Manfaat Temulawak dan Cara Penggunaannya

Manfaat Temulawak Untuk Pengobatan dan Kesehatan

Khasiat dan Manfaat temulawak antara lain sebagai hepatoprotektor atau pencegah penyakit hati, mereduksi kadar kolesterol dalam darah, sebagai anti-imflamasi atau anti-radang, sebagai obat laxative atau pencahar, sebagai obat peluruh kencing atau diuretic, menghilangkan nyeri sendi dan masih banyak lagi lainnya. Temulawak sering dianjurkan untuk anak kecil sebab bisa meningkatkan nafsu makan. Sedangkan untuk ibu yang sedang menyusui, temulawak bermanfaat untuk melancarkan ASI dan juga membersihkan darah. Selain memiliki beragam khasiat untuk kesehatan, ternyata temulawak juga memiliki fungsi lain yakni sebagai pengusir nyamuk. Kandungan minyak atsiri dengan linalo dan juga geraniol, yang merupakan golongan fenol, memiliki daya repellan terhadap nyamuk khususnya jenis Aedes Aegepty, biang Demam Berdarah.

Cara Mengolah Temulawak
Pada dasarnya, temulawak bisa diolah menjadi beberapa resep baik itu obat maupun kuliner nikmat tanpa harus mengurangi kandungan temulawak itu sendiri. Temulawak sering dijadikan bahan utama jamu dan untuk beberapa kasus tertentu, ditambahkan bahan lain untuk memperkuat khasiatnya. Para ibu juga biasanya membuat bubur temulawak untuk anak-anak atau bagi mereka yang mengalami gangguan pencernaan. Temulawak memang merupakan sumber karbohidrat yang baik. Sedangkan untuk menghalau beberapa penyakit, resep obat temulawak bergantung pada jenis penyakit apa yang hendak disembuhkan. Tetapi secara umum cara pengolahannya dengan direbus atau diparut dan langsung dikonsumsi. Sebagai contoh, berikut resep obat temulawak untuk mereka yang terserang penyakit Limfa :

Persiapkan Bahan:

· 2 rimpang temulawak,

· 1/2 rimpang lengkuas,

· 1 genggam daun meniran.

Cara membuat:

· Bahan temulawak dan juga lengkuas diparut halus.

· Kemudian semua bahan tersebut direbus dengan satu liter air sampai mendidih

· Setelah itu, air didihan disaring dan dipisahkan dengan ampas.

· Tunggu sampai dingin. Kemudian siap diminum 1 kali sehari 1 cangkir.


Manfaat Temulawak Untuk Kesehatan Tubuh

Memelihara Fungsi Hati
Katagoga dalam temulawak memiliki khasiat menjaga kesehatan fungsi hati. Katagoga memproduksi empedu dalam hati dan merangsang pengosongan kandung empedu. Dalam uji klinik yang dilakukan pada temulawak, memberikan hasil enzim yang dapat berguna untuk menurunkan kadar SGOT dan SGPT dalam dosis 15-30 mg kurkumin.

Masalah pencernaan
Zat di dalam temulawak, mampu merangsang produksi empedu di kandung empedu, yang dapat membantu meningkatkan pencernaan. Khasiat temulawak memberikan dukungan terhadap berbagai masalah pencernaan termasuk gangguan pencernaan, kembung, gas dan dispepsia.

Sebuah studi tahun 2006 yang diterbitkan dalam jurnal Clinical Gastroenterology dan Hepatology, para pasien yang memakai suplemen kunyit setiap hari mengalami tingkat kekambuhan yang jauh lebih rendah dibandingkan pasien yang memakai plasebo selama enam bulan.

Membantu Menurunkan Lemak Darah
Manfaat temulawak menghasilkan fraksi kurkuminoid yang merupakan ekstrak temulawak, untuk membantu menurunkan kadar kolesterol total dan memberikan peningkatan pada kadar kolesterol HDL Zat kurkumaid diduga berperan dalam menurunkan lemak darah, yang tentu saja berdampak baik pada kesehatan jantung dan berdampak baik sistem kardiovaskuler dalam tubuh.

Melawan Kanker
Sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2001 dalam jurnal ilmiah “The Prostat,” menemukan bahwa curcumin secara signifikan dapat menghambat pertumbuhan kanker prostat dan berpotensi untuk mencegah perkembangan kanker hormon lainnya. Meskipun percobaan lanjutan terhadap manusia masih diperlukan sebelum dokter dapat merekomendasikan temulawak.

University of Maryland Medical Center menjelaskan bahwa, tanaman herbal dapat bekerja menghentikan pertumbuhan pembuluh darah yang memasok pertumbuhan kanker dan merupakan efek pencegahan yang mungkin berasal dari aktivitas antioksidan yang melindungi sel dari kerusakan.

Mengurangi radang sendi
Kandungan kurkumin dalam temulawak sama dengan 100 mg fenibutazon yang mengurangi radang sendi dan nyeri. Cara kerjanya yakni dengan melakukan penghambatan perpindahan sel-sel leuksit kepada daerah radang atau dangan penghambatan pembentukan serta transportasi mediator radang yaitu prostagladin. Hasil pengujian memberikan hasil perbaikan pada penderita radang sendi.

Di India, telah lama menggunakan tanaman herbal selama ribuan tahun untuk mengobati dan mencegah peradangan seperti arthritis. Sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2009 dalam Journal of Alternative and Complementary Medicine , pasien yang diperiksa bermasalah pada radang sendi lutut meminum ekstrak temulawak dan ibuprofen setiap hari selama enam minggu. Pada akhir penelitian, para peneliti menemukan bahwa ekstrak temulawak bekerja sama dengan baik oleh ibuprofen, untuk mengurangi rasa sakit yang disebabkan oleh arthritis tanpa mengalami efek samping yang merugikan.


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 00:17
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.