Loading...

Kulit Udang Jangan Dibuang, Ini Manfaatnya!

Loading...
loading...

Beberapa Manfaat Yang Tersembunyi Dalam Kulit Udang Ternyata Jarang Yang Tahu, Ini Diantaranya
Peneliti dari IPB, Sugeng Heri Suseno, menemukan pengawet alternatif dari olahan kulit udang yang berupa kitosan sebagai pengawet pengganti formalin. Kitosan ini dibuat dari kulit udang melalui proses pencucian, dimineralisasi,deproteinasi dan deasetilasi kitin. Besarnya nilai jual kitosan tersebut tergantung dari kualitas dan nilai ekonomi kitosan dan kitin yang ditentukan oleh derajat deasetilasi. Kitosan sendiri telah banyak digunakan dalam beberapa bidang seperti kedokteran, kesehatan, tekstil, industri farmasi, pangan, pengolahan limbah maupun kosmetik.
Kulit udang dibuang sayang karena ternyata dalam kulit udang yang selama ini tidak kita manfaatkan tersembunyi manfaat untuk kesehatan, untuk bumbu kuliner dan juga untuk menyuburkan tanaman.

Kulit Udang Dan Kuliner

Saat memasak udang, lebih baik kulit udang tidak Anda lepas terlebih dahulu sebelum menggorengnya. Hal ini dikarenakan pemasakan udang berserta kulitnnya dapat menghasilkan rasa yang kuat, dalam dan sedap serta meminimalisir kemungkinan udang dimasak terlalu matang. Cara menyiasati bagi Anda yang tidak suka memakan udang bersama kulitnya adalah dengan mengupas kulit udang setelah masak ataupun ketika sedang memakannya
Badan kesehatan dunia seperti FDA (The Food an Drig Administration dan EPA (Environmental Protection Agency) menuturkan apabila udang dikonsumsi oleh wanita yang sedang mengandung kadar aman yakni tidak lebih dari 12 ons dalam satu minggunya. Terlepas bagian mana yang kita konsumsi sebaiknya kita tidak berlebihan dalam memakan udang.
Kulit udang dan kepala udang dapat dimanfaatkan untuk pembuatan kaldu yang lezat sebagai bahan pembuatan sup, saus maupun bumbu. Bahkan konon di Jepang, kaldu kulit udang ini telah dijadikan sebagai perasa organik yang sudah banyak menggantikan MSG karena dianggap lebih aman ketimpang perasa kimia.
 
Berikut Beberapa Manfaat Dari Kulit Udang:

Mencegah Anemia
Kandungan Vitamin B12 yang terdapat pada kulit udang diyakini mampu meningkatkan produksi sel darah merah pada tubuh, sehingga dengan mengkonsumsi udang Anda dapat terhindar dari penyakit anemia atau yang sering disebut darah rendah.

Mencegah Ostheoporosis
Penyebab utama pengeroposan tulang adalah kurangnya kandungan kalsium dan fosfor pada tubuh. Kulit udang memiliki kandungan kalsium dan fosfor yang tinggi, jika kita mengkonsumsinya maka akan terhindar dari pengeroposan tulang dan juga menjadikan tulang kita lebih kuat. Selain itu kandungan glucosamine dapat membantu pembentukan tulang rawan dan mengatasi masalah persendian.

Apakah Anda tahu bahwa konsumsi udang bersama kulitnya dapat memperkuat tulang dan sendi Anda? Kandungan kalsium dan fosfor yang kaya pada kulit udang dapat membantu pertumbuhan tulang dan gigi. Selain itu, kulit udang juga memiliki kandungan glucosamine untuk membantu pembentukan tulang rawan dan masalah persendian. Berdasarkan penelitian, kulit udang juga memiliki kandungan senyawa Chondroitin yang membantu kesehatan sendi agar dapat menunjang aktivitas sehari-hari. Senyawa ini juga dapat meningkatkan produksi proteoglikan dan kalogen sebagai komponen utama sendi yang membantu lubrikasi sendi serta berperan sebagai shock absorber.

Mencegah Penyakit Tyfus dan Meningkatkan Imunitas Tubuh
Penyakit tyfus merupakan penyakit yang berbahaya jika tidak segera ditangani penyakit ini dapat ditimbulkan dari jenis mikroba phatogen yang menyerang pada tubuh. Salah satunya adalah Salmonella enterica var. parathpy-A. pada kulit udang mengandung zat kithin yang mampu menghambat pertumbuhan mikroba phatogen, oleh sebab itu sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi udang. Dan ternyata kulit udang juga mengandung beberapa kandungan vitamin yang diperlukan tubuh untuk meningkatkan sistem imun. Kulit udang memiliki kandungan zat kithin yang dapat membantu menghambat pertumbuhan berbagai jenis mikroba pathogen yang menjadi penyakit typus, seperti salmonella enterica var. parathypi-A, Salmonella enterica var paratyphi-B serta Salmonela aenterica. Untuk itu sebaiknya Anda tidak membuang kulit udang ketika mengkonsumsinya.

Menghambat Kanker
Meskipun keras, konsumsi udang beserta kulitnya dapat memberikan manfaat pada tubuh Anda untuk menghambat kanker. Hal ini dikarenakan kulit udang mengandung sulforaphane dan selenium yang bermanfaat untuk membantu menghambat pertumbuhan sel kanker. Selain itu, kandungan selenium pada kulit udang juga memberikan manfaat utnuk meningkatkan daya tahan tubuh Anda terhadap berbagai macam penyakit dan infeksi.

Mencegah Depresi
Depresi merupakan salah satu penyakit yang termasuk dalam gangguan jiwa ringan. Agar Anda semua terhindar dari penyakit ini ada banyak solusi yang bisa menyembuhkan penyakit ini. Salah satunya adalah dengan menggunakan kulit udang yang mengandung omega 3 diyakini dapat dapat mencegah terjadinya depresi.

Menurunkan Kolesterol
Kolesterol adalah salah satu penyakit yang disebabkan terlalu banyak makan makanan yang mengandung lemak jenuh. Jika kolesterol pada tubuh tidak segera diatasi akan berakibat fatal yang berlanjut pada penyakit stroke. Salah satu cara untuk menstabilkan kadar kolesterol pada tubuh yaitu dengan mengatur pola makanan yang sehat. Dengan mengkonsumsi udang karena pada kulitnya mengandung protein yang cukup tinggi, ini dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.
Kebanyakan orang meyakini dengan memakan kulit udang dapat menekan tingkat atau kadar kolesterol yang terdapat didalam daging udang yang dikonsumsi. namun perlu kita ketahui bahwa mengkonsumsi kulit udang ternyata juga berpotensi menimbulkan hal yang tidak baik bagi tubuh kita sendiri terutama mengenai masalah pencernaan. untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, berikut ulasan beragam tips mengkonsumsi udang tanpa kulit :

  • Udang memang rendah kalori dan lemak jenuh namun kandungan kolesterol pada udang tergolong tinggi, untuk itu sebaiknya batasi konsumsi udang agar tidak lebih dari 350 gr pada tiap minggunya.
  • Pilih udang yang masih segar untuk diolah supaya terhindar dari bahaya parasit dan bakteri yang terdapat pada udang yang sudah tidak segar. Untuk mengenali ciri – ciri udang yang masih segar, anda dapat melihat kulitnya akan keras dan mengkilap serta kepala udang tidak akan terlepas ketika ditekan ringan menggunakan jari.
  • Supaya terhindar dari bahaya keracunan akibat mengkonsumsi udang yang telah terkontaminasi logat berat atau bahan kimia berbahaya sebaiknya anda membuang kulit udang sebelum memakannya.
  • Masak udang hingga benar – benar matang supaya parasit dan bakteri yang menempel pada kulit udang tidak masuk kedalam sistem pencernaan tubuh kita. Cara mengenali udang yang telah masak yakni berubahnya warna kulit udnag menjari kemerahan serta daging udang yang berwarna putih susu.
  • Ketahui asal usul dari udang yang anda konsumsi apakah berasal dari perairan yang tercemar limbah atau tidak.
Mencerdaskan Otak
Anda mempunyai anak kecil? Anda menginginkan anak Anda cerdas? Ketika anda Bingung Bagaimana Caranya?? Jangan khawatir, masalah yang Anda alami akan mendapatkan solusi yang cepat dan mudah. Kulit udang yang mengandung omega 3 ini diyakini dapat mencerdaskan otak.

Menyehatkan Prostat
Kesehatan pada prostat ini perlu mendapat perhatian yang sangat utama, jika penyakit prostat menyerang Anda akan sangat mengganggu pada kesehatan Anda. Kekurangan Kandungan zink pada tubuh akan mengakibatkan penyakit ini menyerang tubuh Anda. Kulit udang yang mengandung zink cukup tinggi akan dapat membantu untuk kesehatan prostat.

Mempercepat Penyembuhan Luka
Jika Anda mengalami kecelakaan dan terluka, mungkin luka Anda sulit untuk dikeringkan. Dengan menggunakan Kulit udang ini mampu mengeringkan luka yang sulit untuk disembuhkan.

Manfaat Lain dari Limbah Kulit Udang
Pupuk berbahan dasar kulit udang ini ditemukan oleh Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) dengan memodifikasi bahan polimer. Menurut Kepala Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi BATAN, Hendig WInarno, kulit udang merupakan bahan alam yang dapat diproses menjadi Oligochitosan yang menghasilkan produk yang bermanfaat dalam bidang pertanian seperti promotor dan pupuk. Oligochitosan ini dapat bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tumbuh tanaman, mencegah dan mengurangi penyakit tanaman, meningkatkan imunitas tanaman dari penyakit serta meningkatkan produktivitas tanaman.

Kulit udang bersamaan dengan kepala dan ekor udang mengandung senyawa kimia berupa kithin dan kithosan yang dapat digunakan sebagai bahan penyerap logam-logam berat dari limbah industri. Hal ini dimungkinkan karena senyawa kithin dan kithosan pada kulit udang ini memiliki sifat kimia tinggi sebagai bahan pengemulsi koagulasi yang berperan sebagai penukar ion serta penyerap logam berat dalam air limbah. Koagulasi dari kulit udang ini lebih ramah lingkungan dan memberikan tambahan nilai lebih pada usaha produksinya.

Limbah kulit udang juga dapat dibuat menjadi membran kitosan yang dapat digunakan untuk menjernihkan air yang semula kotor atau keruh. Membran kitosan ini pertama kali dibuat dan dikarakterisasi oleh Muzarelli (1974) dengan pembuatan larutan kitosan dalam asam format. Membran kitosan ini diperoleh dari evaporasi larutan yang dituangkan ke lempeng gelas dan diletakkan pada posisi mendatar hingga asam format habis terevaporasi.

Kulit udang dapat dimanfaatkan sebagai bahan tambahan pakan unggas dengan membuatnya sebagai tepung kulit udang yang dicampurkan ke dalam makanan unggas. Menurut Rasyaf (1994), tepung dari kulit udang ini mengandung protein kasar (35%-45%) dengan kualitas baik dan kandungan mineral yang baik untuk dikombinasikan dengan tepung ikan maupun sumber nabati sebagai bahan pakan. Menurut Sinurat (1999), tepung dari kulit udang ini juga merupakan sumber pigmen asthaxatin yang membuat warna kuning telur dan daging menjadi cerah.

Cara Membuat Pupuk Organik Berbahan Baku Kulit Udang
Bahan yang dibutuhkan:
  • Kulit udang beserta limbah kepala udang
  • Gula pasir atau gula merah
  • Effective Microorganism (Emx) atau MOL
  • Air
Langkah-langkah Pembuatan Pupuk Organik Kulit Udang:
  • Blender kulit dan kepala udang dengan air secukupnya hingga halus
  • Tambahkan 2 sendok makan gula pasir atau gula merah secukupnya
  • Kemudian masukkan Emx atau MOL dengan takaran 10 cc atau 2 sdm per 1 liter larutan limbah udang dan air. Aduk rata
Tips Untuk Pemeraman:
  • Apabila menggunakan Emx, pemeraman dilakukan dengan cara anaerob yang tidak menggunakan oksigen. Masukkan pupun ke dalam wadah dan tutup rapat. Buka tutup setiap pagi dan sore untuk sekedar membuang gas hasil fermentasi agar tidak meledak, kemudian tutup kembali.
  • Apabila menggunakan MOL, pemeraman dilakukan dengan cara aerob yang membutuhkan oksigen dalam proses fermentasi. Masukkan pupuk ke dalam wadah dan biarkan tutup botol tetap terbuka.
  • Sebaiknya wadah tidak diisi secara penuh, namun biarkan terdapat ruang kosong sebanyak 1/3 bagian
  • Apabila selama 2-3 minggu hingga sebulan telah keluar gelembung-gelembung, maka pupuk organik cair dari kulit udang ini siap digunakan
  • Dalam menggunakannya, Anda dapat mencampurkan satu bagian pupuk cari dengan 5 bagian Air, ataupun tidak usah mencampurkannya dengan air sama sekali.
Cara Membuat Kaldu Dari Kulit Udang
Bahan yang digunakan:
  • Kulit udang beserta kepala udang, cuci di bawah air mengalir
  • merica, daun salam dan beberapa tangka daun perseli
  • air
Cara Membuat Kaldu Kulit Udang:
  • Rebus kulit udang dan kepala udang
  • Tambahkan merica, daun salam dan beberapa tangkai daun perseli agar semakin gurih
  • Rebus bahan selama kurang lebih 15 menit hingga air berubah warna menjadi oranye terang
  • Angkat, dan saring kaldu hingga menjadi cairan bersih
  • Kaldu kulit udang siap digunakan maupun disimpan dalam freezer untuk dibekukan 
Diolah dari berbagai sumber

Loading...
loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 01:31
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.