Loading...

Jenis-jenis Burung Perkutut dan Mitos-mitosnya

Loading...
loading...

Jenis burung perkutut yang populer di pulau Jawa tentunya perkutut jawa yang merupakan burung asli pulau Jawa. Perkutut jawa adalah spesies burung dalam suku Columbidae, dari genus Geopelia. Burung ini merupakan jenis burung pemakan biji-bijian saja, akan tetapi tidak tertutup kemungkinan jika burung ini juga memakan serangga di habitat aslinya. Disunting dari Wikipedia, Nama ilmiah burung perkutut jawa adalah: Geopelia striata.

Jaman dahulu keberadaan perkutut di tanah Jawa sangat kental dengan mitos-mitos yang menyelubungi pemeliharaan burung ini. Berbagai macam jenis burung perkutut bahkan dikaitkan dengan mitos tentang pengaruh burung tersebut bagi yang memeliharanya. Saat ini mitos tersebut tinggal sebuah kenangan dan sejarah saja karena seiring kemajuan jaman maka mitos-mitos yang tidak masuk akal tersebut mulai ditinggalkan. Memelihara perkutut saat ini memang hanya murni untuk sebagai kelangenan karena bunyinya yang khas dan berbeda dengan burung kicau jenis lainnya.

Kukila (burung), dalam hal ini perkutut, juga dianggap sebagai kelengkapan seorang pria Jawa sejati, selain Wisma (Rumah), Garwo (Istri), Curigo (Keris) dan Turonggo (Kuda). Burung yang dalam bahasa latin bernama Geopelia Striata itu dipercaya dapat mendatangkan berkah bagi sang pemilik. Bahkan, perkutut jenis tertentu diyakini memiliki kekuatan gaib dan dapat mempengaruhi seseorang yang merawatnya.

Perkutut Songgo Ratu. Perkutut jenis ini memiliki jambul di kepala warna putih seperti mahkota. Kaki, paruh, serta bulu berwarna hitam. Kicauan Songgo Ratu juga tak begitu besar, tapi model lekukan suaranya seperti perkutut pada umumnya. Perkutut Songgo Ratu diyakini mampu menolak santet dan bisa mendongkrak kewibawaan pemiliknya. Burung ini merupakan kelompok kasta tertinggi dalam jenis perkutut.

Perkutut Lurah. Sesuai namanya, perkutut jenis ini sering dipelihara orang-orang yang memiliki kedudukan. Perkutut lurah ini dipercaya bisa memancarkan aura kewibawaan bagi sang pemilik. Perkutut Lurah memiliki corak warna lurik. Bulu pada bagian dada yang warnanya lebih terang.

Perkutut Hitam. Sesuai namanya, seluruh bulu perkutut ini berwarna hitam. Masyarakat Jawa sering menyebut jenis burung jenis ini sebagai Kol Buntet. Perkutut Hitam disebut-sebut rajanya perkutut dan sering dikaitkan dengan suatu yang berkaitan dengan hal gaib. Kol Buntet dipercaya memancarkan aura keberuntungan bagi pemiliknya.

Perkutut Putih. Sebenarnya perkutut ini merupakan jenis albino (tak memiliki pigmen warna kulit), sehingga akhirnya seluruh bulu serta kulitnya berwana putih. Seperti hewan albino lainnya, Perkutut Putih memiliki paruh serta bola mata warna merah terang. Jenis ini cukup langka karena fenomena albino merupakan bentuk mutasi yang jarang terjadi. Kendati demikian, masyarakat mempercayai Perkutut Putih mampu memancarkan perlindungan bagi pemiliknya.

Berikut ini Daftar Lengkap Mitos-mitos Yang Melekat Pada Perkutut:  (Sekedar untuk pengetahuan dan tidak untuk dipercayai karena ya cuma mitos jaman dulu)
  • Perkutut Kusuma Wicitra: Ciri burung ini mempunyai warna paruh dan sisik kaki keputih-putihan. Mitosnya siapa saja yang memelihara burung Perkutut Kusuma Wicitra, maka cita-citanya mudah tercapai dan rezekinya melimpah.
  • Perkutut Wisnu Wicitra: Ciri burung ini bulunya berwarna kehitam-hitaman. Mitosnya Perkutut Wisnu Wicitra untuk keselamatan dan mendatangkan banyak rezeki.
  • Perkutut Wisnu Murti: Ciri burung ini memiliki kaki, mata, dan paruh berwarna hitam. Mitos yang menyebar di masyarakat, Perkutut Wisnu Murti mempunyai pengaruh kewibawaan dan biasanya dipelihara oleh raja atau pemimpin.
  • Perkutut Gendawa Sabda: Ciri burung ini suara manggungnya keras dan merdu. Perkutut Gendawa Sabda dapat digunakan untuk memikat Perkutut yang lain. Selain itu, burung ini bisa membantu pemiliknya mendapatkan banyak rezeki, keluarganya tenang dan tentram.
  • Perkutut Gedong Mengo: Ciri burung ini manggungnya menyongsong terbitnya matahari. Mitos yang beredar di kalangan pecinta burung, siapapun yang mempunyai burung Perkutut Gedong Mengo, pemiliknya banyak rezeki dan selamat.
  • Perkutut Mineb Gedong atau Gedong Mineb: Ciri burung ini manggungnya menyertai terbenamnya matahari. Mitosnya si pemilik akan berkecukupan dan menguntungkan dalam berdagang.
  • Perkutut Mercuci: Ciri burung ini matanya berwarna kuning dan sipit atau wayang bambangan. Mitosnya pemilik burung Perkutut Mercuci bakal diakrabi orang dan banyak rezeki.
  • Perkutut Mercu Jiwa: Ciri burung ini matanya berwarna kuning dan bulu sekitar pantat juga kuning. Mitosnya burung Perkutut Mercu Jiwa mempunyai pengaruh sangat besar, baik dipelihara raja atau pemimpin.
  • Perkutut Muncis: Ciri burung ini bentuk badannya kecil memanjang. Burung Perkutut Munci mitosnya baik untuk dipelihara oleh raja atau pemimpin.
  • Perkutut Udan Mas: Ciri burung ini bulunya berwarna coklat muda atau krem, serta bulu yang melingkar berwarna kekuning-kuningan. Mitosnya burung Perkutut Udan Mas mampu mendatangkan keselamatan dan kegembiraan, serta rezeki.
  • Perkutut Satria Kinayungan: Ciri burung ini di tengah kepalanya terdapat bulu berwarna putih. Mitosnya Perkutut Satria Kinayungan dapat menaikkan derajat atau pangkat serta kewibawaan.
  • Perkutut Sangga Bhuana: Ciri burung ini di punggungnya ada sehelai bulu berwarna putih. Mitosnya siapa saja yang mempunyai Perkutut Sangga Bhuana akan mendapatkan rezeki (Asal jangan ada bulu ekor yang tidak sejajar dengan yang lain, misalnya tidak lurus atau abnormal).
  • Perkutut Misti Kanya: Ciri burung ini di bagian badan atau seluruh badan berwarna putih. Mitosnya Perkutut Misti Kanya baik untuk para raja atau pemimpin karena membawa keselamatan.
  • Perkutut Candra Sabda: Ciri burung ini warna bulu di bagian pundak berwarna putih. Mitosnya kalau Anda mempunyai Perkutut Candra Sabda, maka Anda bisa memikat seseorang serta membawa suasana gembira.
  • Perkutut Rupo Cahyo: Ciri burung ini warna bulunya mengkilat bercahaya. Mitosnya burung Perkutut Rupo Cahyo membawa kedamaian dan kegembiraan.
  • Perkutut Purnomo Sidhi: Ciri burung ini warna bulunya kemerah-merahan seperti permata. Mitosnya burung Perkutut Purnomo Sidhi untuk menjunjung tinggi kewibawaan dan mendapatkan kehormatan.
  • Perkutut Sri Mangumpel: Ciri burung ini ibu jari kakinya berwarna putih atau ada dua kuku jari yang putih. Mitosnya siapa saja yang memiliki Perkutut Sri Mangumpel maka keluarganya selalu sehat dan cita-citanya banyak terkabulkan.
  • Perkutut Widaksana Gasti: Ciri burung ini waktu manggungnya lama, serta halus dan merdu. Mitosnya pemilik burung Perkutut Widaksana Gasti mudah mencapai cita-cita dan banyak rezeki.
  • Perkutut Pendawa Mijil: Ciri burung ini bulu ekornya berjumlah 15 lembar. Mitosnya Perkutut Pendawa Mijil mampu mendatangkan kewibawaan bagi pemiliknya.
  • Perkutut Songgo Ratu: Ciri burung ini memiliki jambul dan bagian kakinya berwarna agak sedikit gelap. Mitosnya, menurut cerita zaman dulu, Perkutut Songgo Ratu merupakan Perkutut milik Putra Raja dari Bali. Bagi siapa saja yang memilikinya, derajat dan pangkatnya akan naik serta memberikan kesan berwibawa.
  • Perkutut Lurah: Ciri burung ini memiliki garis hitam pekat di bagian belakang leher serta bulu-bulu sayapnya berwarna agak merah kecoklatan. Mitosnya burung Perkutut Lurah dapat membawa banyak rezeki.
  • Perkutut Daringan: Ciri burung ini mempunyai garis-garis hitam di bagian leher yang menyambung tanpa putus. Mitosnya, burung Perkutut Daringan merupakan burung bertuah (mempunyai kesaktian untuk mendapatkan untung dan keselamatan) bagi sekeluarga suami dan istri.
  • Perkutut Brahma Labuh Geni: Ciri burung ini bulunya berwarna kemerah-merahan tidak merata. Mitosnya Perkutut Brahma Labuh Geni akan mendatangkan halangan dan jauh dari rezeki.
  • Perkutut Buntel Mayit: Ciri burung ini masing-masing sayapnya ada bulunya putih. Mitosnya burung Perkutut Buntel Mayit dapat mendatangkan malapetaka.
  • Perkutut Wisnu Tinundang: Ciri burung ini bulunya kehitam-hitaman tidak merata. Mitosnya bagi yang memiliki burung Perkutut Wisnu Tinundang, maka dia akan sulit menggapai cita-citanya.
  • Perkutut Brahma Suku: Ciri burung ini bulunya berwarna kemerah-merahan. Mitosnya burung Perkutut Brahma Suku sering mengundang penyakit.
  • Perkutut Brahma Kukup: Ciri burung ini bulunya berwarna keputih-putihan dari kepala sampai ekornya. Mitosnya Perkutut Brahma Kukup bisa mendatangkan sial bagi pemiliknya.
  • Perkutut Lembu Rawan: Ciri burung ini bulunya ‘brumbung’ tidak tumbuh dengan sempurna. Mitosnya Perkutut Lembu Rawan bisa mendatangkan penyakit atau pemiliknya selalu dalam kesulitan dan jauh dari rezeki.
  • Perkutut Kelabang Kapipit: Ciri burung ini pada sayap bagian dalam bila direntangkan terdapat bulu berwarna putih. Mitosnya Perkutut Kelabang Kapipit bisa mendatangkan sengketa rumah tangga.
  • Perkutut Durga Nguwuh: Ciri burung ini manggung pada tengah malam. Mitosnya bila burung Perkutut Durga Nguwuh dipelihara maka akan banyak mendatangkan halangan seperti sering sakit, rumah tangganya kacau atau sering kekurangan.
  • Perkutut Durga Ngerik: Ciri burung ini manggungnya terus terusan (siang malam). Mitosnya siapa saja yang memelihara burung Perkutut Durga Ngerik, maka akan dijauhkan dari rezeki dan keluarganya tak akur.
Berikut beberapa jenis burung perkutut yang ada di Indonesia.

1. Burung Perkutut Jawa Jenis Burung Perkutut

Burung Perkutut Jawa merupakan salah satu burung kicauan dari Suku Columbidae dari Genus Geopelia yang memiliki nama latin Geopelia Striata.

Serta termasuk jenis burung pemakan serangga ataupun pemakan biji bijian. Lalu untuk kelebihan dari burung perkutut Jawa ini teramat penting sekali untuk masyarakat dari para pecinta burung kicauan yang khususnya ada pada daerah kepulauan Jawa.

Sebab selain memiliki khualitas suara yang terdengar merdu dan juga unik. Jenis burung kicau Jawa sendiri dipercaya bisa mendatangkan keberuntungan ataupun rezeki untuk mereka yang memelihara burung ini.

Jadi tidak heran jika masih banyak Orang Tua ataupun banyak masyarakat penggemar Burung di Jawa yang memelihara burung perlutut Jawa ini.

Karakteristik Perkutut Jawa

Karakteristik burung Perkutut Jawa sendiri punya ukuran panjang tubuh yang tergolong kecil. Sebab memiliki panjang tubuh hanya sekitar 21 Centimeter saja serta memiliki bentuk tubuh yang ramping.

Dan juga punya ekor yang panjang dengan warna pada bagian kepala burung Perkutut Jawa abu abu, kemudian untuk bagian Leher serta pada bagian sisinya mempunya garis yang halus.

Dan pada bagian punggungnya berwarna coklat serta tepian yang berwarna hitam.

Kemudian untuk ciri Burung Perkutut Jawa jantan punya warna Kehitaman dengan ujung putih di bagian bulu sisi paling luar dari Ekornya.

Dan pada bagian iris serta paruh berwarna abu abu biru dan pada bagian Kaki punya warna merah jambu tua. Oleh sebab itu apabila diamati secara keseluruhan burung Perkutut Jawa ini memiliki bentuk serta warna tubuh yang unik.

Jadi pantas sekali untuk dipelihara ataupun dirawat oleh anda semua para pecinta burung kicauan terutama di Pulau Jawa. Sebab selain memiliki bentuk tubuh yang unik, suara kicauan burung perkutut jawa yang juga terdengar merdu.

2. Perkutut Bangkok Burung Perkutut Bangkok

Sudah banyak dikenal di masyarakat kita jika jenis burung perkutut Bangkok memiliki suara besar dan juga ngebass.

Sedangkan untuk burung perkutut yang biasa ditangkap dari hutan dinamakan burung perkutut lokal memiliki suara yang kecil.

Akan tetapi ini tidak sepenuhnya benar, sebab burung perkutut Bangkok pun asal mulanya juga dari tanah Jawa. Kemudian telah dikembangbiakkan.

Serta diambil keturunannya yang memiliki suara yang besar dan banyak yang telah di ekspor ke Indonesia kembali.

Dan sekarang ini hampir semua penghuni kandang ternak yang di Indonesia yaitu keturunan dari perkutut yang telah didatangkan dari wilayah Bangkok.

Trend terakhir pada tahun 2008 hingga 2009 kembali perkutut dari Bangkok serta dari Thailand Selatan yang memiliki suara besar serta berujung panjang banyak didatangkan ke Indonesia untuk dijadikan indukan.

Keluarga dekat dari perkutut terdapat dua jenis yakni bangsa Geopelia Humeralis atau disebut perkutut raksasa.

Sebab memang ukuran badannya begitu besar hampir dua kali lipat jika dibandingkan dengan ukuran badan perkutut biasa.

Burung ini asalnya dari Australia bagian Utara. Populer juga sebagai Barred Ground Dove pada kalangan internasional.

Kerabat yang selanjutnya banyak dipelihara di Indonesia antara lain yaitu Geopelia Cuneata atau lebih populer dengan nama Diamond Dove.

Ukuran tubuhnya hanya sebagian dari ukuran tubuh perkutut yang biasa. Serta di negara Indonesia banyak digunakan sebagai induk asuh untuk meloloh piyik perkutut guna mempercepat proses produksi piyik dari burung perkutut.

3. Burung Perkutut Maungeus Burung Perkutut Maungeus

Jenis burung perkutut ini termasuk jenis burung perkutut belang yang asalnya dari Sumba, Sumbawa serta berasal dari Pulau Timor.

Burung perkutut yang juga kerap disebut perkutut Sumba ini jika dilihat sekilas mirip dengan burung Perkutut Jawa.

Akan tetapi tubuh bagian bawahnya punya garis melintang serta kulit pada sekitar mata yang memiliki warna kuning.

Burung Perkutut tidak hanya ditemui di Indonesia. Sebab, burung Perkutut tersebar di seluruh dunia. Burung yang memiliki nama latin Geopelia Striata ini juga bisa ditemukan di negara Australia, Malaysia, Singapore, dan Thailand. Di sana, penyebutan burung Perkutut berbeda-beda. Secara umum, orang-orang di seluruh dunia memanggil burung Perkutut dengan sebutan Zebra Dove atau Barred Ground Dove. Sementara di Malaysia dan Singapore, burung Perkutut dikenal dengan nama burung Ketitir atau burung Merbok. Sedangkan, di Thailand menyebut burung Perkutut dengan nama burung Nokkhao Chewa.

Burung Perkutut atau Geopelia Striata mempunyai beberapa sub jenis lagi yang lebih bervariasi. Adapun, sub jenis burung Perkutut Geopelia Striata adalah sebagai berikut:
  • Sub jenis burung Perkutut atau Geopelia Striata
  • Geopelia Striata Striata: Jenis burung Perkutut ini paling banyak dipelihara di Indonesia. Perkutut ini sering disebut Perkutut Lokal dan Perkutut Bangkok yang berasal dari Jawa, Bali, dan Sumatera. Ada juga sebagian yang kalangan yang menyebutnya Perkutut Hawaii.
  • Geopelia Striata Maungeus: Jenis burung Perkutut ini disebut burung Perkutut Sumba karena berasal dari Sumba, Sumbawa, dan Pulau Timor. Burung ini dikatakan sangat mirip dengan Perkutut Jawa.
  • Geopelia Striata Audacis: Jenis burung Perkutut ini berasal dari kepulauan Kei dan Tanimbar.
  • Geopelia Striata Placida: Jenis burung Perkutut ini berasal dari Papua dan Australia Utara.
  • Geopelia Striata Tranquila: Jenis burung Perkutut ini banyak dijumpai di Australia Tengah.
  • Geopelia Striata Papua: Jenis burung Perkutut ini berasal dari Papua (Irian Jaya dan Papua Nugini).
  • Geopelia Striata Clelaudi: Jenis burung Perkutut ini terdapat di Australia Barat.
Dari berbagai sumber

Loading...
loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 19:50
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.