loading...

Cara Mendisiplinkan Anak Dengan Tata Krama di Keluarga

Loading...

Ajarkan Anak Tata Krama dari Rumah sebagai Bekal Kelak di Masyarakat

"Bunda, ambilin makan dong! Aku sangat lapar!"

"Kamu ini, nggak tahu apa kakak lagi belajar! Mengganggu saja, sih!"

Dan masih banyak kejadian di rumah yang acapkali membuat orang tua mengelus dada. Suara dengan volume keras akhirnya terdengar biasa di rumah. Iya, tata krama itu mulai luntur tergerus zaman.

Benarlah sebagai salah satu tanda akhir zaman, bahwa orang tua melahirkan majikannya.

Namun, menjadi orang tua tak perlu berputus asa. Sabar dan senantiasa meminta petunjuk-Nya akan membuat lebih optimis mendidik dan mengajarkan tata krama.  Mulai dari rumah sebagai bekal kelak anak di masyarakat. Apa saja yang bisa dilatihkan di rumah?

Pertama, membiasakan anak menanyakan kabar setiap anggota keluarga. Orang tua bisa memulainya terlebih dahulu. Ketika anak bangun tidur, orang tua bisa menyapa anak dengan berkata,"Assalamualaikum, Sayang. Selamat pagi. Gimana kabarmu? Moga Allah merahmatimu hari ini." Tentu dengan senyuman tulus yang mengembang. Setelah orang tua terbiasa, mengajak anak bersama-sama melakukannya. Misalkan ketika ayah mereka pulang kerja, ajarkan anak untuk menyambut dan menyapa ayahnya. "Ayah, selamat datang di rumah. Moga peluh ayah hari ini berbuah pahala Allah." Atau yang lainnya, sesuaikan dengan kemampuan berbahasa anak.

Kedua, permisi terlebih dahulu ketika anak memasuki kamar anggota keluarga yang lain. Nah, ini penting sekali mengingat kamar itu sifatnya pribadi sekali. Apalagi jika anak ingin masuk kamar orang tuanya. Ada 3 waktu anak harus ijin dan mengetuk pintu jika masuk kamar kedua orang tuanya, yaitu selepas isya, sebelum sholat subuh, dan ketika tengah hari (waktu siang). Dengan terbiasa seperti ini, anak akan tahu bagaimana nanti jika bertamu menginap ke rumah orang.

Ketiga, tidak ribut di meja makan. Ini juga termasuk ketika anak tidak menyukai menu yang ada di meja makan. Diharapkan anak tidak mengomel karena menu kesukaannya tidak ada. Bukankah Rasulullah jika tidak suka dengan makanan hanya diam saja?

Keempat, berbicara dengan suara dengan volume yang tidak terlalu lirih dan tidak terlalu keras. Karena volume suara itu memberikan imbas. Jika orang tua terbiasa berteriak, anak pun demikian. Minta tolong pun dengan berteriak. Benarlah jika urusan volume suara ini pun, orang tua wajib mencontohkannya terlebih dahulu.

Mengajarkan anak tata krama itu sangatlah penting. Anak akan memiliki kesadaran bahwa ada orang lain dalam keseharian hidupnya. Dengan membekalinya di rumah, anak akan mudah nantinya memperlakukan orang lain ketika terjun di masyarakat.

Sumber status fb

Loading...
loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 01:00
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.