka panjang memang lebih murah dibandingkan bahan lainnya hal ini dikarenakan kandang besi yang terawatt dapat tahan hingga 10 tahun, sedangkan kandnag bamboo dan kayu paling lama hanya 3-5 tahun. Hal ini dikarenakan sifat kelinci yang senang mengasah giginya dang menggerogoti bahan tersebut.
Macam-macam Gambar Desain Kandang Kelinci

Berikut ini ada beberapa contoh desain kandang kelinci yang bisa anda tiru. Bentuk kandang disesuaikan dengan kebutuhan, apakah untuk kelinci hias atau untuk beternak kelinci.

1. Contoh desain kandang kelinci sederhana dari kayu dan kawat


Contoh desain kandang kelinci sederhana dari kayu dan kawat

2. Contoh kandang kelinci dari kayu dan kawat. Cocok untuk peternakan keluarga yang bersifat sambilan.


Contoh kandang kelinci dari kayu dan kawat

3. Contoh kandang kelinci bertingkat untuk peternakan.

Kandang terbuat dari bambu dan di letakkan di atas tanah. Diantara tingkatan terdapat celah untuk tempat kotoran kelinci.


Contoh kandang kelinci bertingkat untuk peternakan

4. Contoh kandang kelinci ternak bertingkat di dalam ruangan.


Contoh kandang kelinci ternak bertingkat di dalam ruangan

5. Contoh kandang kelinci hias di taman.


Contoh kandang kelinci hias di taman



7. Contoh kandang kelinci hias bertingkat dari kawat.


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 20:55
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.