Kandungan Kimia dan Nutrisi Sukun Yang Bermanfaat

Buah sukun jika saat musimnya banyak dijual dipinggir jalan dengan harga yang sangat murah. Harga 1 buah sukun berkisar sekitar Rp 5.000 an saja saat musim buah sukun. Tetapi untuk yang ukurannya jumbo dan kualitas super harganya bisa lebih mahal lagi.

Buah sukun nikmat buat makanan dan camilan. Cara mengolahnya bisa dengan direbus maupun digoreng dan bisa juga dengan dibungkus tepung terlebih dahulu sebelum digoreng. Ternyata buah sukun memiliki manfaat yang baik bagi tubuh kita dan memiliki efek menyehatkan selama dikonsumsi secukupnya dan tidak berlebihan.
 

Manfaat kesehatan sukun bagi manusia terkait dengan kandungan gizi dan nutrisi dari buah ini yang sangat banyak macamnya. Apa saja kandungan zat aktif dalam buah sukun?

Berikut ini kandungan gizi buah sukun setiap 100 gramnya:
  • Total Lemak 0.20 g 0.3 %
  • Lemak Jenuh 0.100 g 0.5 %
  • Kolesterol 0 mg 0.0 %
  • Sodium 2 mg 0.1 %
  • Total Karbohidrat 27.10 g 9.0 %
  • Diet Serat 4.9 g 19.6 %
  • Protein 1.10 g 2.2 %
  • Vitamin C 48.3 %
  • Vitamin B1 Thiamin 6.0 %
  • Vitamin B2 Riboflavin 1.8 %
  • Vitamin B3 Niasin 4.0 %
  • Vitamin B5 Asam Pantotenat acid 5.6 %
  • Vitamin B6 15.0 %
  • Kalsium 1.7 %
  • Besi 2.8 %
  • Kalium 14.0 %
  • Fosfor 3.0 %
  • Magnesium 6.3 %
  • Seng  0.7 %
  • Tembaga 4.0 %
  • Mangan 3.0 %
  • C Sistein 1.7 %
  • F Fenilalanin 3.0 %
  • I Isoleusin 4.6 %
  • K Lisin 1.8 %
  • L Leusin 2.4 %
  • M Metionin 1.9 %
  • T Treonin 5.0 %
  • Tirosin 2.2 %
  • V Valin 2.6 %
  • W Triptofan 10.7 %.
Tanaman sukun telah dimanfaatkan sebagai pangan sejak 40.000 tahun sebelum masehi. Ketika itu, pelayan membawa buah sukun dari australian, papua nugini, dan indo-malay menuju ocenia dan pasifik. Pada 30.000 sebelum masehi, pelayar membawa buah sukun ke pulau solomon. Selama perjalanan ke tahitian pada tahun 1769, kapten james cook diperkenalkan dengan sukun yang kemudian ia bawa ke inggris.

Sir joseph Banks yang berlayar di HMS Endeavour dengan Kapten Cook, mengakui potensi sukun sebagai makanan untuk daerah tropis lainnya. Ia pun mengusulkan kapada Raja George III untuk mengangkut tanaman sukun dari Tahiti ke Karibia yang dikomandani Kapten William bligh. Sukun dianggap sebagi sumber makanan yang sangat baik untuk para budak di afrika di perkebunan di karibia.

Sayangnya, pada perjalanan pertama itu gagal karena semua tanaman sukun yang jumlahnya hingga ratusan itu dilempar ke laut oleh pemberontak yang kecewa karena sebagian persedian air digunakan untuk merawat sukun. Perjalanan kedua pada tahun 1791, akhirnya sukses membawa sukun ke karibian. Kini sukun telah menyebar luas berbagai belahan dunia terutama di lingkar tropis.


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 06:13
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.