Cara Mencegah Timbulnya Kasus Rabbit HairBalls Yang Merugikan


Kasus Hair Balls Bisa Terjadi Pada Ternak Kelinci dan Bisa Mematikan, Bagaimana Cara Mengatasi dan Mencegahnya?
Hairball (Trichobezoar). Terjadi karena masuknya rambut/bulu kelinci ke dalam saluran pencernaan, kemudian terakumulasi dalam jangka waktu lama hingga mengeras. Hal ini akibat kelinci suka menjilati-jilat tubuh. Bola rambut atau hairball ini ditemukan dalam lambung maupun sekum. Kelinci yang mengalami gangguan ini biasanya mengalami anoreksia, diare, depresi,dan kehilangan berat badan. “Weight loss dapat menyebabkan kematian pada 3 – 4 pekan kemudian,”. Penyembuhan selain operasi adalah dengan terapi jus nanas segar 5-10 ml PO/24 jam selama 5 hari. Bisa juga dengan mineral oil 20 PO, obat sembelit/laxative, atau obat hairball untuk kucing (hairball paw gel). Terapi jus nanas merupakan pilihan paling murah dan cukup ampuh. “Jus nanas bersifat melunakkan hairball dan mengurai rambutnya sehingga bisa dikeluarkan bersama feses,”. Pencegahan dilakukan dengan cara menyisir secara teratur.
Kelinci layaknya hewan lain pastinya akan mengalami siklus ganti bulu atau biasa disebut molting yang dialami 2-3 kali dalam setahun. Pada awal masa molting tidak terlalu banyak bulu yang rontok dari tubuh kelinci , perontokan bulu akan lebih banyak pada siklus molting periode berikutnya. Hal ini memiliki resiko yang sangat besar yang berdampak pada kematian kelinci.

Untuk itu kebersihan kandang dan panjangnya bulu perlu diperhatikan dalam perawatan kelinci. Salah satunya dengan menyisie bulunya namun hal ini di rasa kurang efektif untuk kelinci dalam jumlah yang banyak. Perilaku hairball ini muncul dikarenakan si kelinci merasa terganggu dengan bulunya yang panjang oleh karena itu si kelinci memakan bulu-bulu yang mati. Namun hal ini berbahaya karena berbeda dengan kucing kelinci tidak dapat memuntahkan bulu-bulunya kembali. Dan dapat berakibat kematian

Hal yang harus dilakukan untuk mencegahnya adalah dengan perawatan rutin dan memberikan jerami segar ( fresh hay). Sebab serat-serat fresh hay dapat membantu sistem pencernaan kelinci mengeluarkan bulu-bulu mati itu.Anda dapat mempersiapkan kelinci Anda menghadapi hairball dengan memberikan Petromalt atau Laxatone:
1) seminggu sekali ketika mereka masih belum ganti bulu.
2) setiap hari ketika mereka sedang ganti bulu.
3) Terakhir, latihan (exercise) setiap hari adalah hal penting untuk mencegah penyakit hairballs.


HairBalls Penyebab Sembelit Pada Kelinci

Woolblock atau sembelit diindikasikan oleh gejala susah buang kotoran pada kelinci. Beberapa faktor yang menjadi penyebab terjadinya sembelit diantaranya adalah kurang konsumsi Serat Kasar pada pakan kelinci dan faktor lain adalah akibat bulu yang dimakan oleh kelinci. Bulu yang termakan oleh kelinci bisa dikarenakan oleh proses kelinci membersihkan diri ( suka lihat kan kelinci suka menjilati dan menarik bulu mereka sendiri atau anakan kelinci yang saling membersihkan bulu mereka),. Untuk bulu yang termakan dalam jumlah kecil mungkin masih belum menimbulkan masalah karena masih terbawa (dibungkus dengan kotoran) dalam kotoran/feces.

Namun dalam jumlah banyak (dalam kasus Hairball/kelinci yang selalu memakan bulu) akan mempengaruhi proses pencernaan, karena bulu akan menghambat disaluran pencernaan. Ya ..masalahnya kelinci tidak bisa muntah sebagaimana kucing, sehingga hal inilah yang menjadi masalah. Woolblock beda dengan kembung, kalau kembung adalah terjadinya timbunan gas dalam saluran pencernaan.
Sembelit, sering dialami oleh kelinci-kelinci berbulu panjang (Angora, lop, dll) ketimbang kelinci jenis bulu pendek ( rex, dutch, ND, hotot, flam, dll).

Gejala Woolblock /sembelit,
Penting untuk memahami gejala yang menjadi penyebab terjadinya sembelit pada kelinci karena sembelit dapat menyebabkan kematian. Untuk itu selalu perhatikan kondisi kelinci, minimal deteksi pakannya, kalau pakan yang diberi sesuai jatah hariannya tidak habis dimakan maka perhatikan fecesnya apakah normal (jumlahnya, besar dan bentuknya).


Kotoran berbentuk untaian mutiara

Kalau lebih sedikit dari biasa, lebih kecil dari biasa terkadang seperti membuat untaian seperti untaian tasbih, dan terkadang ada campuran bulu, kelinci biasa aktif tetapi menjadi lesu (wajar karena terjadi penyumbatan saluran pencernaan), maka dapat dicurigai sebagai gejala sembelit.

Cara Mengatasi Kelinci Sembelit.
Hal yang terbaik sebenarnya dalah mencegah terjadinya sembelit dengan memberikan pakan yang benar dan sesuai dengan anjuran gizi kelinci, yaitu dengan pemberian serat kasar dalam kadar yang cukup. Serat kasar dapat diperoleh dari rumput yang dikeringkan atau pellet yang mengandung serat kasar tinggi dikomposisinya. Jika sembelit disebabkan oleh hairball biasanya dapat diberikan daun papaya yang dilayukan untuk diberikan sebagai pakan dalam beberapa hari. Atau bisa diberikan obat anti hairball. Beberapa anjuran peternak diforum diskusi adalah penggunaan buah Nenas.dan papaya.

Pemberian perasan buah nenas dan papaya bisa melancarkan kembali pencernaan dan feces bisa keluar. Didalam buah Nenas terkandung enzym Bromelain dan pepaya mengandung enzym papain. Keduanya mempunyai fungsi yg sama yaitu serat yg terkandung tsb dapat mengikat lemak serta mencuci timbunan protein sehingga dapat membantu melembekkan feces dan menyebabkan metabolisme menjadi kembali lancar. Madu juga dapat dijadikan alternative untuk mengatasi sembelit. Setelah pemberian perasan air buah nenas/papaya/madu, kelinci dilepas/diumbar sehingga memudahkan kotoran didorong keluar..Biasanya kurang lebih 1 jam setelah pemberian kondisi kelinci sudah normal kembali.

Dirangkum dari berbagai sumber


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 21:09
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.