Ciri-ciri Kambing Etawa Super, Senduro dan Kaligesing


Dua Jenis Kambing Etawa Super Yang Berkembang Di Pulau Jawa, Etawa Kaligesing dan Etawa Senduro, Apa Saja Karakteristiknya?
Kambing etawa adalah kambing didatangkan dari India yang juga disebut kambing Jamnapari. Tinggi kambing jantan berkisar antara 90 sentimeter hingga 127 sentimeter dan yang betina hanya mencapai 92 sentimeter. Menurut situs Wikipedia.org,  Nama ilmiah kabing etawa adalah Capra aegagrus hircus
Usaha ternak kambing masih menjadi pilihan untuk berbisnis, khususnya jenis kambing Etawa atau Peranakan Etawa (PE). Kambing Peranakan Etawa selain sebagai sumber daging, kambing ini juga diternak untuk diambil susunya. Jika dibandingkan dengan susu sapi, susu kambing lebih mahal harganya. Saat ini harga susu kambing bisa mencapai Rp.15.000 sampai Rp.25.000 / liter, sedangkan susu sapi hanya Rp.7000 / liter. Produksi susu kambing Peranakan Etawa berkisar 1 sampai 2 liter perhari (dengan manajemen dan pakan yang baik)

Kambing Etawa Senduro Super

Setelah harum melalui Pisang Agung dan Juga Pisang Mas Kirana, kini senduro punya satu lagi jagoan, yaitu Kambing Etawa Senduro (istilah masyarakat kambing Etsen). Jenis kambing ini punya keunggulan tersendiri, utamanya dari daging dan susu nya. Etsen memiliki ciri-ciri khusus, yakni dominan berwarna putih, posturnya besar (dapat tumbuh sampai ukuran 170 kg), dan yang terpenting hanya dapat dijumpai di Senduro.

Kambing etawa Senduro merupakan kambing etawa endemik yang berasal dari Senduro, Lumajang, Jawa Timur. Pada awalnya kambing etawa Senduro terkenal di daerah Lumajang dan sekitarnya. Semenjak 2008 Peternakan Etawa Jaya memperkenalkan via online, kambing etawa Senduro telah menyebar dan dikenal di seluruh Indonesia dan Jawa pada khususnya. Pada tahun 2014, Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui SK nomor 1055/Kpts/SR.120/10/2014 menetapkan Kambing Etawa Senduro sebagai galur kambing lokal Indonesia yang harus dilindungi dan dilestarikan. Melalui SK tersebut Pemerintah Republik Indonesia telah mengakui sekaligus mematenkan keberadaan kambing etawa Senduro.

Dari SK Kementerian Pertanian Republik Indonesia tersebut dapat dilihat ciri umum dari kambing etawa Senduro. Adapun ciri khusus dari kambing etawa Senduro Super dijabarkan dibawah ini.

Postur

Postur besar dalam artian memiliki postur yang tinggi dan lingkar dada yang tebal merupakan kriteria utama dari kambing etawa Senduro Super. Hal ini ditunjang oleh tulang yang besar pula yang dapat dicermati langsung dari diameter tulang kakinya.

Kambing etawa Senduro super jantan dapat mencapai tinggi gumba 1 meter (100cm) maksimal pada umur 1,5 tahun. Dengan kata lain sebelum umur satu setengah tahun, kambing etawa Senduro telah mencapai tinggi 1 meter. Untuk cempe jantan kambing etawa Senduro super dapat mencapai tinggi 65cm-70cm pada umur 4 bulan atau lepas sapih.

Bobot

Postur tinggi, lingkar dada tebal ditunjang dengan tulangan yang besar akan menambah berat bobot dari kambing etawa Senduro super. Untuk pejantan kambing etawa Senduro super bobotnya dapat mencapai 90-100kg pada umur sekitar 1 tahunan.

Warna

Warna bulu putih menyeluruh merupakan salah satu nilai plus dari ciri kambing etawa Senduro super. Tidak semua kambing etawa Senduro atau bahkan kelas super memiliki warna putih menyeluruh. Meskipun dominan berwarna putih, kambing etawa Senduro sendiri bisa berwarna coklat kemerahan baik secara total ataupun muncul sebagai bercak.

Telinga

Telinga yang panjang dengan karakteristik lemas dan berbentuk terpilin (mlintir) merupakan nilai plus kambing etawa Senduro super. Panjang telinga kambing etawa Senduro super dewasa dapat mencapai 30-40cm. Nilai plus yang dimaksud disini artinya tidak semua kambing etawa Senduro super memiliki kriteria telinga seperti ini. Namun pada umumnya memiliki telinga yang panjang.

Kepala

Bentuk kepala yang diminati adalah muka yang cembung (roman nosed). Seperti pada telinga tidak semua kambing etawa Super memiliki kriteria ini. Namun muka cembung adalah nilai plus tersendiri terutama untuk kambing etawa super kontes. Untuk pejantan terdapat gelambir tebal yang menggantung di leher. Semakin besar dan tebal menambah nilai estetika kambing etawa Senduro super tersebut.

Tanduk

Kambing etawa Senduro yang tidak bertanduk alias gundul memiliki nilai plus terutama untuk kriteria super kontes. Sebenarnya salah persepsi jika semua kambing etawa Senduro tidak bertanduk. Namun karena kambing etawa tidak bertanduk hanya dapat ditemukan di kambing etawa Senduro, hal ini menjadikan ciri khas dan bahkan nilai plus untuk kambing etawa Senduro kelas super yang perlu dilestarikan.

Daftar Harga Kambing Peranakan Etawa (PE) Terbaru 2018

Jenis Kelamin
Umur
Tinggi 
Harga
Betina
3-5 bulan
60 cm
Rp 1.000.000
6-7 bulan
65 cm
Rp 1.500.000
8-12 bulan
70 cm
Rp 2.000.000
12-24 bulan
75 cm
Rp 2.500.000

Daftar Harga Kambing Etawa Ras Senduro

Jenis Kelamin
Jenis
Umur
Tinggi 
Harga
Betina
Cempe
Kurang 7 bulan
65 cm keatas
Rp 1.500.000
Dara
8 bulan – 1 tahun
70 cm keatas
Rp 2.000.000
Laktasi 1,2 & 3
diatas 1 tahun
75 cm keatas
Rp 2.500.000
Laktasi 1,2 & 3
diatas 1 tahun
80 cm keatas
Rp 3.000.000
Laktasi 1,2 & 3
diatas 1 tahun
85 cm keatas
Rp 3.500.000
Panjang=Tinggi + (2 atau 3 cm)

Jenis Kelamin
Jenis
Umur
Tinggi 
Harga
Jantan
Cempe/Penggemukan
4-5 Bulan
60 cm keatas
Rp1.600.000
Calon Pejantan
Belum poel
65 cm keatas
Rp2.000.000
5 Bulan Siap kawin
Belum poel
70 cm keatas
Rp2.500.000
Siap kawin
Poel
80 cm keatas
Rp3.000.000
Siap kawin
Poel
90 cm keatas
Rp4.000.000
Siap kawin
Poel
95 cm keatas
Rp5.000.000
Panjang = tinggi + (2 tau 3 cm)
Harga kambing diatas sewaktu-waktu dapat berubah tanpa notifikasi pemberitahuan, dan bisa saja terjadi selisih harga di setiap daerah disekitar Anda.

Kambing Etawa Kaligesing Super

Kambing etawa Kaligesing merupakan kambing etawa yang berasal dari Purworejo, Jawa Tengah. Kambing etawa ini memiliki populasi lebih besar karena lebih dulu terkenal daripada kambing etawa Senduro melalui kontes kambing etawa yang sering diselenggarakan terutama di daerah Jawa Tengah dan sekitarnya. Karena itu banyak kriteria ciri kambing etawa Kaligesing super terkait dengan nilai estetika yang menjadi kriteria dalam kontes kambing etawa. Ciri kambing etawa Kaligesing super dapat dirumuskan dibawah ini.

Postur

Postur tinggi dan memanjang merupakan kriteria utama dari kambing etawa Kaligesing super. Tulang yang besar terutama di bagian kaki menunjang postur ini.

Tidak seperti kambing etawa Senduro, bobot tidak menjadi kriteria spesifik dari kambing etawa Kaligesing super. Pada pelaksanaan kontes kambing etawa Kaligesing, penimbangan bobot berat kambing tidak dilakukan.

Warna

Warna hitam dari kepala sampai ke dada (disebut juga dengan istilah hitam plus) menjadi salah satu kriteria kambing etawa Kaligesing super. Pada umumnya kambing etawa Kaligesing memiliki warna bervariatif coklat (terkadang diistilahkan warna “merah”) atau hitam. Pada prakteknya warna hitam selalu mendominasi juara kontes kambing etawa Kaligesing (meskipun ada beberapa kasus dimana kepala “merah” menjadi juara).

Kaki berwarna hitam sampai di lutut (penggemar kontes menyebutnya memakai “kaos kaki” atau “sepatu”) menjadi nilai plus bagi kambing etawa Kaligesing super.

Telinga

Telinga yang panjang, lurus, lemas dan terlipat rapi kedepan (penggemar kontes menyebutnya “kuping setrikaan”) merupakan salah satu kriteria utama dari kambing etawa Kaligesing super. Dalam kontes kambing etawa Kaligesing, bentuk kuping seperti menjadi nilai mutlak bahkan pembeda antara kambing etawa Kaligesing dengan non Kaligesing. Cempe kambing etawa Kaligesing pada umur 4 bulan dapat memiliki telinga dengan panjang 30cm. Pada usia dewasa panjang telinga ini dapat mencapai 35cm atau lebih (kurang dari 40cm)

Kepala

Bentuk kepala cembung (Jawa: nonong) dengan dagu bawah yang menonjol ke depan (Jawa: nyakil) menjadi aspek utama dari kambing etawa Kaligesing super. Untuk pejantan terdapat gelambir tebal yang menggantung di leher.

Tanduk

Karena semua kambing etawa Kaligesing bertanduk, kriteria yang diminati sebagai kambing etawa Kaligesing super adalah tanduk yang memanjang ke belakang. Ada berbagai arah tanduk kambing dapat memanjang namun lebih baik menghindari bentuk tanduk yang melengkung ke kepala.

Bulu

Secara umum kambing etawa Kaligesing memiliki bulu yang lebih panjang dibandingkan kambing etawa Senduro. Pada bagian kaki belakang, bulu ini semakin nampak lebat, lurus dan panjang (Jawa: rewos/rawis) terutama pada kambing etawa Kaligesing dewasa.

Ekor

Ekor yang tegak seperti ekor tupai adalah kriteria/ciri yang digemari penggemar kambing kontes. Bulu ekor mengikuti rewos kaki belakang lebat dan lurus.

Alat Reproduksi

Khususnya pada pejantan kambing etawa Kaligesing bentuk testis dua sempurna, sama besar dan berwarna hitam menjadi nilai plus bagi kriteria kambing etawa Kaligesing kelas kontes.

Sedangkan untuk kambing betina, jumlah ambing dua buah tidak bercabang dan sama besar.

Sumber:
http://wikipedia.com
https://www.etawajaya.com


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 01:49
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.