Manfaat Kunyit Bagi Kesehatan dan Kandungan Nutrisinya

Kandungan Nutrisi Kunir Yang Bermanfaat Bagi Kesehatan dan Terapi Pengobatan Alami
Kunyit (Curcuma domestica Val) dikenal dengan nama yang berbeda di beberapa daerah di Indonesia. Hunik (Batak), koneng (Sunda), rame (Irian), konyet (Madura), kunir (Jawa), temu kuning, kunyeh, dan masih banyak lagi sebutan khusus untuk kunyit. Kunyit merupakan tanaman dengan tinggi yang mencapai 0,75 meter atau lebih. Batangnya berwarna hijau atau agak keunguan. Daunnya lonjong dengan 4-8 helai. Kunyit memiliki bunga majemuk berwarna merah atau merah muda. Rimpang kunyit berwarna kuning tua dengan rasa yang pahit dan agak pedas.

Manfaat Kunyit dan Kandungan Nutrisi
  • Mengobati Tifus
    Kunyit dapat digunakan untuk mengobati tifus. untuk membuat obat tifus dari kunyit inilah yang harus anda lakukan.
    Bahan : 2 rimpang kunyit, 1 bonggol sere, 1 lembar daun sambiloto.
    Caranya : Tumbuk semua bahan tersebut hingga halus dan dipipih, kemudian tambahkan 1 gelas air masak yang masih hangat dan disaring, kemudian minumlah ramuan tersebut, lakukan rutin selama seminggu.
  • Mencegah Anemia
    Anemia diakibatkan oleh kekurangan zat besi. Anda bisa menggunakan kunyit untuk mencegah anemia, karena kunyitbanyak mengandung zat besi. Kandungan zat besi ini merupakan komponen penting dalam pembentukan sel darah merah sehingga dengan mengkonsumsi kunyit anda dapat mencegah anemia.
  • Mengurangi Resiko Diabetes
    Khasiat kunyit yang didapat dari kandungan kurkumin di dalamnya dapat mengurangi resistansi insulin. Karena hal tersebut maka kandungan kadar glukosa darah dapat dikendalikan sehingga resiko untuk terserang diabetes tipe 2 pun akan berkurang.
  • Mengatasi Gatal dan Penyakit Kulit
    Khasiat kucnyit dapat digunakan untuk mengatasi gatal dan penyakit kulit.
    Caranya : Ambil 1 ruas kunyit, bersihkan lalu parut kunyit. Ambil biji cengkeh lalu ditumbuk, parutan kunyit tadi Anda campurkan dengan tumbukan biji cengkeh dan bunga melati. Remas-remas, lalu balurkan pada tubuh yang gatal. Untuk mencegah luka, Anda cukup mencampurkan parutan kunyit dan asam kawak, balurkan sampai luka mongering dan tidak terasa sakit lagi.
  • Menyembuhkan Luka
    Manfaat kunyit bisa digunakan untuk meyembuhkan luka, karena kunyit mengandung bahan anti-septik dan bahan anti-bakteri. dengan kandungan itu kunyit sangat baik digunakan untuk disinfektan untuk luka biasa maupun luka bakar.
  • Melancarkan Pencernaan
    Dengan adanya kandungan kurkumin dalam kunyit juga dapat membantu proses pencernaan serta mengurangi gejala kembung. Namun orang yang memiliki penyakit kandung empedu sebaiknya tidak menggunakan kunyit sebagai suplemen karena dapat memperburuk kondisi.
  • Mencegah dan Mengobati Panas Dalam
    Manfaat kunyit juga bisa digunakan untuk mengobati dan mencegah panas dalam.
    Caranya : Ambil 1 biji kunyit yang agak besar, lalu bersihkan kunyit sampai tidak tersisa lagi bekas tanah yang menempel. Kuliti sampai bersih, parut kunyit sampai mempunyai bagian-bagian yang kecil. Sisihkan. Ambil gula merah dan potong secukupnya, campurkan keduanya bersamaan dengan menggunakan air panas. Aduk dan sampai terlihat mengental, lalu parutan kunyit tadi Anda saring, dan minum selagi hangat.
  • Mencegah Keput!h4n
    Khasiat kunyit sangat ampuh untuk mencegah keput!h4n.
    Caranya : Ambil 2 ruas kunyit, satu genggam daun beluntas, satu gagang asam, sepotong gula aren. Bersihkan dulu semua bahan, lalu bahan direbus secara bersamaan sampai air mendidih, jika sudah mendidih, saring bahan dan minumlah secara rutin, satu gelas per hari.
Kunyit dilengkapi dengan ratusan kandungan nutrisi, mineral, dan senyawa aktif yang sangat penting untuk tubuh. Kunyit me-ngandung minyak atsiri 6%, curcuminoid 5%, karbohidrat 3%, protein 30%, lemak 1-3%, pati 8%, vitamin C 45-55%, dan sisanya terdiri dari berbagai garam mineral seperti kalsium, fosfor, dan zat besi. Selain kandungan nutrisi, kunyit juga mengandung berbagai senyawa aktif seperti tannin, damar, ceffeic acid, L.a dan L.b curcumae, guanicol, protochatechuic acid, serta ukanon A, B, C, D. Kesemua senyawa aktif tadi merupakan antioksidan yang baik untuk tubuh sehingga mendukung kekebalan tubuh.
Kunyit ditengarai dapat membantu mengurangi nyeri pada penderita osteoarthritis, yaitu sebuah kondisi yang menyebabkan sendi menjadi nyeri, kaku, dan kehilangan fleksibilitasnya. Sebuah penelitian menyatakan kinerja kunyit sebanding dengan obat ibuprofen dalam mengatasi osteoarthritis. Jika ingin mencoba mengurangi rasa sakit akibat osteoarthritis, Anda bisa mengonsumsi ekstrak kunyit dosis 500 mg dua kali sehari.
Curcuminoid mengandung zat curcumin yang merupakan zat kuning dalam kunyit. Telah banyak penelitian yang dilakukan untuk mengetahui manfaat dari kunyit. Dari riset-riset tersebut ditemukan bahwa curcumin dalam kunyit memiliki sifat antibakteri yang bekerja dengan merangsang dinding kantung empedu untuk mengeluarkan racun empedu sehingga pencernaan lebih sempurna. Curcumin juga dapat mengurangi risiko Alzheimer dengan membatasi timbunan protein destruktif di otak. Sebuah penelitian menemukan bahwa seseorang yang sering mengonsumsi bumbu kari yang mengandung kunyit memiliki ingatan yang lebih tajam dibandingkan yang jarang mengonsumsi bumbu kari.

Curcumin ini juga dapat menghentikan gastric dan kanker kolon dengan memperlambat efek dari bakteri berbahaya di saluran pencernaan, serta meningkatkan kandungan musin yang berfungsi melindungi lapisan mukosa di lambung, Lebih jauh, curcumin dipercaya memiliki sifat antiinflamasi sehingga cocok untuk arthritis dan arthritis rematoid. Curcumin juga dipercaya dapat menurunkan kolesterol, mencegah penggumpalan darah, melindungi liver dari racun, meningkatkan perlindungan perut dari asma, menurunkan gula darah pada diabetes, bersifat anti-HIV, hingga menghambat ploriferasi sel tumor pada usus besar.
Tidak hanya mengobati, menurut beberapa penelitian, kunyit juga bisa dipakai untuk mencegah orang yang berisiko terkena kanker usus besar dengan cara mengurangi jumlah kelenjar prakanker di tubuh orang tersebut. Penanda-penanda tumor kanker usus besar ditemukan menurun pada beberapa penelitian memakai kunyit.
Selain curcumin, minyak atsiri merupakan kandungan Iain dari kunyit yang juga mengandung khasiat bagi pencernaan. Minyak at-siri dalam kunyit mampu mencegah keluarnya asam lambung yang berlebihan dan mengurangi peristaltik usus yang terlalu kuat. Saat ini masih berlangsung penelitian untuk menguji khasiat dari kunyit dalam mengatasi penyakit kanker pankreas. Akan tetapi, perlu diketahui bahwa konsumsi kunyit yang berlebihan tidak baik karena dapat menyebabkan sakit perut dan juga gangguan hati atau ginjal.

Kunyit Putih Penangkal Kanker

Salah satu rimpang yang saat ini mulai digunakan sebagai obat pendamping dalam pengobatan kanker adalah kunyit putih. Telah banyak institusi yang melakukan penelitian, riset dan survei mengenai khasiat kunyit putih terhadap kanker. Meskipun penelitian tersebut belum mencapai hasil akhir, karena dibutuhkan waktu 10-15 tahun untuk meneliti sebuah obat, khasiat kunyit putih telah mendapatkan testimoni yang baik dari banyak pasien.
Tidak hanya mengobati, menurut beberapa penelitian, kunyit juga bisa dipakai untuk mencegah orang yang berisiko terkena kanker usus besar dengan cara mengurangi jumlah kelenjar prakanker di tubuh orang tersebut. Penanda-penanda tumor kanker usus besar ditemukan menurun pada beberapa penelitian memakai kunyit.
American Institute of Cancer bahkan merilis pernyataan bahwa kunyit putih dapat mencegah terjadinya kanker karena kunyit putih mampu mencegah terjadinya kerusakan DNA yang merupakan penyebab terjadinya kanker. Kunyit putih juga mengandung protein toksis. Protein ini dapat menghambat pertumbuhan sel kanker. Dalam sebuah riset, beberapa pasien kanker yang diberikan terapi kunyit putih mengakui bahwa ada perubahan yang lebih baik pada kesehatan mereka.

Efek Samping Kunyit pada Tubuh

Pengonsumsian kunyit sebaiknya tidak melebihi 500 mg tiap harinya. Hindari mengonsumsinya dalam jumlah 1.500 mg atau lebih guna meminimalisasi efek samping. Menurut sebuah laporan, kunyit yang dikonsumsi dalam jumlah berlebihan dapat membuat detak jantung menjadi abnormal. Efek samping lain yang ditimbulkan dari pemakaian kunyit secara tidak wajar yaitu:
  • Reaksi alergi.
  • Gangguan pada kantung empedu.
  • Perdarahan.
  • Gangguan hati.
  • Kontraksi uterus.
  • Gangguan perut dan pencernaan.
  • Mengurangi kesuburan pada pria.

Cara Mengolah Kunyit

Bagian dari tanaman kunyit yang dapat digunakan sebagai obat adalah bagian rimpangnya, walaupun bagian daunnya pun dapat digunakan sebagai obat-obatan. Saat ini produk berbahan kunyit telah banyak tersedia di pasaran, bahkan jamu kunir asem instan pun telah tersedia di pasaran. Kunyit dapat diolah dengan cara direbus bersama air, digunakan sebagai bumbu, dihaluskan dan diambil sarinya, dihaluskan dan ditempelkan pada bagian yang sakit, dan masih banyak cara lain. Tergantung dari tujuan penggunaan kunyit tersebut.


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 18:57
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.