6 Jenis Penyakit Kelinci, Gejala dan Cara Mengobatinya

1. Penyakit Berak Encer pada Kelinci (Enteritis)

Penyebab penyakit berak encer pada kelinci belum diketahui.

Gejala Berak Encer pada Kelinci

a). Kelinci kehilangan nafsu makan/nafsu makan turun,
b). Kelinci malas bergerak dan badannya lemah,
c). Bulu-bulu terlihat kasar,
d). Perut kembung dan diare bercampur nanah,
e). Kadang-kadang gigi bergeser.

Cara Mengobati Berak Encer pada Kelinci

– Pemberian larutan chlortetracycline, axytetracycline pada air minum

2. Penyakit Kudis Telinga/Kanker Telinga/Tungau Telinga Kelinci

Penyebab penyakit kudis/kanker telinga kelinci adalah kutu Psoroptes cuniculi. Kutu ini hidup dan menyerang permukaan kulit bagian dalam telinga.

Gejala Penyakit Kudis Teinga Kelinci

Gejalanya yaitu kelinci suka menggeleng-gelengkan kepalanya karena telinga terasa gatal dan sering digaruk sehingga menimbulkan goresan. Kulit telinga bagian dalam keras, bersisik dan berwarna coklat.

Cara Pengobatan Kudis Telinga Kelinci

– Kudis telinga dapat diobati menggunakan zalf, scabisix

3. Penyakit Sore Hocks (Popodermatis)

Penyakit yang disebut popodermatis ini disebabkan oleh alas kandang yang keras, kasar dan tidak nyaman, kelinci kelibihan berat badan akibat kelainan genetik. Penyakit ini mengakibatkan bulu kaki kelinci terkelupas dan kulit kaki terluka.

Gejala Penyakit Sore Hocks (Popodermatis) pada Kelinci

a). Bulu kaki terkelupas, biasanya berbentuk lingkaran,
b). Kulit kaki terluka dan terjadi peradangan.

Cara Pengendalian dan Pengobatan Penyakit Sore Hocks (Popodermatis) pada Kelinci

a). Membuat alas kandang dari bahan yang halus dan tidak kasar,
b). Mengontrol berat badan kelinci,
c). Bersihkan luka menggunakan air hangat dengan antiseptik,
d). Mengolesi obat luka.

4. Penyakit Pasteurellosis pada Kelinci

Pasteurellosis adalah penyakit gangguan pencernaan pada ternak kelinci. Penyebab penyakit pasteurellosis pada kelinci adalah kuman Pasteurella multocida. Penyakit ini sering menyerang kelinci dewasa, baik jantan maupun betina.

Gejala Penyakit Pasteurellosis pada Kelinci

a). Feses/kotoran kelinci berwarna putih,
b). Serangan dimulai dari saluran pencernaan bagian atas,
c). Infeksi menjalar ke uterus, testicles dan kelenjar susu.

Cara Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Pasteurellosis pada Kelinci

a). Selalu membersihkan kandang dari feses/kotoran kelinci,
b). Ventilasi kandang yang baik dapat mengurangi timbulnya penyakit penyakit pasteurellosis,
c). Memelihara jenis kelinci yang tahan pasteurella dan vaksinasi,
d). Pengobatan dengan cara disuntik menggunakan sulfadiazin atau penicillin dengan dosis 1 ml/kg berat badan.

5. Penyakit Radang Paru-paru (Pneumonia) pada Kelinci

Penyakit Penumonia (radang paru-paru) pada ternak kelinci disebabkan oleh bakteri Pasteurella multocida. Dan juga kondisi kandang yang terlalu terbuka sehingga ternak sering terkena aliran angin secara langsung, udara lembab, dan pemberian pakan bernutrisi rendah.

Gejala Penyakit Radang Paru-paru (Pneumonia) pada Kelinci

a). Kelinci mengalami kesulitan bernafas,
b). Sering mengangkat kepala tinggi-tinggi karena kesulitan bernafas,
c). Mata dan telinga kebiru–biruan, kadang keluar cairan bernanah,
d). Kotoran encer/mencret

Cara Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Radang Paru-paru (Pneumonia) pada Kelinci

a). Memelihara kelinci dalam kandang yang tidak terkenan aliran angin secara langsung,
b). Ventilasi kandang yang baik sehingga udara didalam kandang selalu segar,
c). Memberi pakan yang bergizi,
d). Pengobatan dengan Sul-Q-Nox pada makanan atau minuman.

6. Penyakit Bisul pada Kelinci

Penyakit bisul pada ternak kelinci disebabkan oleh penggumpalan darah kotor di bawah kulit. Cara pengendalian yaitu dengan mengeluarkan darah kotor melalui pembedahan kemudian diberi obat luka.


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 18:51
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.