Kenal Lebih Dekat Dengan Sapi Angus, Karakteristik dan Ciri-cirinya

Jenis Sapi Angus, Si Hitam Unggul Yang Bobotnya Bisa Mencapai 1 Ton

Sapi Aberdeen angus adalah sapi yang berasal dari skotlandia dan merupakan hasil persilangan bos taurus. Penyebaran sapi ini telah sampai ke berbagai belahan dunia seperti australia, amerika, indonesia maupun sebagian afrika. Sapi ini tidak begitu tahan penyakit bila berada di daerah tropis. Pertumbuhan sapi ini cukup baik, cepat gemuk dengan pakan kualitas bagus, dagingnya tebal. Presentase karkas dapat mencapai 60% (Purnama dan Cahyo, 2010). Sapi dewasa jantan beratnya bisa mencapai 1000 kg dan yang betina 800 kg. Sapi aberdeen anggus yang ada di indonesia didatangkan dari selandia baru sekitar tahun 1974. Sapi ini termasuk sapi tipe pedaging dan banyak disilangkan dengan sapi yang lain untuk mendapatkan kualitas daging yang unggul.
Keunggulan Sapi Angus

  • Memiliki sifat yang dominan sehingga sangat bagus untuk disilangkan dengan sapi lain
  • Tidak memiliki tanduk sehingga relatif aman jika dipelihara secara koloni merupakan keunggulan yang tidak dimiliki jenis sapi lain.
  • Bentuk tubuh panjang dan kompak meskipun ukuran tingginya termasuk pendek. Tubuh yang panjang dan kompak menunjukkan persentase karkas yang bagus dan daging yang padat.
  • Jarang mengalami kesulitan saat beranak serta memiliki sifat keibuan yang sangat bagus
  • Mudah menurunkan sifat marbling atau perlemakan dalam daging pada anak-anaknya. Sifat ini (marbling) sangat disukai dinegara-negara eropa tetapi di Indonesia khususnya pasar daging lokal tidak menyukai daging yang berlemak.
Pertambahan bobot badan hariannya sekitar 1,2-1,5 Kg. Sapi ini mudah beradaptasi dengan kondisi pakan dan lingkungan tropis. Sapi ini kurang digemari dipasaran indonesia karena kulitnya berwarna hitam gelap, sehingga harganya pun lebih murah dibandingkan dengan sapi jenis lain.

Ciri-ciri Sapi Aberden Angus:
1. Tubuhnya kuat dan padat (kekar).
2. Kakinya pendek.
3. Leher dan telinganya pendek.
4. Punggung lurus, badan kompak dan padat.
5. Tidak bertanduk.
6. Aktif bergerak/ lincah.
7. Warna kulit dan bulunya hitam legam.
8. Tidak berpunuk.

Sapi angus masuk Indonesia sekitar tahun 1974 dan pertama kali didatangkan dari Selandia Baru. Sapi dengan bulu berwarna hitam bernama lengkap Aberdeen angus ini berasal dari negeri Skotlandia, ia memiliki tubuh yang rata serta memiliki tekstur daging yang padat.

Aberdeen Angus bersifat dominan, sehingga untuk menghasilkan keturunan yang tidak bertanduk, sapi angus banyak dimanfaatkan untuk itu. Daging sapi angus banyak disukai konsumen karena bertekstur halus dan padat. Kemampuan sapi angus dalam menurunkan marbling atau perlemakan dalam daging terhadap ke anak-anaknya adalah salah satu keistimewaan dari sapi ini.

Sapi jenis ini sangat cocok untuk dijadikan sebagai sapi pedaging. Karena pada umur 18 bulan saja sapi ini bisa mencapai bobot antara 650 kg. Jeni sapi aberdeen angus ini banyak dipakai pada grading up dan crossbreeding guna mendapatkan jenis sapi pedaging bermutu tinggi.

Ciri-ciri sapi angus antara lain tidak berpunuk dan juga tidak memiliki tanduk. Perawakannya bulat dan pendek, aktif bergerak dan lincah, berwarna hitam, telinga pendek, leher pendek, berpunggung lurus, badan padat dan kompak, dan kaki-kaki kuat dan kekar.

Keunggulan sapi angus antara lain adalah bertubuh besar dan berdaging banyak, pertumbuhannya cepat, mampu beradaptasi dengan pakan yang bermutu rendah serta lingkungan tropis Indonesia, dapat mencapai bobot yang maksimal antara 800 kg s/d 1000 kg. Selain itu, sapi ini memiliki postur badan yang kompak dan panjang, mudah diternak serta memiliki sifat keibuan yang tinggi, dan dapat mencapai masa pubertas lebih cepat dalam umur yang lebih dini.

Red angus atau sapi angus berwarna merah adalah seperempat dari keturunan sapi angus yang berasal dari perkawinan sesama jenis sapi angus, jika sesama jenis sapi angus dikawinkan maka seperempat dari keturunannya akan memiliki tubuh berubah berwarna merah dan tidak bertanduk maka disebut red angus.

Sumber:
Purnawa, Y. dan Cahyo, Y., 2010. Pembesaran Sapi Secara Intensif. Penebar Swadaya. Jakarta.
Jitunews.com
Sakadoci.com


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 07:07
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.