Bahaya Makan Buah Duku Berlebihan, Hindari Bagi Yang Memiliki Penyakit Maag


Duku Memiliki Banyak Manfaat Tetapi Menyimpan Bahaya Saat Dikonsumsi Berlebihan, Apa Saja Manfaat dan Bahayanya?
Duku merupakan jenis buah-buahan dari anggota suku Meliaceae. Tanaman yang berasal dari Asia Tenggara sebelah barat ini memiliki kemiripan dengan buah langsat, kokosan, pisitan, celoring dan lain-lain dengan beragam variasi.
Buah duku juga memiliki kandungan serat tinggi. Ada 2 gram kandungan serat per 100 gram buah duku sehingga bila sesuai untuk dikonsumsi orang yang memiliki masalah pencernaan. Kandungan kalori, mineral dan zat besi yang terkandung dalam buah duku lebih banyak daripada apel dan jeruk. Bahkan jika Anda mengkonsumsinya secara teratur, duku bisa mencegah kanker saluran pencernaan.
Kelompok yang dikenal sebagai duku (L. domesticum var. duku) umumnya memiliki pohon yang bertajuk besar, padat oleh dedaunan yang berwarna hijau cerah, dengan tandan yang relatif pendek dan berisi sedikit buah. Butiran buahnya besar, cenderung bulat, berkulit agak tebal namun cenderung tidak bergetah bila masak, umumnya berbiji kecil dan berdaging tebal, manis atau masam, dan berbau harum.
Duku adalah jenis buah-buahan dari anggota suku Meliaceae. Tanaman yang berasal dari Asia Tenggara sebelah barat ini memiliki kemiripan dengan buah langsat, kokosan, pisitan, celoring dan lain-lain dengan pelbagai variasinya. Menurut Wikipedia, Nama ilmiah buah duku adalah Lansium domesticum
Duku dikenal dengan banyak nama, seperti langsat, langseh, langsep, lansa (Mal.); lansones, lanzone, lanzon, dan buahan, (Fil.); langsad, longkong (Thailand); lòn bon dan bòn bon (Vietnam); langsak, duku (Burma); serta gadu guda (Srilanka). Dalam bahasa Inggris juga disebut sebagai langsat dan duku.

Di Indonesia sendiri duku disebut dengan berbagai nama, yang mirip maupun yang tidak. Misalnya langsat (umum); lansat, lancat (Aceh dan Sumut); lasé (Nias); langsék (Min.); langsak, lasak, rarsak, rasak (Lampung); lansét, lasat, losot, léhat, lihat, rihat, richat (Kal.); lansa, lasat, lasot, lansot, dansot, ranso, lantat (Sulut); lansa, lasa, lasé, lésé (Sulsel); lasat, lasaté, lasété, nasaté, lasato, lalasat, lasa (Maluku) dan sejenisnya. Serta langsat, langsep dan duku, dukuh (Jw., Sd.); kokosan, pisitan, bijitan (Sd.); pijetan, celuring (Jw.); celoréng (Md.; celoring, ceroring (Bali); dan lain-lain.
Pohon duku sendiri sangat bermanfaat, mulai dari buah hingga batang pohonnya. Berikut beberapa manfaatnya:
1. Kayu yang berwarna coklat muda ini, begitu keras dan tahan lama biasa digunakan untuk tiang rumah dan gagang perabotan.
2. Kulit buah dapat digunakan sebagai pengusir nyamuk jika dibakar setelah dikeringkan. Kebiasaaan ini biasa dilakukan oleh Filipina
3. Kulit buahnya juga dapat dijadikan sebagai obat anti diare.
4. Bijinya jika dihancurkan dapat menyembuhkan demam. Kebiasaan ini dilakukan oleh penduduk di Malaysia.
5. Kulit kayu yang rasanya sepet dapat digunakan sebagai tapal untuk menyembuhkan bekas gigitan kalajengking.
6. buah duku juga sangat bermanfaat salah satunya sebagai pelancar sistem pencernaan.
Buah Duku dan Penyakit Maag
USA Departemen Pertanian merekomendasikan porsi ideal buah untuk dimakan adalah dua cangkir sehari. Salah satu efek negatif dari konsumsi buah yang berlebihan adalah kenaikan kadar trigliserida. Trigliserida adalah senyawa kimia yang berpotensi menyebabkan penyakit jantung.
Duku terutama ditanam untuk buahnya, yang biasa dimakan dalam keadaan segar. Ada pula yang mengawetkannya dalam sirup dan dibotolkan. Duku memang banyak sekali manfaatnya bagi kesehatan tubuh kita. Namun apakah buah duku ini bahaya atau tidak bagi penderita penyakit maag ?

Para penderita sakit maag wajib memerhatikan apa yang dikonsumsi karena makanan yang sulit dicerna akan memberikan kesulitan bagi lambung. Duku adalah buah yang sebenarnya manis dan segar, tapi Anda pasti tahu betul bahwa buah ini bakal sangat sulit dikunyah hingga halus dan termasuk di dalam buah yang sukar dicerna. Di dalam duku juga terdapat getah yang akan membuat lambung nantinya akan melilit. Itulah alasan mengapa duku sebaiknya tidak dikonsumsi terlalu banyak atau bahkan kalau bisa dihindari supaya tidak memengaruhi kondisi maag.

Memang ada juga yang beranggapan bahwa buah duku itu baik untuk penderita maag ada juga yang melarang mengkonsumsinya. Apapun itu alangkah baiknya kita menghindari agar tidak terjadi sesuatu yang tidak kita harapkan.

Oleh karena itu jika anda salah satu seseorang yang cinta/menyukai buah ini namun memiliki penyakit maag, sebaiknya atasi dahulu penyakitnya itu dengan tepat dan tepat sebelum maag anda menjadi kronis (berbahaya).

Berikut ini beberapa manfaat dan juga efek samping buah duku untuk kesehatan :

1. Meningkatkan imunitas
Tidak hanya bagi Anda yang sedang dalam pemulihan dari penyakit, asupan gizi untuk meningkatkan kekebalan tubuh perlu dikonsumsi untuk menunjang aktivitas keseharian Anda. Buah duku kaya akan vitamin C yang bisa membantu meningkatkan daya tahan serangan dari berbagai penyakit. Vitamin C, yang merupakan antioksidan aktif, bisa membantu mengembalikan fungsi tubuh.

2. Menjaga kesehatan kulit
Selain vitamin C, duku juga mengandung vitamin E yang baik untuk menjaga kesehatan kulit. Dengan mengkonsumsi duku secara teratur dan tidak berlebihan, kulit Anda akan terlihat lebih cerah, mencegah penuaan dini, melembutkan dan melembabkan kulit Anda, menjaga kulit Anda dari bahaya sinar UV untuk membantu mempercepat penyembuhan luka. Bahkan kulit duku yang digosok pada kulit gatal bisa menjadi alternatif gatal dan remover jerawat.

3. Kontrol Kolesterol
Jika Anda memiliki kadar kolesterol tinggi, buah duku adalah salah satu buah yang aman untuk kolesterol tinggi. Ini karena kandungan vitamin C yang ditemukan di duku bisa mengendalikan kolesterol dalam darah dimana bisa membantu mengubah kolesterol menjadi asam empedu. Kadar kolesterol tinggi menyebabkan beberapa penyakit mematikan seperti diabetes dan tekanan darah tinggi. Karena itu, orang dengan kolesterol tinggi disarankan untuk selalu mengkonsumsi buah duku.

4. Pencernaan
Seperti buah lainnya, buah duku juga memiliki kandungan serat tinggi. Ada 2 gram kandungan serat per 100 gram buah duku sehingga bila sesuai untuk dikonsumsi orang yang memiliki masalah pencernaan. Kandungan kalori, mineral dan zat besi yang terkandung dalam buah duku lebih banyak daripada apel dan jeruk. Bahkan jika Anda mengkonsumsinya secara teratur, duku bisa mencegah kanker saluran pencernaan.

5. Menjaga kelembaban rambut
Siapa sangka jika buah duku juga bagus untuk menjaga kelembaban di rambut alami berkat nutrisi yang terkandung di dalamnya. Selain makan duku bisa menjaga rambut agar tidak berair, Anda juga bisa menjauhkan dari luar dengan buah manis ini. Seberapa mudah. Buah duku di masker dan oleskan ke rambut sambil memijat perlahan. Kandungan protein tinggi di duku juga bisa mencegah rambut rontok dan menutrisi membuatnya lebih cantik.

6. Menjaga kesehatan gigi
Vitamin D tinggi pada buah duku memberi efek signifikan pada tubuh. Dengan mengkonsumsi cukup vitamin D, Anda bisa menjaga agar gusi Anda tetap sehat, mulut Anda dan mencegah timbulnya sariawan yang membandel. Selain itu, kandungan fosfor pada buah duku akan memberi nutrisi yang baik pada kesehatan gigi dan bisa menjaga kekuatan gigi agar tidak mudah kropos.

7. Tingkatkan kadar trigliserida
Buah adalah makanan sehat yang rendah kalori dan lemak sehingga banyak ahli gizi menganjurkan mengkonsumsi buah dalam makanan masyarakat. Namun, mengkonsumsi terlalu banyak buah juga bisa berdampak negatif. USA Departemen Pertanian merekomendasikan porsi ideal buah untuk dimakan adalah dua cangkir sehari. Salah satu efek negatif dari konsumsi buah yang berlebihan adalah kenaikan kadar trigliserida. Trigliserida adalah senyawa kimia yang berpotensi menyebabkan penyakit jantung.

8. Berbahaya bagi penderita kanker
Pasien kanker memiliki beberapa batasan diet yang harus mereka hindari. Setiap makanan yang mereka makan akan memainkan peran besar dalam proses penyembuhan. Termasuk pantang makan buah. Selain buah-buahan seperti lengkeng, nangka, nanas, durian dan anggur, duku juga termasuk dalam salah satu buah sebaiknya tidak dikonsumsi oleh penderita kanker. Ini karena, buah ini menghasilkan alkohol sehingga bisa memicu kembali sel kanker.


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 00:00
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.