Kapan Induk Kelinci Menyusui Anaknya dan Apa Penyebab Induk Tidak Mau Menyusui?


Mengapa Induk Kelinci Kadang Tidak Mau Menyusui Anaknya?
Kita mungkin jarang sekali bisa menyaksikan secara langsung induk kelinci menyusui anaknya. Hal ini karena induk kelinci sepertinya tidak suka jika ada orang yang menyaksikannya sedang menyusui anaknya. Bisa juga karena saat itu memang bukan waktunya mereka menyusui anaknya sehingga sepertinya anak kelinci tidak pernah menyusu dan diurus induknya.

Secara alami induk kelinci saat melahirkan anaknya akan masuk ke dalam lubang sarangnya untuk melahirkan. Setelah melahirkan maka anak kelinci yang belum memiliki bulu akan terus berada didalam sarangnya dan disanalah kelinci indukan menyusui dan merawat anak kelinci. Jadi secara naluri induk kelinci akan menyusui anaknya saat hari dalam kondisi gelap dan tidak pernah dilihat manusia. Kapan biasanya induk kelinci menyusui anaknya?



Induk kelinci menyusui itu ada waktunya. Biasanya pada jam-jam tertentu, bisa jam gelap datang (18:00), bisa pula jam 20:00, bisa pula menjelang subuh. Pokoknya pada jam malam, dan hanya sedikit yang menyusui pada siang hari.

Setelah melahirkan, induk memang seolah-olah cuek dengan anak-anaknya yang berjempalitan di kotak. Saat melahirkan pagi atau siang hari terkadang induk menyusui setelah beberapa jam kemudian, untuk kemudian diulang pada malam hari, tetapi ada kalanya yang menyusui langsung malam harinya.

Maka, pertanyaan mengapa induk kelinci tidak mau menyusui itu perlu diperjelas, apakah benar-benar tidak mau menyusui? untuk memastikan bahwa apakah induk menyusui atau tidak kita perlu nongkrongi sejak sore hingga subuh. Jadi, Jangan terburu-buru menyimpulkan tanpa mengenal karakteristik perawatan induk kelinci terhadap anak. Beternaklah dengan kaidah supaya tidak salah arah.

Bagaimana jika memang Induk tidak mau menyusui dengan bukti anak-anaknya pada mati? Kemungkinan tiga hal,
(1) mastitis
(2), keringnya air susu karena kurang gizi (karbohidrat dan serat), dan
(3) karena disebabkan stress, biasanya disertai kanibal.

Untuk menyelamatkan semuanya, masa kehamilan harus dirawat secara baik, pasokan serat (rumput), gizi (wortel) dan konsentrat harus bagus. Ini dari sisi pakan. Dari sisi lingkungan harus tertib, jangan berdekatan dengan hewan pemangsa, banyak kunjungan orang atau berisik sehingga induk merasakan ancaman.


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 19:04
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.