Bagaimana Klasifikasi Sapi Potong Berdasarkan Bobot?

Posted by

Loading...
Banyak sekali sebenarnya pengklasifikasian ternak potong yang berupa sapi ini berdasarkan berbagai kategori tertentu. Ada klasifikasi sapi berdasarkan jenisnya, ada yang berdasarkan umurnya dan ada juga yang berdasarkan asal-usulnya




Sebenarnya masih ada satu lagi klasifikasi sapi yang kadang jarang digunakan istilahnya oleh kalangan peternakan bahkan mungkin anda juga tidak menyadarinya jika klasifikasi berdasarkan bobot ternak juga ada.
Klasifikasi sapi potong berdasarkan bobot hidup.

Termasuk dalam kategori:
1. Bobot ringan (light weight) jika memiliki bobot sekitar 300-400 kg
2. Bobot sedang (medium weight) jika memiliki bobot sekitar 400-550 kg
3. Bobot tinggi (heavy weight) jika memiliki bobot sekitar >550 kg
Jadi klasifikasi ternak sapi potong berdasarkan bobotnya adalah ringan medium dan heavy. Bobot ringan biasanya didominasi oleh sapi bakalan yang siap digemukkan meskipun ada juga sapi light atau ringan yang sudah siap potong karena BCS nya yang sudah tinggi diatas 4 sehingga sudah layak potong. Sapi lokal jenis Madura dan Bali banyak dipotong pada kategori bobot badan light karena memang sapi tersebut tergolong sapi yang ukurannya kecil jika dibandingkan dengan jenis limousin maupun simmental.

Secara umum jagal sangat menyukai sapi-sapi dengan ukuran medium, meskipun pada waktu-waktu atau moment tertentu mereka membutuhkan bobot sapi yang lebih spesifik. Seperti saat musim jelang lebaran biasanya jagal membutuhkan sapi dengan bobot yang heavy atau berat diatas 550 kg. Pada saat musim sepi seperti pada apit yaitu sebutan untuk bulan diantara idul fitri dan idul adha, pada bulan suro dan sapar pada kalender Jawa biasanya pedagang atau jagal mencari sapu yang ukurannya ringan karena kondisi pasar yang sepi sebab pada bulan-bulan tersebut jarang orang yang hajatan sesuai adat istiadat di Jawa.

Biasanya semakin besar bobot sapi yang dalam kondisi normal bukan karena contangan atau glonggongan, karkas sapi akan semakin tinggi persentasenya jika dibandingkan dengan sapi yang berbobot ringan atau light. Demikian pula sebaliknya.

Tetapi ada kelemahan sapi yang sudah berbobot terlalu berat biasanya akan dibarengi dengan banyaknya perlemakan pada dagingnya sehingga kurang diminati konsumen daging sapi.

Loading...
loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 07:32

0 komentar:

Post a Comment

loading...
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.