Racun Kalajengking Mahal Harganya, Minat Budidaya? Ini Caranya!

Cara Beternak, Memelihara Dan Mengembangbiakkan Kalajengking Dengan Sederhana

Makanan Kalajengking: Serangga-serangga kecil seperti jangkrik, kecoa atau udang. ”Selain itu kalajengking juga bisa diberi pakan berupa cacing tanah dan hewan-hewan kecil tanah lainnya,” Selain memiliki sifat kanibal (memakan sesamanya).

1. Sediakan akuarium atau kontainer plastik ukuran sedang yang ada tutupnya. Letakkan ditempat yang aman dari jangkauan anak-anak. Jangan meletakan ditempat yang terkena cahaya matahari langsung maupun sinar lampu yang terang. karena kalajengking adalah hewan nocturnal.

2. Alasnya yang dianjurkan adalah cocopeat (serbuk sabut kelapa) karena sangat baik dalam menjaga kelembaban. Namun bisa juga menggunakan serbuk kayu. Sediakan juga tempat sembunyi karena Kalajengking suka bersembunyi seperti di habitat aslinya. Tempat bersembunyi ini bisa dibuat dari kayu kayuan, dan juga daun-daunan kering.

https://www.youtube.com/watch?v=FWMCHpDvzXg

3. Sediakan juga tempat air atau water dish untuk ia berendam dan minum. Ingat jangan terlalu dalam ya, nanti dia tenggelam. Kamu bisa meletakkan batu di dalam wadah minum Kalajengking. Gantilah air dua hari sekali untuk memastikan Kalajengking Kamu mendapatkan air yang bersih, agar dia senantiasa sehat.

4. Makanan kalajengking adalah serangga yang lebih kecil dari tubuhnya, seperti jangkrik, belatung, belalang, ngengat. Untuk Kalajengking dewasa bisa memakan pinkies atau anak tikus yang masih berwarna pink, cicak, dan juga ulat Hongkong dan Jerman. Beri ia makan saat sore hari karena Kalajengking adalah mahluk nocturnal, hewan aktif dimalam hari.

http://rumah-belajar-id.blogspot.co.id/2012/06/beternak-kalajengking.html

5. Cara memegang kalajengking dengan mengangkat secara perlahan lahan dari belakang dibawah sengatnya dan langsung letakan di tangan, Kalajengking tidak akan menyengat dan mencapit kalau sudah ditangan, karena dia menganggap tangan adalah pijakan atau tanah.

Mengenal Cara Reproduksi Kalajengking

Hewan arachnida atau hewan berkaki delapan biasanya memiliki anak dengan cara bertelur, namun ternyata kalajengking tidak temasuk kedalam hewan arachnida yang bertelur. Kalajengking justru seperti mamalia, melahirkan anak.

Cara beranak seperti ini dikenal dengan nama ovovivipar, yaitu telur berkembang di dalam tubuh hewan betina, janinnya memanfaatkan makanan dari induk, dan saatnya melahirkan tiba, bayinya akan keluar.

Ketika melahirkan, jumlah anak yang dikeluarkan kalajengking berjumlah 12 ekor atau lebih. Mereka keluar satu per satu. Setelah semua anaknya lahir, mereka diletakkan diatas punggung induknya hingga anak-anak ini cukup besar dan kuat untuk hidup sendiri.





















Reproduksi

Kebanyakan kalajengking bereproduksi secara seksual. Namun, beberapa spesies, seperti hottentotta Hottentotta, caboverdensis Hottentotta, australasiae Liocheles, columbianus Tityus, metuendus Tityus, serrulatus Tityus, stigmurus Tityus, trivittatus Tityus, dan urugayensis Tityus, memperbanyak diri melalui partenogenesis , sebuah proses di mana telur yang tidak dibuahi berkembang menjadi embrio hidup.

Reproduksi seksual dicapai dengan cara transfer spermatofora dari pejantan ke betina. Kalajengking memiliki ritual seks semalam suntuk dalam pembuahan. Mulai dari kimpoi dengan pejantan, sang betina menemukan dan mengidentifikasi satu sama lain menggunakan campuran feromon dan getaran komunikasi.

Setelah perkimpoian selesai, pejantan dan betinanya akan terpisah. Pejantan umumnya akan mundur cepat, kemungkinan besar untuk menghindari kanibalisme oleh sang betina, meskipun kanibalisme seksual ini jarang terjadi pada kalajengking.

Manfaat Kalajengking

Kalajengking berfungsi: mengobati penyumbatan pembuluh darah kronis. mengobati keluhan akibat penyumbatan darah, Selain melancarkan peredaran darah, menyembuhkan penyakit stroke, jantung dan sirosis hati, penghilang rasa sakit, pereda ketegangan otot, antikanker, antimikroba, dan antikejang.

dimanfaatkan untuk terapi strabismus (mata juling) , blepharospasm (kejang kelopak mata), dan vagisnismus (kekejangan otot vagina), selain buat Souveneer, pembuatan film sinetron.

Kalajengking, hewan arthropoda (hewan dengan kaki beruas-ruas) yang memiliki:
  • a. delapan kaki
  • b. Tubuh kalajengking terdiri atas dua segmen yang disebut:
  • a. cephalothorax dan
  • b. abdomen. Bagian abdomen pada tubuh kalajengking tersebut terbagi menjadi dua bagian, yaitu:
  • a. mesosoma dan
  • b. metasoma.
  • c. kalajengking memiliki bisa (racun) yang menyakitkan dan mengakibatkan bengkak bila ada bagian tubuh yang disengatnya. Bisa yang dimiliki beberapa spesies kalajengking bahkan bisa menyebabkan kematian.
Sumber:
http://www.nahap.com/2013/01/kalajengking-sebagai-hewan-peliharaan.html
http://infohewan.com/235/apa-makanan-kalajengking/serangga


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 21:22
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.