Loading...

Jenis-Jenis Sapi Potong Unggul Penghasil Daging

Loading...
Sapi Brangus
Sapi Brangus


Sapi Brangus merupakan persilangan sapi betina Brahman (Bos indicus) dan pejantan Aberden Angus (Bos taurus). Komposisi genetikanya 3/8 Brahman dan 5/8 Aberdeen Angus. Sapi Brangus berasal dari Oklahoma, Amerika Serikat. Ciri khasnya adalah warna hitam dengan tanduk kecil. Untuk ciri lainnya adalah leher dan telinga pendek, punggung lurus, badan kompak dan padat, kaki kuat dan kokoh. Sifat Brahman yang diwarisi brangus adalah adanya punuk, tahan udara panas, tahan gigitan serangga dan mudah menyesuaikan diri dengan pakan yang mutunya kurang baik. Sedangkan sapi Aberden Angus yang diturunkan produktifitas dagingnya tinggi dan persentase karkasnya tinggi.

Sumber gambar : http://disnakeswan.kalbarprov.go.id
Keunggulan sapi Brangus antara lain tubuh besar dan kompak, pertumbuhannya cepat, berat badan dewasa di atas 900 kg, tahan terhadap iklim tropis dan pakannya sederhana. Sapi Brangus merupakan tipe dwiguna (dual purpose) jadi dapat berfungsi sebagai penghasil daging maupun penghasil susu. Sebagai penghasil daging, karkas Sapi Berangus di Kabupaten Sragen dapat mencapai + 53% dengan kualitas daging : Protein 11,5% dan Lemak 8,8% dengan lebel 14 dan dinyatakan sebagai daging baik (hasil uji Lab. BPPV Yogyakarta) sebagai penghasil susu, induk Sapi Brangus yang baru melahirkan mampu memproduksi susu sampai + 4 liter/ ekor

Sapi Santa Gertrudis
Sapi Santa Gertrudis. Sapi Santa Gertrudis ini adalah hasil persilangan antara pejantan Brahman dan betina shorthorn yang di kembangkan pertama kali di King Ranch Texas Amerika serikat tahun 1943. Sapi Santa Gertrudis ini masuk Indonesia mulai tahun 1973, bobot jantan dewasa di atas 900 kg dan betina di atas 725 kg. Sapi ini juga merupakan salah satu dari jenis BX (Brahman cross).

Sapi Angus

JENIS SAPI ANGUS. Sapi Angus ini masuk di Indonesia melalui Selandia Baru, tapi awal mulanya berasal dari Skotlandia.
Ciri-ciri sapi Angus antara lain warna hitam, leher dan telinga pendek, penuh bulu, punggung lurus, badan kompak dan padat, kaki kuat dan kokoh. Keunggulan sapi Angus antara lain tubuh besar dan kompak, pertumbuhannya badan cepat, berat badan dewasa di atas 900 kg, tahan terhadap iklim dan pakan tropis.

Sapi Nelore
SAPI NELORE. Sapi Ongole disebut juga sapi Nellore, karena berasal dari suatu daerah India yang disebut Nellore, tetapi sekarang banyak terdapat di daerah Guntur yang terletak di Madras India (Joshi dan Philips, 1953 yang dikutip oleh Marjoto, 1974).  Menurut Williamson dan Payne (1959) serta Sudrajat (1978) sapi ongole berasal dari daerah Madras di India yang mempunyai curah hujan berkisar antara 76,2 - 88,9 cm per tahun, temperatur maksimumnya 17,9oC pada bulan Desember dan Januari.  Pernyataan ini di dukung oleh Williamson dan Payne (1971) yang mengemukakan bahwa, tempat asal sapi ongole ialah daerah Guntur, Krisna dan Nellore yang masih termasuk distrik Madras, terletak pada 19o  - 16,1o!  lintang utara dan 79,4o! - 80,2o! bujur timur. (sumber: wikipedia.com)
Sapi Nelore Brazil, Asal dari India

Sapi Longhorn


Texas Longhorn adalah ternak sapi yang terkenal karena karakteristik tanduknya yang dapat mecapai panjang hingga 2,1 Meter. Tanduk yang dimiliki sapi ini dapat berbelok ke atas sedikit di ujung. Sapi Jenis Texas Longhorns terkenal dengan warna mereka yang beragam

Sapi Limousin
SAPI LIMOUSIN. Sapi limousin adalah sapi yang pertama kali dikembangkan di Perancis. Sapi limousin merupakan tipe sapi pedaging dengan perototan yang lebih baik dari sapi simmental
SAPI BALI. Sapi Bali Adalah hasil domestikasi dari Banteng atau tembadau, Bos javanicus, adalah hewan yang sekerabat dengan sapi dan ditemukan di Myanmar, Thailand, Kamboja, Laos, Vietnam, Kalimantan, Jawa, dan Bali.
SAPI SIMENTAL. Sapi Simmental (Bos taurus) adalah sapi potong unggul dengan performa daging dan karkas yang sangat bagus. Pertumbuhan sapi jenis ini lumayan cepat dan saat ini menjadi sapi yang sangat disukai peternak lokal dan lebih lazim disebut sapi metal dikalangan peternak kecil.
SAPI BRAHMAN. Sapi brahman adalah keturunan sapi Zebu atau Boss Indiscuss. Aslinya berasal dari India kemudia masuk ke Amerika pada tahun 1849 berkembang pesat di Amerika, Di AS, sapi Brahman dikembangkan untuk diseleksi dan ditingkatkan mutu genetiknya.
SAPI BELGIAN BLUE. Sapi Belgian Blue adalah sapi potong unggul yang memiliki keistimewaan dauble muscle atau mempunyai otot ganda. Sapi ini memiliki pertumbuhan yang sangat cepat dan daging nyaris tanpa lemak. Saking besarnya anakan atau pedet sapi ini sehingga seringkali harus dilakukan operasi cesar untuk melahirkan pedetnya.
SAPI SHORTHORN. Sapi shorthorn ini merupakan salah satu jenis bangsa sapi yang berasal dari bagian timur laut Inggris didaerah Northhumberland. Sapi ini juga merupakan sapi penghasil mutli guna berupa daging dan juga susu yang tinggi. Sehinga bangsa sapi ini banyak di budidaya dan di ternakan di berbagai daerah terutamanya di Indonesia sudah banyak juga yang membudidayakan sapi ini, namun harus disesuaikan dengan suhu lingkungan.

Karakteristik Sapi shorthorn

  • Warna putih, merah batan dan kecoklatan
  • Kepala pendek dan sangat lebar
  • Tanduk memiliki arah kesamping dan pangkal ujung mengarah kedepan
  • Leher pendek dan besar bidang dada samping dan dada rata di bahunya.
  • Memiliki garis punggung lurus dan juga sampai pangkal ekor,
  • Pinggang lebar dan padat
  • Bobot badan dewasa jantan mencapai 1.000 kg dan bobot dewasa betina mencapai 900 kg
SAPI CHAROLAIS. Sapi charolais ini adalah jenis sapi unggul yang dikembangkan di negara Perancis, Sapi charolais memiliki ciri khas warna bulu perak atau krem muda dan merupakan jenis sapi terbesar di negara Perancis, sapi charolais ini sangat jarang di jumpai pada pasar-pasar tradisional di Indonesai.

SAPI HEREFORD. Bangsa sapi ini berasal dari Hereford (Inggris) dan dikenal sebagai white face cattle. Terdapat dua bangsa Hereford, yaitu sapi Hereford bertanduk yang merupakan bangsa sapi Hereford asli dan tidak bertanduk (polled Hereford). Tubuh sapi Hereford berwarna merah dengan bagian muka, dada, perut bagian bawah, kaki bagian bawah, dan rambut ekor berwarna putih. Ukuran tubuhnya sedang, tingkat pertumbuhannya sangat cepat dan produktivitasnya juga tinggi.Tingkat ketahanan dan kemampuan dalam merumput terbilang baik.Tempramennya baik, tulang kuat dan perdagingannya tebal.Sapi ini juga disilangkan dengan jenis sapi Brahman sehingga menghasilkan jenis Brahman Cross. Sapi ini adalah jenis sapi potong atau pedaging. Herefords adalah berkembang biak kuno, disimpan di Herefordshire di Inggris barat selama berabad-abad

Sapi Madura merupakan sapi potong lokal asli dari Indonesia hasil persilangan antara banteng dengan bos indicus atau sapi Zebu yang secara genetik mempunyai sifat toleran kepada iklim panas dan lingkungan marginal dan tahan kepada serangan penyakit. Sehingga Sapi jenis ini sangat tepat untuk diternakkan atau dibudidaya baik sebagai sapi pedaging maupun sapi pekerja keras. (wikipedia)

Karakteristik Sapi Madura



  • Secara genetik, Sapi Madura mempunyai sifat toleran kepada iklim panas dan lingkungan pinggiran, dan tahan kepada serangan beberapa penyakit. 
  • Karakteristik dari sapi Madura sangatlah seragam, secara fisiologis sapi Madura mempunyai postur tubuh yang lebih kecil, berkaki lebih singkat dan kuat, mempunyai bulu tubuh dengan warna merah bata, terbisa bulu berwarna putih dibagian perut dan paha bagian dalam, dan bentuk tanduk yang setengah melingkar dan melengkung ke arah depan dibagian ujung tanduknya.
  • Sapi Madura sendiri termasuk sebagai sapi potong tipe kecil dengan variasi bobot tubuh kurang lebih 300kg. Akan tetapi apabila teknik penggemukan sapi dengan baik yang sesuai dengan pemenuhan keperluan pakan yang cukup dan berkualitas, sapi Madura ini dapat tumbuh dengan bobot mencapai lebih dari 500kg.
Sapi Beefmaster
Sapi Beefmaster adalah sapi yang pertama kali dikembangkan di Amerika (US) yang merupakan hasil persilangan antara sapi brahman jantan dengan sapi betina shorthorn ataupun hereford dari Inggris. Ciri fisiknya dapat dikenali dari tubuhnya yang besar dengan punuk dan bulu berwarna coklat kemerahan.

Sapi PO

Sapi PO atau sapi Jawa karena penyebaranan dan perkembang biakan sapi PO terdapat di Pulau Jawa dengan konsentrasi penyebaran terpadat di daerah Jawa tengah (Grobogan, Wonogiri, dan Gunung Kidul) dan di Jawa Timur (Magetan, Nganjjuk, dan Bojonegoro). Daerah Sumatra terutama dijumpai di Aceh dan Tapanuli (Siregar,

Sifat dan Ciri Fisik Sapi PO
  • Sapi PO berukuran sedang, dengan gelambir yang lebar yang longgar dan menggantung.
  • Badannya panjang sedangkan lehernya pendek.
  • Kepala bagian depan lebar diantara kedua mata.
  • Bentuk mata elip dengan bola mata dan sekitar mata berwarna hitam.
  • Telingan agak kuat, ukuran 20-25 cm, dan agak menjatuh.
  • Tanduknya pendek dan tumpul, tumbuh kedepan dan kebelakang.
  • Pada pangkal tanduk tebal dan tidak ada retakan.
  • Warna yang populer adalah putih. Sapi jantan pada kepalanya berwarna abu tua, pada leher dan kaki kadang-kadang berwarna hitam.
  • Warna ekor putih, kelopak mata putih dan otot berwarna segar, kuku berwarna cerah dan badan berwarna abu tua.
  • Sapi ini lambat dewasa, pada umur 4 tahun mencapai dewasa penuh.
  • Bobot sapi dewasa 600 kg pada sapi jantan dan bisa juga lebih dari 800 kg jika dipelihara secara intensif dan 300-400 kg untuk sapi betina yang bisa juga sampai berat diatas 500 kg.
  • Berat lahir 20-25 kg.
  • Hasil karkas, persentase karkas 45-55% dengan perbandingan daging tulang 3,23 : 1.



Loading...
loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 20:33
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.