Loading...

Jenis-jenis Rumput Hijauan Pakan Ternak Berkualitas

Loading...
loading...

Macam-macam Hijauan Pakan Ternak Memang Banyak Sekali Tetapi Hanya Beberapa Yang Merupakan Jenis Berkualitas

Beberapa jenis hijauan pakan ternak seperti sapi, kambing dan domba ada sebagian yang merupakan jenis rumput unggul dan berkualitas. Jenis-jenis rumput tersebut antara lain:
  • Rumput Gajah (Pennisetum purpureum) 
  • Rumput Odot
  • Rumput Benggala (Pannicum maximum)  
  • Rumput Mexico (Euchlaena mexicana) 
  • Setaria sphacelata  
  • Panicum coloratum 
  • Rumput Sudan (Sudan Grass)  
  • African Star Grass (Cynodon plectostachyrus)
Rumput (graminae)

Sifat Ideal Rumput Sebagai Pakan Hijauan adalah cepat membentuk rumpun atau tillage (hamparan penutup tanah), dapat menekan erosi tanah. Tunas tumbuh dekat permukaan tanah, sehingga tahan senggutan. Dapat beradaptasi dengan kondisi tanah dan lingkungan iklim yang luas. Akar serabut yang cepat menutup permukaan tanah. Tidak bersaing dengan pakan hewan monogastrik.

Taxonomi Rumput (Grass Anatomy):

Divisio : Spermatophyta

Sub-Divisio : Angiospermae

Class : Monocotyledonae

Family : Gramineae

Genus : Pennisetum, Panicum, Paspalum, Brachiaria, dsb.

Spesies : Pennisetum purpureum, Panicum maximum, Paspalum dilatatum,

Brachiaria brizantha, dsb.

Anatomi Rumput adalah akar (root); batang (culm, stem) yang terdiri dari buku (node), ruas (inter node), daun (leaf) terdiri dari pelepah (leaf sheath), lembar daun (leaf blade); bunga (flower); dan biji (seed).

Biji Rumput: Ditutupi oleh 2 lembar kulit biji: lemma, dan palea. Biji terdiri dari tiga komponen utama:

1. aleurone layer: membran aleurone,

2. endosperm: berisi sumber energi untuk pertumbuhan embryo, dan

3. embryo: terdiri dari radicle (root precursor) dan plumule (bakal tunas: shoot precursor). Daun Rumput (Grass Leaf) terdiri dari pelepah daun (leaf sheath), leher daun (leaf collar) dan lembar daun (leaf blade). Batang (culm, stem) tediri dari buku (node), ruas (inter node) dan bunga rumput (grass inflorescence)

Bagian terkecil sistim pembungaan (satu unit bunga pembentuk satu bakal biji) disebut floret. Floret terdiri dari tiga filament dan anthera (benang sari dan kotak sari), dua stigma (kepala putik), satu ovary (putik), lemma & palea. Beberapa floret tersusun dalam satu satuan yang disebut spikelet, disatukan dalam gluma. Beberapa spikelet membentuk satu satuan yang disebut inflorescence. Ada dua bentuk utama Inflorescence yaitu Spike adalah floret tumbuh atau menempel langsung di axis atau rachis (tangkai bunga). Panicle (panikel) adalah beberapa floret (spikelet) membentuk percabangan sebelum melekat di rachis. Dari bentuk panicle ini terdapat modivikasi menjadi beberapa bentuk morphologi sistim percabangan bunga yang berbeda-beda (raceme, digitate, sub-digitate, open panicle, dsb).
Perakaran (Root system)

Rumput pada umumnya berakar serabut, yang terdiri dari akar utama (primary root), akar cabang (secondary root), akar rambut (hair root).
Morphologi Pertumbuhan Rumput

Ada tiga bentuk utama pertumbuhan rumput yaitu tegak (vertical growth) biasanya membetuk rumpun (bunches). Contoh: rumput gajah, rumput raja, rumput benggala. Semi tegak (semi vertical growth). Contoh: rumput setaria, rumput alang-alang. Berumpun dan merayap (creeping growth). Contoh: rumput Brachiaria, ruzi, buffel, dll. Ada dua macam yaitu Stoloniferous dan Rhizomatous Stolon adalah batang rumput yang pertumbuhannya merayap di atas permukaan tanah, pada tiap buku tumbuh akar dan tunas. Rhizoma adalah batang rumput yang pertumbuhannya merayap di bawah permukaan tanah, pada tiap buku tumbuh akar dan tunas.

Beberapa Spesies Rumput yaitu rumput potongan, dgn karakteristik tumbuh tinggi, vertikal, berumpun (bunched). Anakan (tiller) 40 sampai ratusan /rumpun. Responsif terhadap pemupukan. Produksi segar/ha/th: 250-1000 ton. Prod. bahan kering (BK): 50-200 ton/ha/th. Beberapa contoh rumput potongan: Rumput Gajah, Rumput Raja, Rumput Benggala, Rumput Mexico, Rumput Setaria.

Jenis-jenis Rumput Potongan

Rumput Gajah (Pennisetum purpureum)

Berasal dari daerah Afrika Tropik, bahan penanaman adalah stek dan pols Adaptasi jenis rumput ini adalah tanah yang digunakan sangat luas, yakni mulai dari struktur ringan, sedang sampai berat; dan tanaman ini agak toleran terhadap tanah asam dan alkalis, serta bisa tumbu baik pada tanah yang asin. Ketinggian 0­­­­3.000 m, dataran rendah sampai dataran tinggi. Curah hujan cukup, sekitar 1.000 mm/tahun atau lebih.
Rumput gajah adalah rumput berukuran besar bernutrisi tinggi yang biasanya dipakai sebagai pakan ternak seperti sapi, kambing, gajah, dll. Rumput gajah banyak dibudidayakan di Afrika karena ketahanannya terhadap cuaca panas.
Rumput ini berumur panjang, tumbuh vertikal membentuk rumpun, daun lebat, dan bisa mencapai tinggi 2-2,5 m. Produksi rata-rata sekitar 250 ton/Ha/tahun. Rumput ini baik sebagai bahan silage, dan sebagai rumput potongan ataupun gembala, asal pertumbuhannya bisa dipertahankan pendek-pendek. Tanaman ini pertumbuhannya sangat cepat, dan waktu masih muda nilai gizinya cukup tinggi. Itulah sebabnya maka dianjurkan untuk melakukan pemotongan pada saat tanaman itu masih muda (menjelang berbunga). Karena tanaman ini mengambil zat makanan dari dalam tanah begitu cepat, maka tanah harus selalu sering dipupuk.

Penanaman bibit rumput gajah dapat melalui biji, sobekan rumpun (pols) batang atau stek. Penanaman yang lebih mudah melalui sobekan rumpun dan stek. Pada penggunaan sobekan rumpun dapat diambil 3 – 4 akar rumpun yang ukurannya tidak terlalu kecil. Jarak tanam yang ideal adalah 30 X 50 cm. Apabila batang/stek yang digunakan maka harus dipilih umur batang yang cukup tua (sekitar 2 bulan) dengan jumlah mata ruas 2- 3 buah. Jarak tanam yang dianjurkan adalah 30 x 30 cm dengan posisi batang ditancapkan miring 30˚ untuk mempermudah pertumbuhan akar. Pemupukan dapat dilakukan pada saat umur rumput 2 – 3 minggu menggunakan pupuk Urea dan KCl. Pemupukan berikutnya terus diulang pada umur yang sama setiap kali selesai panen. Dosis pupuk urea yang disarankan adalah 500 kg/ha.

Pemeliharaan berkala dapat dilakukan dengan penyulaman dan penyiangan atau merapikan rumpun yang tumbuh subur di luar jalur tanam. Pengairan dapat dilakukan sebelum pemupukan pada saat kondisi lahan terlalu kering. Rumput gajah dapat dipanen pada umur 40 hari atau sebelum rumput berbunga. Umumnya pada umur lebih dari 50 hari, rumput akan mulai berbunga dan mengeras batangnya, hal ini harus dihindari karena dapat menurunkan nilai gizi dari rumput yang aan dikonsumsi ternak. Pemotongan dilakukan pada ruas batang terbawah dengan menyisakan batang sepanjang 5-10 cm.

Rumput Gajah Odot
Rumput gajah odot atau rumput mott elephant adalah rumput tahan banting menghadapi segala kondisi. Pada musim panas saat sapi atau domba membutuhkan hijauan berkualitas, rumput ini menjadi incaran para peternak. Rumput gajah odot mampu bertahan hidup di kondisi sulit air sekalipun. Pakar tanaman makanan ternak, Dinas Peternakan Provinsi Jawa Tengah menyebutkan, “Dinas Peternakan Jawa Tengah membantu peternak menanam rumput gajah odot di Rembang. Meskipun di musim kemarau perkembangan rumput odot tetap cepat.”

Penanaman rumput gajah odot pada lahan berpotensi rendah, hasilnya pun cukup memuaskan. Di tepian pantai daerah Cilacap, Jawa Tengah, rumput ini berdampingan dengan tanaman cabai, rumput ini mampu berproduksi optomal. Terlebih bila di tanam dalam lahan yang berkualitas baik. Produktifitas rumput gajah odot per hektare berkisar 120 hingga 250 ton per tahun.

Tingginya produktifitas ini karena si rumput ‘tahan banting’ ini juga memeiliki banyak anakan. Awal panen jumlah anakan per rumpun kisaran 26 tunas, selanjunya dapat mencapai lebih dari 200 tunas. Sama halnya dengan jenis rumput lain, saat panen rumput gajah odot di umur 35 sampai 45 hari pada musim penghujan. “Kalau musim kering, panen kira-kira 40 sampai 50 hari,” kata pembudi daya rumput gajah odot di Rembang, Jawa Tengah.

Membudidaykana tanaman ini pun mudah. Diawalai dengan memberi pupuk dasar pada lahan yang akan ditanamai rumput gajah odot. Pemupukan dapat dilakukan dengan pemanfaatan pupuk kandang. Per-hektar lahan hanya membutuhkan 3 ton. Selanjutnya penanaman rumput gajah odot salah satunya dengan stek bibit. Bibit sepajang 15 sampai 25 cm, sepertiga bagian dalam tanah.

Jika tinggi sudah mencapai 50 sampai 100 cm, rumput gajah odot ini dapat dipanen. Daun yang lembut, ruas batang yang cenderung empuk, menjadikan rumput ini banyak digemari peternak sapi dan domba. Adalah Bapak Odot yang mempopulerkan salah satu rumput yang dikembangkan di Florida, Amerika Serikat untuk di budidaya di Indonesia. Dari sana lah masyarakat mengenal rumput ini dengan sebutan rumput gajah odot.

Kelebihan lain dari rumput gajah odot, memiliki tinggi yang sesuai dengan tinggi rata-rata oorang Indonesia. Hal ini memudahkan para pembudidaya untuk memanen. Lembutnya daun dan empuknya batang, menjadikan peternak lebih efisiesn. Tidak perlu menggunakan mesin pencacah untuk memotong-motong rumput ini. Terlebih, rumput gajah odot ini memeliki kandungan nutrisi yang tinggi. Protein kasar yang terkandung di dalamnya sebesar 14 %, sangat pas untuk diberikan sebagai makanan ternak (pakan) sapi dan domba.

Rumput Benggala (Pannicum maximum)
Berasal dari Afrika Tropik dan sub-Tropik, bahan penanaman adalah pols dan biji. Dapat hidup pada jenis tanah mulai dari struktur ringan, sedang sampai berat, tetapi lebih disukai tanah sedang yang subur. Ketinggian sesuai pada dataran rendah ataupun dataran tinggi (0- 1.200 m). Curah hujan 1.000- 2.000 mm/tahun. Dengan demikian rumput ini akan lebih sesuai apabila ditanama di daerah yang banyak curah hujannya. Namun demikian tanaman ini tak tahan genangan air.

Pannicum maximum termasuk tanaman rumput berumur panjang (tahunan). Tanaman tersebut tumbuh tegak, kuat, batang seperti padi, mencapai tinggi 2- 2,5 m, warna daunnya hijau tua, bentuknya ramping, bagian tepi kasar tetapi lunak dan dengan lidah daun yang kuat. Rumput ini membentuk rumpun yang jumlahnya bisa mencapai ratusan batang, karena mudah membentuk anakan, dan memiliki akar serabut yang dalam, sehingga rumput ini lebih tahan kekeringan. Rumput benggala digemari oleh semua ternak, lebih-lebih sapi. Rumput ini merupakan bahan hijauan yang baik untuk dikeringkan sebagai hay ataupun bahan silage; di samping itu juga bisa dijadikan rumput gembalaan. Produksi rata-rata per tahun bisa mencapai 150 ton/Ha. Beberapa varietas adalah Gatton Hamil, Trichoglume.

Rumput Mexico (Euchlaena mexicana)

Berasal dari Mexico (Amerika Tengah), bahan penanaman adalah pols atau stek. Dapat hidup pada jenis tanah struktur tanah sedang atau berat, tetapi lebih disukai tanah sedang yang subur. Ketinggian 0-1.200 m (dataran rendah sampai dataran tingggi). Curah hujan 2.000 mm/tahun.

Tanaman ini termasuk berumur pendek (annual), tumbuh tegak mencapai tingggi 2,5 m daun lebar panjang, mirip tanaman jagung. Produksi rata-rata per tahun 70- 90 ton/Ha. Rumput ini umumnya diperkembangkan sebagai rumput potongan. Pertumbuhannya kembali agak lambat, tetapi bila di daerah panas yang basah lebih cocok.

Setaria sphacelata

Berasal dari Afrika Tropik, bahan penanaman adalah pols. Adaptasi adalah pada jenis tanah struktur tanah ringan, sedang sampai berat. Ketinggian 200-3.000 m. Di daerah dataran rendah, rumput ini bisa tumbuh baik pula, jika mendapatkan curah hujan yang cukup, lebih dari 1.000 mm/tahun. Curah hujan sekitar 600 mm/tahun atau lebih.

Tanaman ini berumur panjang, tumbuh tegak mencapai tinggi 2 m dan membentuk rumpun. Bila kondisi baik satu rumpun bisa mencapai ratusan batang. Pertumbuhan kembali sehabis dilakukan pemotongan seperti halnya rumput Australia, sangat cepat. Rumput ini merupakan rumput potong atau gembala di dataran tinggi, termasuk tanaman yang tahan kering dan teduh, serta genangan air, tetapi yang lebih disukai ialah tanah yang lembab dan subur.

Panicum coloratum

Berasal dari Afrika Timur, bahan penanaman adalah pols. Adaptasi adalah pada jenis tanah dengan struktur tanah berat serta drainase yang baik. Curah hujan 500 ─ 900 mm/tahun. Termasuk tanaman berumur panjang, tumbuh tegak dan membentuk rumpun, tetapi rumpunnya tak bisa selebat Setaria spachelata atau Panicum maximum. Daun berwarna biru hijau dan tulang tengah daun berwarna putih nyata, lidah daun pendek. Rumput ini palatable (enak) dan baik sebagai bahan hay ataupun silage, dan penggembalaan.

Rumput Sudan (Sudan Grass)

Berasal dari Sudan, bahan penanaman adalah pols dan biji. Dapat hidup pada jenis tanah ringan, sedang sampai berat, serta tidak terlalu basah. Ketinggian 0-900 mm/tahun.

Rumput ini berumur panjang, tumbuh tegak mencapai tingi 2,5-3 m, membentuk rumpun dan tahan kering. Rumput ini daunnya lebat dan kuat, berwarna hijau tua, halus tetapi bagian tepinya kasar, tulang tengah daun berwarna putih yang jelas. Rumput ini selain sebgai rumput potong, dan sebagai bahan silage, baik juga dipergunakan sebagai hay karena batangnya kecil sedang daunnya lebar. Jika dipergunakan sebagai rumput gembala, rumput ini harus dipertahankan tumbuh pendek, yakni sekitar 40-60 cm.

Jenis-jenis Rumput Gembala

Brachiaria brizantha

Berasal dari Afrika, bahan penanaman adalah pols. Dapat hidup pada jenis tanah dengan struktur tanah ringan, sedang sampai berat. Ketinggian 0-1.200 m (dataran rendah sampai dataran tinggi). Curah hujan lebih dari 1.500 mm/tahun. Rumput ini termasuk berumur panjang. Pertumbuhannya membentuk hamparan vertikal dan horisontal, yang bisa mencapai tinggi 60-150 cm. Batang dan daunnya kaku serta kasar. Rumput ini merupakan rumput gembala berat dan sebagai bahan hay yang baik, karena batangnya kecil, sehingga dengan sangat mudah menjadi kering. Sebagai rumput potongan, produksinya bisa mencapai 70 ton/tahun/Ha. Keistimewaan rumput ini ialah taha injak dan renggut, serta tahan kekeringan dan responsif terhadap pemupukan nitrogen, cepat atau mudah menutup tanah. Tetapi rumput ini tak tahan terhadap genangan air.

Rumput Ruzi, Rumput Kongo (Brachiaria ruziziensis)

Berasal dari Kongo, dan Kenya (Afrika Tropis), bahan penanaman adalah pols dan stek (tetapi agak sulit atau lama tumbuh). Dapat tumbuh baik pada hampir setiap jenis tanah, asalkan drainase sempurna. Ketinggian 0-1.000 m atau lebih. Curah hujan sekitar 1.000 mm/tahun. Sebagai rumput gembala, cocok untuk gembala ringan (domba dan kambing) sebab rumput ini kurang tahan injak dan renggut. Rumput ini berumur panjang, tumbuh vertikal dan horizontal, membentuk hamparan dan mencapai tinggi 60-120 cm. Bagian batang yang menjalar bersinggungan dengan tanah (stolon), pada setiap buku stolonnya bisa tumbuh akar, bila kondisi memungkinkan. Maka rumput ini biasanya dapat membentuk hamparan yang lebih lebat. Perakarannya luas, tetapi dangkal, sehingga kurang tahan injak dan renggutan. Batang berwarna merah tua keunguan dan beruas pendek, sedang keadaan daunnya lebar dan berbulu halus, tanaman ini juga responsif terhadap pemupukan nitrogen.

Kolonjono (Brachiaria mutica, Panicum muticum)

Berasal dari daerah Afrika tropik, bahan penanaman adalah pols, stolon, panjang 20-30 cm dan minimal mengandung 3-4 buku, ditanam miring (450), dua buku masuk ke dalam tanah. Dapat hidup pada struktur tanah sedang atau berat. Ketinggian 0-1.000 m. Curah hujan lebih dari 1.000 mm/tahun. Rumput ini berumur panjang, tumbuh tegak sampai 60-90 cm dan tumbuh menjalar. Panjang batang bisa mencapai 4,5 m. Setiap buku pada stolon tumbuh akar dan tangkai daun. Baik pada batang maupun daun banyak terdapat bulu. Rumput ini tahan genangan air sebab memang rumput rawa, tahan terhadap tanah asam, atau netral, tetapi tak tahan tanah asin. Sebagai rumput potongan produksi rata-rata pertahun 80 ton/Ha. Sebagai rumput gembala, rumput ini agak kurang ideal.

Rumput Australia (Paspalum dilatatum)

Berasal dari Argentina (Amerika Selatan), masuk ke benua Australia pada tahun 1870 dan akhirnya meluas menjadi rumput benua Australia. Bahan penanaman adalah pols. Dapat tumbuh pada struktur tanah sedang sampai berat. Tetapi yang paling baik adalah pada tanah berat yang basah dan subur. Ketinggian 0-2.000 m (dataran rendah sampai pegunungan). Curah hujan tak kurang 900-1.200 mm/tahun.

Termasuk rumput berumur panjang, tumbuh tegak yang bisa mencapai tinggi 60-150 cm, berdaun rimbun yang berwarna hijau tua. Tanaman ini toleran terhadap kekeringan karena sistem perakarannya luas dan dalam serta tahan genangan air. Rumput ini merupakan rumput gembala yang baik, sebab tahan injak dan renggut serta merupakan rumput yang palatable (enak) dan banyak nilai gizinya. Sebagai rumput potong, rata-rata produksinya bisa mencapai 50-70 ton per tahun/Ha. Sehabis dilakukan pemotongan, rumput ini pertumbuhannya kembali sangat cepat. Sebagai rumput gembala ketinggian harus dipertahankan sekitar 30 cm.

Rumput Pangola (Digitaria decumbens)

Berasal dari Afrika Selatan, bahan penanaman adalah pols, stolon, panjang 20-30 cm, mengandung 3-4 buku ditanam miring (450), dua buku masuk ke dalam tanah. Dapat tumbuh pada struktur tanah mulai jenis sedang sampai berat yang basah (lembab). Ketinggian 200-1.500 m. Curah hujan 750-.000 mm/tahun atau lebih. Rumput ini tumbuh merayap rendah dan membentuk hamparan yang mencapai tinggi 60-120 cm. Rumput ini berdaun lebat dan halus; pada setiap buku pada stolonnya bisa tumbuh akar dan tangkai. Tanaman ini baik untuk pangonan karena cepat tumbuh, dan disukai ternak karena palatable. Rumput ini dapat tumbuh di tempat yang kering, ataupun pada genangan air. Produksi bisa mencapai 125 ton/tahun/Ha, dan merupakan bahan hay yang baik.

Chloris gayana

Berasal dari Afrika Timur dan Selatan, bahan penanaman adalah pols dan stolon. Dapat tumbuh pada sembarang tanah mulai dari struktur ringan, sedang, sampai berat. Tetapi yang disukai adalah struktur sedang yang subur. Ketinggian 0-3.000 m. Curah hujan 762-1.270 mm/tahun.

Rumput berumur panjang, membentuk rumpun yang lebat, karena tanaman ini menjalar dan berkembang dengan stolon. Pada stolon tumbuh akar dan tumbuh batang baru; tanaman ini bisa mencapai ketinggian 60-150 cm. Rumput Chloris gayana ini tahan terhadap penggembalaan berat dan palatable. Batang stolon bercabang-cabang lebat, sehingga dengan cepat mudah menutup tanah. Rumput ini tahan kekeringan, tetapi tak tahan di tempat teduh dan genangan air.

African Star Grass (Cynodon plectostachyrus)

Berasal dari Afrika Timur, bahan penanaman adalah pols dan stolon. Dapat hidup pada semua jenis tanah (ringan, sedang dan berat). Ketinggian yang cocok dalah dataran rendah. Curah hujan adalah 500-800 mm/tahun.

Rumput ini tumbuh tegak dan menjalar; pada bagian atolonnya tumbuh rapat dengan tanah dan pada buku stolonnya tumbuh akar yang kuat, sehingga rumput ini tahan injak dan renggut. Tanaman ini sangat baik sebagai rumput gembalaan, dan bisa membentuk hamparan. Rumput ini sangat bagus dipergunakan sebagai rumput penggembalaan dan bisa menahan erosi di lereng-lereng.

Loading...
loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 00:03
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.