Loading...

Bahaya Mengintai Peternak Sapi: Kelangkaan Hijauan Pakan Ternak Saat Kemarau Panjang

Loading...
loading...

Musim Kemarau panjang diperkirakan akan terjadi di Jawa Tengah, Peternak Dan Petani Waspada

Bagi peternak sapi di Jawa Tengah seyogyanya mengantisipasi peringatan dari BMKG tentang potensi terjadinya kemarau panjang di beberapa kabupaten di Jateng. Dikhawatirkan kelangkaan pakan ternak sapi bisa terjadi saat kemarau panjang.

Salah satu dari bahaya kelangkaan pakan selain sapi kurus karena kurang pakan dan minimnya air minum adalah peternak akan mengambil langkah pintas menjual ternaknya dan berpotensi menyebabkan harga sapi di pasar hewan turun drastis.

Stok pakan ternak dengan cara diawetkan seperti silase, fermentasi pakan dan juga hay perlu dilakukan sebagai persiapan kekurangan pakan sapi saat kemarau. Pemerintah perlu ambil bagian untuk membantu peternak sapi yang kesulitan mendapatkan pakan ternak dan air agar kesinambungan usaha peternakan tetap terjaga.
Puncak Musim Kemarau 2018 diprediksi terjadi pada bulan Agustus - September 2018. Pada saat puncak musim kemarau di wilayah Indonesia perlu diwaspadai untuk daerah-daerah yang rentan terhadap bencana kekeringan. Untuk musim kemarau tahun 2018 diprakirakan tidak separah musim kemarau tahun 2015 karena sampai dengan pertengahan tahun 2018 iklim di Indonesia masih dipengaruhi La Nina lemah, sehingga kemarau tahun ini akan berimplikasi positif pada tanaman palawija dan tanaman semusim yang tidak teralu memerlukan banyak air.
Berikut info dari BMKG Semarang:
Peringatan dini kekeringan Jateng, update tgl 31 Juli 2018

Daerah tidak hujan berturut-turut >60 hari ( kategori kekeringan ekstrim ) berpotensi kekeringan terjadi di :

1. Kab. Banyumas (Lumbir, Banyumas 2 PU dan Rawalo)
2. Kab. Brebes (Cimunding dan Songgom Lor)
3. Kab. Demak (Buyaran dan Sayung Gemulak)
4. Kab. Grobogan (Ngejlok dan Kepoh)
5. Kab. Jepara (Batealit, Mlonggo, Jlegong Keling, dan Bangsri)
6. Kab. Karanganyar (Jatipuro)
7. Kab. Kebumen (Gombong, Srimadono, Karanggayam dan Rembes)
8. Kab. Kendal (Sedayu dan Karangmalang)
9. Kab. Kudus (Kudus)
10. Kab. Pati (Pakisbaru, Trangkil, Jakenan dan Juwana)
11. Kab. Pemalang (Sokawati)
12. Kab. Rembang (Kaliori)
13. Kab. Sragen (SAmbirejo)
14. Kab. Sukoharjo (Polokerto)
15. Kab. Tegal (Pesayangan dan Margapadang)
16. Kab. Temanggung (Parakan)
17. Kab. Wonogiri (Pracimantoro, Wuryantoro, Batuwarno, Ngancar, Jatiroto, Balepanjang, Baturetno dan Giritontro.

Daerah tidak hujan berturut-turut 31 - 60 hari ( kategori sangat panjang ) berpotensi kekeringan terjadi di :

1. Kab. Banjarnegara (Wanadadi, Purwonegoro, Limbangan, Purwonegoro, Clangap, Pagentan, Bawang, Sigaluh, Kalicacing, Klampok, dan Masaran)
2. Kab. Banyumas (Kelopo Gading, Jatilawang, Purwojadi, Baturaden, Kebun Darmakradenan dan Kebun Samudera)
3. Kab Batang (Blado, Subah, Tersono, Gamer, Bandar, Tulis, Limpung, Metosari, Kutosari, Limpung, Grinsing, Kandeman dan Wonodadi)
4. Kab. Blora (Jiken, Sambong, Randublatung, Gayam, Cabak, Lawungan, Ngawen, Waduk Greeng dan Kunduran)
5. Kab. Boyolali (Klego, Simo, Jrakah Selo, Cepogo, Karanggeneng, Mojosongo, Ampel, Juwangi dan Banyudono)
6. Kab. Brebes (Nambo, Malahayu, Losari, Bantarkawung, Bendung Notog, Tanjung, Bulakamba, Cisereuh dan Banjaratna)
7. Kab. Cilacap (Cipari, Adipala, Dayeuhluhur, Wanareja, Majenang, Kesugihan, Kedungreja, Kawunganten, Sidareja, Maos, Karangsari, Binangun dan Cimanggu)
8. Kab. Demak (Banyumeneng, Jatisongo, Bungo, Jungsemi, Undaan Lor, Bandaran, Bakung, Dempet, Guntur, Karangawen, Kebonagung, Karanganyar, Raji dan Gajah)
9. Kab. Grobogan (Brati, Kramat, Wonotunggal, Butak, Ngaringan, Ngambak Kapung, Pengkol, Tegowanu, Klambu, Geyer, Pojok, Toroh, Ketitang, Karangasem dan Gubug)
10. Kab. Jepara (Keling, Kedung, Bapangan, Pecangaan, Nalumsari, Pringtulis, dan Balong)
11. Kab. Karanganyar (Jumantono, Jumapolo, Jurug, Jenawi, Gondangrejo, Genengan, dan Colomadu)
12. Kab. Kebumen (Petanahan, Candi, Prembun, Kretek dan Kloposawit)
13. Kab. Kendal (Boja, Kedungwungu, Waduk Klepu, Waduk Proto, Pageruyung, Sukorejo, Pagersari, Plantaran, Tambakboto, Kaliwungu, Sambongsari, Kalirandu, Gemuh, Sikopek dan Weleri)
14. Kab. Kudus (Kedungupit dan Wilalung)
15. Kab. Magelang (Kajoran, Salaman, Plered, Sawangan, Seneng, Dukun, Muntilan, Mendut, Mungkid, Srumbung, Ngrajeg, Salam, Mertoyudan dan Tegalrejo)
16. Kab. Pati ( Jolong, Dukuh Seti, Tayu Kulon, Sukolilo, Pucakwangi, Sidokerto, Kayen dan Winong)
17. Kab. Pekalongan (Kandang Serang, Lebak Barang, Sragi, Kutosari, Tapak Menjangan, Kajen, Ponolawen, Brondong, Sumubkidul dan Gembiro)
18. Kab. Pemalang ( Klarean, Ulujami, Petarukan, Semugih dan Watukumpul)
19. Kab. Purbalingga (Slingo, Talagening, Karanganyar,, Kalimanah, Panican, Losari, Banjarkerta)
20. Kab. Purworejo (Bruno, Ngombol, Sawangan, Pangen Juru Tengah dan Guntur)
21. Kab. Rembang (Kragan, Sedan, Lasem, Gumen dan Bulu)
22. Kab. Semarang (Kopeng, Getas, Karangduren, Ungaran, Cepoko, Salatiga, Ngobo, Jatirungo, Gebugan, Puncak, Ambarawa, Banyubiru, Bawen, Silumut, Tuntang, Tembir, Tegalwaton, Grejeng dan Kota Semarang)
23. Kab. Sragen (Masaran, Ketro, Batujamus, Gemolong, Sukodono, Karangmalang, Jenar dan Sambongmacan)
24. Kab. Sukoharjo (Grogol, Kartosuro, Menuran Baki, Nguter dan Waduk Mulur)
25. Kab. Tegal (Batuagung, Jejeg, WArurejo, Sumurpanggang, Pakembaran dan Pedeslohor)
26. Kab. Temanggung (Rowoseneng, Lempuyangan, Pakisdadu, Ngadirejo, Jumo, Kledung, Candiroto dan Pringsurat)
27. Kab. Wonogiri (Ngadirojo, Selogiri, Girimarto dan Klumpit)

Loading...
loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 15:06
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.