Loading...

Peraturan Impor Sapi 1 : 5 Sebabkan Penurunan Jumlah Impor Sapi 2018

Loading...
loading...

Ternyata Tahun 2018 Ini Ada 5 Pengusaha Penggemukan Sapi Impor Yang Menghentikan Usahanya

Kebijakan pemerintah yang meminta feedlotter untuk mengimpor sapi bakalan dengan perbandingan 1 : 5 yang artinya adalah setiap pembelian 5 ekor sapi bakalan penggemukan harus juga diimbangi dengan membeli 1 ekor betina produktif untuk dijadikan indukan memang dirasakan pengusaha peternakan masih sangat memberatkan.
Karena kekhawatiran atas kebijakan impor 1:5 ini, sudah ada beberapa feedloter yang menghentikan kegiatan usahanya. Dari 39 anggota Gapuspindo, tercatat 5 pengusaha yang menghentikan kegiatan usahanya dan feedloter lainnya turut mengurangi jumlah impor sapi bakalannya. Adanya keberadaan daging beku pun mempengaruhi harga daging sapi di dalam negeri, sehingga dari segi profit, kegiatan ini sudah tidak menguntungkan pengusaha.
Dengan harga bakalan dari Australia yang tinggi ditambah harga jual dalam negeri yang jauh lebih murah masih dibebani harus memelihara indukan untuk dibuntingkan dan dipelihara dalam jangka lama menjadikan pengusaha peternakan merasa kedodoran untuk mendapatkan keuntungan dari bisnisnya tersebut. Bahkan beberapa pengusaha sudah menghentikan usaha peternakannya karena benturan peraturan ini.

Dikutip dari Kompas.com, Gabungan Pelaku Usaha Peternakan Sapi Potong Indonesia (Gapuspindo) memperkirakan impor sapi bakalan tahun ini akan lebih rendah dibandingkan tahun lalu. Gapuspindo memperkirakan, impor sapi bakalan tahun ini akan berkurang 30 persen-40 persen dibandingkan tahun lalu. Tahun lalu, realisasi impor sapi bakalan sebanyak 480.000 ekor.

Bila dilihat dari realisasi impor per 1 Juni 2018, impor sapi bakalan sebanyak 164.042 ekor dimana persetujuan impor sebanyak 235.000 ekor. Stok sapi bakalan Gapuspindo hingga Juni pun berkisar 161.784 ekor. Sementara, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya stok sapi Gapuspindo sebanyak 209.503.

 "Artinya kemampuan Feedloter menyiapkan sapi hingga tiga bulan ke depan sekitar 50.000 - 60.000 per bulan. Karena kan sapi harus dipelihara dulu hingga 3-4 bulan. Jadi yang diimpor sejak Mei akan dijual Agustus. Kalau dilihat dari stok tahun lalu, jumlah ini pun mengalami penurunan sekitar 40.000 ekor," ujar Wakil Ketua Dewan Gapuspindo Didiek Purwanto, Jumat (29/6/2018).

Menurut Didiek, beberapa kendala yang mengakibatkan penurunan impor ini adalah kekhawatiran feedloter atas kebijakan impor sapi indukan 1:5. Dia menyebutkan, dengan melakukan impor sapi indukan betina akan mengurangi kapasitas kandang dan akan membebani feedloter dari sisi pendanaan. "Pembiakan sapi betina juga saat ini sedang tidak ekonomis, sementara pihak perbankan pun belum tentu mau membiayai karena itu," ujar Didiek.

Menurut Didiek, karena kekhawatiran atas kebijakan impor 1:5 ini, sudah ada beberapa feedloter yang menghentikan kegiatan usahanya. Dari 39 anggota Gapuspindo, tercatat 5 pengusaha yang menghentikan kegiatan usahanya dan feedloter lainnya turut mengurangi jumlah impor sapi bakalannya. Adanya keberadaan daging beku pun mempengaruhi harga daging sapi di dalam negeri, sehingga dari segi profit, kegiatan ini sudah tidak menguntungkan pengusaha.

Sementara itu, Guru Besar Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor (IPB) Muladno berpendapat, kebijakan impor sapi bakalan dengan skema 1:5 ini memang akan memunculkan modal yang besar kepada feedloter. Akan tetapi, kebijakan ini pun memiliki sisi positif. "Memang kalau impor 1:5 memang berat. Kalau impor sapi indukannya 10 persen dari kapasitas mungkin bisnis masih bisa menerima, jadi jangan setiap impor kebijakan ini dilakukan. Namun, kebijakan ini juga mendidik peternak supaya jangan orientasi profit saja tetapi juga berpikir kemandirian, jadi ada sisi baiknya. Feedloter juga bisa bermitra dengan peternak," ujar Muladno.

Sumber: Berita ini sudah tayang di Kontan.co.id dengan judul Impor sapi bakalan tahun ini diperkirakan menurun. Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Impor Sapi Bakalan Diperkirakan Turun", https://ekonomi.kompas.com/read/2018/06/29/221200326/impor-sapi-bakalan-diperkirakan-turun.

Loading...
loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 06:31
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.