Macam-Macam Jenis Pakan Kuda dan Cara Pemberiannya



Pakan utama atau makanan pokok kuda adalah rumput. Akan tetapi rumput yang dikonsumsi kuda bukanlah rumput liar, melainkan rumput dengan jenis Panicum maticum atau Brachiaria mutica. Rumput sebagai pakan kuda hanya mampu memberikan energi untuk kegiatan biasa yang dilakukan sehari-hari pada kuda. Sedangkan untuk kuda-kuda dalam kompetisi pacuan kuda dan kuda untuk transportasi dibutuhkan tambahan nutrisi dan gizi selain rumput. Tambahan nutrisi dan gizi disebut juga dengan tambahan konsentrat dalam pakan. Konsentrat merupakan pakan yang diberikan pada kuda untuk menambahkan energi. Konsentrat dapat diberikan pada kuda dengan memberikan pakan berupa jagung, gandum, ataupun kacang-kacangan seperti kedelai.

Pakan Kuda: Konsentrat dan Hijauan

Pakan yang paling cocok untuk kuda yaitu biji-bijian dengan tambahan hijauan. Pakan konsentrat kuda berupa biji-bijian dan hasil olahan biji-bijian dengan kadar serat kasar yang relatif rendah dan daya cerna tinggi. Bahan pakan konsentrat seperti biji gandum (oat), jagung, dedak padi, tetes/molases, tepung kacang-kacangan dan biji-bijian lain. Jumlah pemberian hijauan pakan pada kuda rata-rata 20 sampai 25 kg per ekor per hari. Pakan konsentrat diberikan 0,5 kg per ekor per hari. Kebutuhan energi pada kuda dipenuhi dari karbohidrat dan lemak. Pakan sumber karbohidrat bagi kuda berupa biji-bijian dan hijauan. Lemak dalam tubuh hewan dibutuhkan sebagai sumber energi dan pembawa vitamin.


Faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan akan energi yaitu bobot tubuh, suhu lingkungan, dan komposisi tubuh. Protein berperan penting bagi pertumbuhan ternak. Fungsi protein adalah mengganti sel-sel yang rusak, menjaga kinerja jaringan tubuh, meningkatkan produksi dan reproduksi.

Mineral dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah sedikit atau mikro. Kuda mendapat mineral penting dari padang rumput dan pakan biji-bijian. Mineral makro yang dibutuhkan kuda yaitu Kalsium, Fosfor, Potasium, Sodium, Klorida, Magnesium, Sulfur. Sedangkan mineral mikro yaitu Kobalt, Fluorin, Iodin, Besi, Mangan, Selenium, dan Seng.


Kebutuhan akan vitamin pada kuda dipengaruhi oleh umur, tujuan pemeliharaan, kondisi tubuh, intensitas aktivitas. Vitamin dibedakan atas vitamin yang larut dalam lemak (A, D, E, K)) dan vitamin yang larut dalam air (B1, B2, B6, B12, C).


Hijauan rumput merupakan hijauan pakan yang utama bagi kuda. Rumput lapangan tersedia dalam jumlah yang relatif banyak sesuai dengan luas padang. Rumput lapangan memiliki kandungan nutrisi yang lebih rendah dari rumput budidaya. Kualitas rumput ditentukan oleh jenis rumput dan umur panen rumput. Rumput yang dipotong pada umur tua memiliki kandungan serat kasar yang tinggi sehingga sulit dicerna. Selain itu, kandungan protein tersedia dalam jumlah rendah. Pemotongan rumput pada umur terlalu muda juga kurang efisien sebab kandungan nutrisinya belum tersedia optimal. Panen rumput sebaiknya dilakukan sesuai umur panen yang tepat pada setiap jenis rumput. Jenis-jenis hijauan pakan yang bisa diberikan pada kuda yaitu rumput bulu, gulma, rumput malela, rumput gigirinting, rumput karpet, rumput tatambagaan, rumput paparean, alang-alang dan daun bambu. Komposisi air di dalam tubuh ternak sekitar 60 %. Kebutuhan air pada kuda bergantung pada cuaca, aktivitas, umur dan jenis bahan pakan. Konsumsi air minum kuda yakni 40 sampai 45 liter per hari. Pakan yang sedikit kandungan airnya sering menyebabkan gangguan pada saat pencernaan. Fungsi air minum yaitu sebagai pelarut, pelumas di dalam pencernaan, transportasi hasil metabolisme ke seluruh bagian tubuh dan pembuangan bahan-bahan yang tidak berguna.





Suplemen dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan kuda. Suplemen diperlukan untuk melengkapi kebutuhan nutrisi. Suplemen pakan disesuaikan dengan aktivitas kuda. Kebutuhan pakan suplemen bagi kuda pacu berbeda dengan kebutuhan untuk kuda poni atau kuda beban.

Pakan konsentrat kuda yang sudah jadi dan tersedia di toko biasanya berbentuk pellet. Pakan berbentuk pellet sangat mudah dalam penggunaannya dan lebih ekonomis. Pellet lebih mudah dikunyah terutama bagi kuda yang memiliki gigi kurang bagus atau kuda yang memiliki sifat sensitif terhadap penyakit pernafasan. Pellet tidak menimbulkan debu tetapi pelet mempunyai sedikit sifat pengenyang (bulky) sehingga terlihat kuda sering menggigit tembok atau pintu karena menginginkan pakan rumput.


Selain pasokan pakan, intensitas pemberian pakan ternak kuda juga memiliki peranan penting dalam mencukupi kebutuhan ternak kuda anda. Pakan ternak kuda harus diberikan dalam kuantitas yang sesuai dengan fungsi serta usia dari kuda yang akan diberikan pakan.

Pemberian dan pembagian pakan ternak kuda sesuai usia kuda berikut ini:
  • Pada usia 1 hingga 6 bulan; karena masih tergolong bayi kuda, kuda pada usia ini tidak mengonsumsi pakan hanya menyusui dari ibu kuda.
  • Pada usia 6 hingga 12 bulan; kuda pada masa anak-anak membutuhkan pakan dengan nutrisi yang cukup untuk mendukung pertumbuhannya.
  • Pada usia 12 hingga 24 bulan; kuda berada pada masa pubertas sehingga membutuhkan pakan dengan kandungan protein cukup tinggi berkisar 18% dalam pakan kuda. Pada usia ini juga kuda mungkin akan mengalami siklus reproduksi ataupun menyusui. Sehingga pakan harus mengandung vitamin yang tinggi agar kuda tetap fertile. Kadar protein dan vitamin dalam pakan dapat ditambahkan dengan mencampurkan bahan makanan yang mengandung vitamin serta mineral seperti vitamin A, B, D, E, dan K serta Kalsium dan Fosfor.
  • Pada usia di atas 24 bulan; kuda sudah memiliki dasar stamina yang cukup untuk bertahan hidup. Pakan kuda di usia ini diharapkan tetap mencukupi kebutuhan kuda sesuai aktifitasnya.


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 20:37
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.