Sapi Menjadi Stres Karena Panas? Ini Cara Mengatasinya!


Kemarau yang panjang bisa mengakibatkan masalah yang serius pada sapi-sapi jenis tertentu. Sebagai contoh sapi jenis limousin dan simental yang habitat awalnya adalah dari negara-negara eropa yang memiliki iklim subtropis dan meski telah disilangkan dengan sapi dari daerah tropis akan sangat terpengaruh dengan cuaca panas saat tiba musim kemarau panjang.

Bagaimana Tips dan Cara Mengatasi Stres Panas Pada Ternak Sapi?

Sapi yang berada di luar kondisi nyaman dapat mengalami stres. Di daerah tropis seperti Indonesia, stres banyak diakibatkan oleh panas (heat stress) mengingat suhu udara dan kelembaban harian di beberapa wilayah di Indonesia cukup tinggi yaitu berkisar 28-34ºC dan 60–90%. Sementara jenis sapi yang banyak dipelihara oleh peternak kita, seperti sapi potong dan sapi perah jenis FH (Fries Holland), dalam pemeliharaannya memerlukan suhu lebih rendah. Suhu pemeliharaan ideal untuk sapi potong berkisar antara 17-27ºC dengan kelembaban 60-80%. Sedangkan untuk sapi perah jenis FH membutuhkan suhu 18,3ºC dan kelembaban 55%.

Sapi yang mengalami heat stress akan mengalami penurunan nafsu makan, peningkatan asupan minum, peningkatan aktivitas pernapasan, serta peningkatan ekskresi air liur, keringat, dan urin. Jika dibiarkan berlarut-larut, hal tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya asidosis (penurunan pH darah) dan penurunan asupan bahan kering (dry matter intake/DMI). Akibatnya pertumbuhan berat sapi lambat, produksi susu turun, serta terganggunya reproduksi dan kesehatan.

Berikut Tips Praktis Untuk Mencegah dan Mengatasi Stres Panas Pada Sapi:
  • Menempatkan ternak pada kandang yang teduh.
  • Mengatur kepadatan ternak dalam kandang, serta perhatikan sistem sirkulasi udara di dalamnya.
  • Memberikan air minum yang bersih dan segar karena kebutuhan air minum pada saat heat stress akan meningkat berlipat ganda dibandingkan keadaan normalnya.
  • Meningkatkan kualitas nilai nutrisi, memberikan pakan yang segar dan bersih, serta meningkatkan jumlah pemberian pakan saat suhu lingkungan dingin. Peningkatan kualitas pakan yang dimaksud ialah memberikan pakan dengan kandungan energi tinggi, namun rendah serat agar rumen (perut sapi, red) dapat berfungsi dengan baik.
  • Memberikan suplemen mineral, khususnya yang mengandung mineral natrium dan kalium untuk mengganti mineral yang hilang akibat respirasi/pernapasan, pengeluaran keringat dan atau urin yang berlebih. Contohnya ialah dengan memberikan Mineral Feed Supplement-S.
  • Memberikan suplemen vitamin dengan kandungan vitamin B kompleks untuk memaksimalkan proses metabolisme tubuh dan merangsang nafsu makan ternak sapi. Contoh produk yang dapat diberikan seperti Injeksi Vitamin B Kompleks.
Pemberian hijauan segar menjadi cara termudah untuk mengurangi stress panas pada ternak sapi hanya saja masalahnya saat musim kemarau maka ketersediaan hijauan segar pakan ternak juga akan semakin sulit diperoleh. Semoga beberapa tips dan cara mengatasi stres panas pada sapi diatas bisa bermanfaat bagi pembaca semuanya.


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 22:06
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.