Akibat Kemarau Panjang Ternak Di Australia Kekurangan Pakan, Pemerintah Longgarkan Ijin Tembak Kangguru


Kanguru Terpaksa Ditembak Agar Ketersediaan Pakan Sapi Terjaga

Ternyata tidak hanya di Indonesia yang sebagian wilayahnya mengalami kekeringan hingga peternak lokal kesulitan mendapatkan hijauan pakan ternak. Disebagian negara Australia juga terkena dampak kemarau panjang yang mengakibatkan kekeringan dan minim hijauan serta air minum buat ternak.

Australia memang terkenal sebagai salah satu negara penghasil daging sapi yang cukup besar sehingga ketersediaan pakan ternak yang berupa hijauan sangat penting untuk kelangsungan peternakan sapinya yang berjumlah jutaan ekor. Tiap tahun Australia bisa produksi sapi sampai 1,4 juta ekor yang sebagian besar diekspor dan masuk juga ke negara kita.

Berikut ini kutipan berita tentang kekeringan yang melanda Australia dan berdampak negatif terhadap ketersediaan hijauan untuk pakan sapi para peternaknya.

Pemerintah Australia merelaksasi aturan tentang menembak kanguru di negara bagian New South Wales.

Daerah tersebut kini dinyatakan 100 persen mengalami kekeringan.

Selama berbulan-bulan, curah hujan kecil atau bahkan tidak hujan sama sekali menyelimuti negara bagian tersebut.

Melansir dari CNN, Rabu (8/8/2018), kondisi kekeringan menyebabkan kanguru harus berkompetisi dengan hewan ternak untuk mendapat makanan dan air.

"Ini sangat sulit, tidak ada seorang pun yang tidak berharap turunnya hujan di perternakan kami dan juga di lingkungan masyarakat," kata Menteri Industri Primer Niall Blair dalam sebuah pernyataan.

"Banyak peternak yang membawa ternak dari padang mereka, dan melihat kanguru bergerak masuk serta mengambil apa pun yang tersisa," ucapnya.
Kanguru atau kanwqe Kanguru Abu-abu Barat Kanguru Abu-abu Barat dapat ditemukan di Australia bagian barat, Australia bagian selatan yang dekat dengan pantai dan basin Sungai Darling. Kanguru Abu-abu sangat banyak jumlahnya.
Aturan baru akan meningkatkan kuota perburuan dan akan ada lebih banyak penembak yang beroperasi di bawah lisensi tunggal.

"Jika kita tidak mengatur situasi ini, kita akan melihat puluhan ribu kanguru kelaparan dan menderita," ujar Blair.

Seperti diketahui, Australia telah lama menghadapi kondisi kering dan menyengat, terutama di wilayah pedalaman, jauh dari area pantai yang populer di kalangan wisatawan.

Universitas Melbourne bahkan menyebut kekeringan kali ini bisa menjadi yang terburuk dalam 400 tahun terakhir.

Kekeringan juga memukul hasil produksi pertanian karena kurangnya tanaman, air, dan makanan ternak.

Peternak kesulitan memberi makan ternak.

Banyak yang terpaksa menjual atau menyembelih ternak, sehingga mempengaruhi industri peternakan yang baru pulih.

Petani juga terpaksa membuldoser ladang mereka, menyebabkan seluruh keluarga tidak memperoleh penghasilan.

Selain itu , stres juga berpotensi menimpa kalangan petani.

Penelitian Universitas Newcastle mengungkap, petani berusia di bawah 35 tahun rentan terhadap stres dan dampak negatif dari kekeringan.(kompas.com/Veronika Yasinta)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul"Kekeringan di Australia, Pemerintah Izinkan Peternak Tembak Kanguru"


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 17:58
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.