Berapa Harga Burung Hantu Tahun 2018?

Harga Burung Hantu 2018 Berbagai Jenis
Macam-macam burung hantu yang ada di Indonesia ternyata mempunyai tingkat kepopuleran yang berbeda-beda. Kepopuleran jenis burung hantu salah satunya bisa ditandai dengan tingkat harganya yang berlainan. Semakin mahal harga burung hantu biasanya jenisnya termasuk yang populer dan banyak dicari penggemar burung hantu.

Kisaran harga burung hantu sangat bervariasi yaitu antara ratusan ribu rupiah hingga ada yang diatas 1 juta rupiah. Mungkin juga dipasaran ada burung hantu yang memiliki harga lebih mahal lagi. Informasi harga burung hantu dibawah ini hanya beberapa jenis saja yang bisa ditampilkan karena keterbatasan sumber informasi.

Daftar Harga Burung Hantu Terbaru
  • Harga Burung Hantu Celepuk berkisa Rp 125.000 per ekor
  • Burung Hantu Oriental Bay Rp 300.000/ekor
  • Burung Hantu Javan Owlet Rp 375.000/ekor
  • Harga Burung Hantu Barn Owl Rp 350.000 per ekor
  • Burung Hantu Strix Seleputo Rp 550.000/ekor
  • Burung Hantu Brown Hawk Owl Rp 650.000/ekor
  • Burung Hantu Buffy Fish Owl Rp 850.000/ekor
  • Harga Burung Hantu Bubo Sumatranus Rp 1.200.000 per ekor
Harga diatas bisa saja berubah sewaktu-waktu dan bisa berbeda antara daerah satu dengan daerah lainnya

Mengenal Macam-macam Jenis Burung Hantu Yang Ada di Indonesia:

Jenis Celepuk


Dikenal juga dengan nama Indian Scops Owl dan memiliki nama latin Otus bakkamoena. Habitat clepuk adalah di dalam hutan dan area yang banyak pohonnya. Meskipun ukuran tubuh mereka hanya sekitar 23 - 25 cm, tetapi mereka adalah salah satu yang terbesar dari spesies scops owl. Mereka adalah pemakan serangga dan merupakan binatang nokturnal. Karena kemampuan kamuflasenya yang cukup mumpuni, akan sangat sulit menemukan mereka di siang hari. Daerah penyebaran Indian Scops Owl adalah bagian selatan Asia meliputi Bagian Timur dari Timur Tengah, anak benua India, hingga ke beberapa negara di Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Celepuk Rajah


Burung hantu yang hanya berukuran sekitar 23 cm ini emiliki nama latin Otus brookei. Bisa dibilang burung hantu kecil ini merupakan yang paling tidak populer dibandingkan dengan jenis burung hantu lainnya di Indonesia. Karena memang hanya pernah ditemukan beberapa spesimen saja yang berasal dari daerah pegunungan di Sumatera, Kalimantan, dan Jawa Timur.

Jenis Burung Hantu Hingkik


Memiliki nama lain Beluk Jampuk atau Barred Eagle Owl serta memiliki nama latin Bubo sumatranus. Sering juga disebut dengan nama Malay Eagle Owl. Habitat hingkik adalah di hutan tropis dan subtropis di dataran rendah. Daerah penyebaran Hingkik antara lain di Pulau Keeling, Brunei, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Singapura, dan Thailand.

Jenis Burung Hantu Bloketupu


Dikenal juga dengan nama Bubo Ketupu atau Ketupa Ketupu atau Beluk ketupa atau Buffy Fish Owl. Dikenal juga sebagai Malay Fish Owl. Habitat Bloketupu adalah daerah hutan pegunungan tropis dan subtropis. Daerah penyebaran bloketupu ini antara lain di Brunei, Kamboja, India, Laos, Myanmar, Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, dan Indonesia.

Beluk watu Jawa


Dikenal juga dengan nama Javan Owlet Glaucidium, serta memiliki nama latin Glaucidium castanopterum. Burung Hantu jenis ini adalah burung endemik Pulau Jawa dan Bali. Habitat beluk watu jawa adalah di kantung-kantung hutan di dataran rendah dan perbukitan. Namun mereka juga sering terlihat di pekarangan desa, hutan primer, dan hutan sekunder.

Burung Hantu Jenis Punggok Cokelat


Spesies burung hantu yang memiliki nama latin Ninox scutulata ini dikenal juga dengan nama Brown Hawk-Owl. Burung ini berukuran medium, dengan tinggi sekitar 32 cm. Habitat Punggok Cokelat antara lain di hutan dan daerah yang banyak pepohonan. Daerah penyebaran punggok cokelat meliputi Asia Selatan mulai dari India dan Sri Lanka hingga bagian timur Indonesia dan China Selatan.

Burung Hantu Tito Alba


Dikenal juga dengan nama Burung hantu Tito, atau Serak Jawa atau Barn Owl. Jenis burung hantu ini bertubuh besar dengan tubuh bagian atas berwarna kuning tua kecokelatan dengan bercak halus, sedangkan bagian bawah berwarna putih dengan bintik hitam. Tingginya mungkin sekitar 34 cm. Ciri-ciri burung hantu Tito adalah memiliki wajah yang berwarna putih yang berbentuk seperti hati.
Habitat burung hantu tito alba ini adalah daerah berpohon di tepi hutan, perkebuann, hingga taman kota dengan ketinggian mencapai 1.600 m di atas permukaan laut. Burung hantu jenis ini dapat ditemukan di seluruh benua, kecuali Antartika.

Burung Hantu Jenis Wowo-wiwi


Dikenal juga dengan nama Serak Bukit atau Oriental Bay Owl, dan memiliki nama latin Phodilus badius. Burung hantu jenis ini memiliki wajah khas yang bisa dibilang mirip ular sendok. Tingginya sekitar 27 cm. Daerah penyebarannya adalah wilayah Asia Tenggara.

Burung Hantu Jenis Celepuk Merah


Dikenal juga dengan nama Reddish scops-owl serta memiliki nama latin Otus rufescens. Ukuran tubuh mereka sangat kecil, tingginya hanya sekitar 15-18 cm. Habitat celepuk merah adalah daerah dataran rendah dengan banyak pepohonan, perbukitan, serta hutan primer dan sekunder. Secara umum, habitat mereka berada pada dataran rendah, tetapi ada juga yang hidup di daerah dengan ketinggian mencapai 1.350 m di atas permukaan laut. Daerah penyebaran celepuk merah antara lain Sumatera, Jawa, Kalimantan hingga Semenanjung Thailand, dan Semenanjung Malaysia.

Jenis Burung Hantu Celepuk Gunung


Dikenal juga dengan nama Javan Scops Own dan memiliki nama latin Otus angelinae. Burung hantu berukuran kecil ini (tingginya sekitar 20 cm) merupakan spesies burung hantu langka yang hanya dapat ditemukan di Indonesia. Selain itu, burung hantu ini juga tidak memiliki sub-spesies.


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 23:53
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.