Loading...

Bahaya Makan Buah Pisang Berlebihan, Bisa Mengganggu Keseimbangan Hormon

Loading...

Menaikkan Kadar Gula Darah dan Mengantuk, Sebagian Efek Negatif Makan Pisang Berlebihan

Buah Pisang adalah salah satu buah pencuci mulut yang banyak digemari. Pisang termasuk jenis buah yang paling mudah ditemukan dimana-mana. Hal ini karena pohon pisang memang saat berbuah tidak mengenal musim, asal umurnya cukup maka pohon pisang akan berbuah, apapun jenis buah pisangnya. Buah pisang sebagaimana jenis buah-buahan yang lain juga menyimpan banyak manfaat bagi kesehatan. Anda bisa googling apa saja manfaat pisang bagi tubuh kita. Artikel ini hanya akan membahas bahaya dan efek negatif buah pisang jika dikonsumsi secara berlebihan.
Menurut wikipedia.org, Pisang adalah nama umum yang diberikan pada tumbuhan jenis terna raksasa berdaun besar memanjang dari suku Musaceae. Beberapa jenisnya menghasilkan buah konsumsi yang dinamakan sama.
Kandungan Gizi Pisang, Jumlah Per 100 g
Kalori (kcal) 88
Jumlah Lemak 0,3 g
Lemak jenuh 0,1 g
Lemak tak jenuh ganda 0,1 g
Lemak tak jenuh tunggal 0 g
Kolesterol 0 mg
Natrium 1 mg
Kalium 358 mg
Jumlah Karbohidrat 23 g
Serat pangan 2,6 g
Gula 12 g
Protein 1,1 g
Vitamin A64 IUVitamin C8,7 mg
Kalsium5 mgZat besi0,3 mg
Vitamin D0 IUVitamin B60,4 mg
Vitamin B120 µgMagnesium27 mg
Efek Negatif Buah Pisang Jika Dikonsumsi Berlebihan
Apabila dikonsumsi berlebihan, buah manis kaya manfaat yang bernama pisang ini justru bisa berubah jadi makanan mematikan. Para ahli gizi mengatakan bahwa kamu seharusnya mengonsumsi tak lebih dari dua pisang dalam sehari. Hal ini dikarenakan pisang memiliki kandungan asam amino yang bisa menimbulkan rasa pusing dan jantung berdebar-debar jika dikonsumsi terlalu banyak. Terlalu banyak potassium dan vitamin B6 yang masuk bersamaan dalam tubuh bisa menyebabkan efek serupa.

Pada dasarnya, orang dewasa membutuhkan asupan 3,500mg kalium setiap hari, dan bisa terpenuhi dengan mengonsumsi 7 pisang dalam satu hari. Namun mengonsumsi pisang dalam jumlah cukup banyak ini setiap hari tentunya tak disarankan demi kesehatan dan keseimbangan nutrisi tubuh kamu, terutama yang memiliki penyakit ginjal. Dua pisang sehari sesungguhnya sudah mampu memberikan nutrisi dan kalori yang dibutuhkan oleh orang rata-rata.

Tubuh Kelebihan Kalium
Bagaimanapun tubuh membutuhkan asupan kalium untuk menjaga kebugaran dan kesehatan, tentu dalam batasan tertentu, dan kekurangan kalium pun akan menimbulkan resiko buruk untuk kesehatan. Pisang memiliki kandungan kalium yang dibutuhkan tubuh manusia, karenanya para pakar kesehatan merekomendasikan buah pisang sebagai salah satu sumber asupan kalium yang baik untuk tubuh, tentu saja dalam jumlah yang wajar.
Pisang terkenal karena memiliki kandungan kalium dan potasium. Kalium penting bagi tubuh kamu untuk menjaga kebugaran dan kesehatan, namun jika berlebihan tentu saja akan memberi dampak negatif. Hal ini bisa menuntun kamu pada kondisi hyperkalemia. Hyperkalemia merupakan kondisi dimana detak jantung kamu jadi tak beraturan, lumpuh sementara, otot lemas, dan tekanan darah yang rendah. Bahkan dalam kondisi yang parah bisa berujung pada gagal jantung!
Apa jadinya jika mengkonsumsi terlalu banyak kalium ? Sebuah istilah dikenal dengan Hyperkalemia, yaitu sebuah kondisi terlalu banyak memiliki kalium pada tubuh. Kondisi ini ditandai dengan pelemahan otot, kelumpuhan sementara, dan detak jantung yang tidak teratur. Mengkonsumsi buah pisang dalam jumlah yang ekstrim akan meningkatkan resiko terkena penyakit ini.

Efek Mengantuk 
Pisang mengandung tryptophan yang bisa membuat kamu merasa mengantuk. Kandungan karbohidrat yang ada pada pisang bisa menghalangi kandungan asam amino memasuki otak kamu. Hal ini akan memicu peningkatan produksi hormon serotonin yang biasa membuat kamu mengantuk. Magnesium yang ada pada pisang juga dikenal bisa merilekskan otot tubuh. Bisa dibayangkan, tubuh kamu akan jadi super mengantuk jika makan pisang dalam jumlah yang banyak.

Hormon Tak Seimbang 
Keseimbangan hormon yang ada dalam tubuh kamu bisa dipengaruhi oleh xeniobiotik yang ada dalam pisang. Dalam hal ini, yang terpengaruh adalah hormon estrogen perempuan dan androgen pada pria. Terlalu banyak mengonsumsi pisang bisa mengacaukan keseimbangan kedua hormon ini, dan dampak negatif tersebut bisa dirasakan langsung oleh perempuan dengan kacaunya siklus haid dan rasa lelah yang berlebihan.

Menaikkan Kadar Gula Darah 
Penderita diabetes tidak disarankan untuk mengonsumsi pisang, karena mengandun gula alami bernama glukosa. Jika kamu mengonsumsi pisang dalam jumlah banyak, tentunya bisa memicu naiknya kandungan gula dalam darah. Bahkan, gigi kamu juga bisa merasakan dampak negatif dari gula yang terkandung dalam pisang, lho. Enamel pada gigi bisa rusak.

Kerusakan Saraf 
Kebanyakan mengonsumsi pisang juga bisa berujung pada kerusakan saraf, lho. Ini biasa terjadi pada kamu yang mengonsumsi pisang sebagai makanan harian untuk diet. Hal ini dikarenakan kandungan B6 yang ada pada pisang.

Alergi
"Mereka yang alergi terhadap lateks berisiko tinggi untuk alergi terhadap buah-buahan seperti pisang, avokad, buah kiwi, dan chestnut," ungkap penelitian dari livestrong.com. "Reaksi alergi yang terjadi adalah gatal di mulut ketika kamu menelan pisang."

Migrain
Pisang mengandung asam amino tirosin yang ketika masuk ke dalam tubuh berubah menjadi tyramine. Tyramine ini akan memicu sakit kepala berupa migrain. Jika kamu sudah mengidap migrain dalam waktu lama, konsultasikan pada dokter berapa jumlah pisang yang boleh kamu konsumsi per hari.

Gangguan pencernaan
Makan 1 buah pisang per hari tak dapat menyebabkan masalah pencernaan. Namun jika kamu terlalu banyak makan pisang kamu bisa mengalami diare dan perut kembung. Sebabnya, pisang kaya akan serat. Dan ketika di dalam perutmu terlalu banyak serat yang tidak bisa dicerna dengan baik maka akan menghasilkan efek samping yaitu gas yang membuat perut jadi kembung.

Penyakit Kardiovaskular
Penyakit Kardiovaskular adalah, suatu kondisi dimana saluran peredaran darah terganggu, sehingga mengakibatkan berbagai penyakit lain yang lebih berbahaya, salah satu yang paling umum adalah penyakit jantung koroner.Pisang memiliki kandung magnesium yang cukup tinggi, jika di konsumsi secara berlebih, terutama ketika perut dalam keadaan kosong, kandungan magnesium ini akan berefek negatif pada tubuh. Gangguan pada kardiovaskular ini terjadi ketika di dalam darah kandungan magnesium dan kalsium tidak seimbang. Kandungan magnesium yang berlebih pada darah tersebut akan menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah. Meski demikian sebenarnya kandungan magnesium justru di butuhkan oleh tubuh untuk perlindungan terhadap penyakit jantung koroner, sekali lagi hal yang menjadikannya berbahaya adalah ketika perut dalam keadaan kosong.

Sembelit
Ini adalah bahaya yang paling umum diketahui, ya memakan terlalu banyak buah pisang bisa menyebabkan susah buang air besar atau sembelit. Hal ini terutama dipengaruhi oleh tingkat kematangan buah pisang, dimana pisang yang belum matang akan membuat resiko terkena sembelit menjadi lebih besar. Buah pisang yang mentah memiliki kandungan pati yang akan mempengaruhi proses pencernaan. Namun disisi lain, pisang memiliki kandungan kalium di dalamnya, yang justru bagus untuk pencernaan. Dengan kandungan kalium yang dimiliki, buah pisang bisa dijadikan sebagai obat pereda diare.

Penyempitan Pembuluh Darah
Hal ini disebabkan karena pisang memiliki kandungan tiramin, yang juga terdapat pada keju. Zat Tiramin ini akan menyebabkan efek vasokonstriksi vaskular, atau penyempitan pembuluh darah, yang mengakibat terganggunya peredaran darah. Efek yang terasa secara langsung dirasakan oleh penderita migrain, stroke, dan sakit jantung, karenanya untuk yang mengidap penyakit tersebut disarankan mengkonsumsi pisang dalam jumlah yang tidak terlalu banyak.

Kesimpulannya adalah asal tidak dikonsumsi dalam jumlah yang berlebih, pisang membawa banyak manfaat kesehatan untuk tubuhmu. Satu buah pisang berukuran sedang hanya mengandung 105 kalori dan dapat memenuhi 22% kebutuhan harian vitamin B6 dan 17% vitamin C. Tubuh membutuhkan vitamin C sebagai zat antioksidan untuk melindungi kesehatan jaringan ikat dan tulang. Sedangkan kandungan kalium dalam pisang membantu untuk menurunkan tekanan darah dan membuat saraf serta otot bekerja dengan baik.

Sumber:
  • www.kumparan.com
  • www.hellosehat.com
  • www.merdeka.com

Loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 18:56
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.