Macam-macam Desain Kandang Sapi Potong, Sederhana Hingga Modern

Posted by

Loading...
Macam-macam Bentuk / Model Kandang Untuk Pemeliharaan Sapi Potong
Sebelum membuat kandang untuk sapi potong, ada baiknya melakukan studi perbandingan terhadap berbagai macam bentuk dan model kandang serta fungsinya dan disesuaikan dengan kondisi lingkungan serta kontur tanah lokasi tempat pembuatan kandang sapi potong tersebut.

Secara umum terdapat 2 model kandang sapi, yakni kandang bebas (loose housing) dan kandang konvensional (conventional/stanchion barn).

Kandang Bebas / Loose House

Kandang bebas merupakan barak atau areal yang cukup luas dengan atap diatasnya. Kandang ini ditempati populasi sapi tanpa adanya batasan sedikit pun. Sapi dapat bergerak bebas kemana saja selama masih ada didalam area kandang. Kandang bebas hanya terdiri dari satu bangunan atau ruangan, tetapi digunakan untuk ternak dalam jumlah banyak, Sebuah kandang bebas yang berukuran 7m X 9m dan dapat menampung 20-25 ekor sapi.

Kandang Konvensional / Stanchion House

Posisi ternak yang dipelihara di dalam kandang dibuat sejajar, lazim disebut sistem stall. Susunan stall ada tiga macam yaitu stall tunggal, stall ganda tail to tail, dan stall face to face.

Stall Tunggal

Pada kandang stall tunggal, sapi ditempatkan satu baris dengan kepala searah. Bentuk ini tepat untuk jumlah ternak yang tidak lebih dari 10 ekor.

Stall ganda tail to tail

Sapi pada kandang Stall ganda tail to tail ditempatkan dua baris sejajar (stall ganda) dengan gang di tengah, sedangkan kepala ternak berlawanan arah atau ekor saling berhadapan (tail to tail).

Stall Ganda Face to Face

Model kandang ini mendesain sapi pada dua baris sejajar dengan gang di tengah dengan kepala ternak saling berhadapan (face to face). Gang di tengah agak lebar.

Foto-foto Berbagai Macam Desain Kandang Yang Bisa Digunakan Untuk Pemeliharaan Sapi Potong









Membedakan Kandang Sapi Potong Berdasarkan Fungsinya

Kandang Isolasi dan Karantina

Kandang karantina dipergunakan untuk mengkarantina ternak yang baru masuk atau baru datang dengan tujuan pemeriksaan kondisi ternak yang baru datang tersebut, sedangkan kandang isolasi hanya digunakan untuk memisahkan ternal yang sedang sakit agar tidak menular ke ternak yang lainnya.

Kandang pembibitan

Kandang pembibitan digunakan untuk pemeliharan induk/calon induk dengan tujuan untuk menghasilkan anak. Tipe kandang untuk program pembibitan ternak berdasarkan program perkawinanya, yaitu menggunakan kandang individu atau kandang kelompok

Kandang beranak

Kandang beranak atau kandang menyusui adalah kandang untuk pemeliharaan khusus induk atau calon induk yang telah bunting tua sampai disapih dengan tujuan menjaga keselamatan dan keberlangsungan hidup pedet. Kontruksi kandang beranak harus memberi kenyamanan dan keleluasaan bagi induk dan anaknya selama menyusui. Kandang beranak termasuk tipe individu yang dilengkapi dengan palungan pada bagian depan, dan selokan pada bagian dibelakang ternak, serta di belakang kandang dilengkapi dengan halaman pelumbaran. Lantai kandang selalu bersih, kering dan tidak licin.

Kandang pembesaran

Kandang pembesaran untuk pemeliharaan ternak lepas sapih sampai dewasa. Tipe kandang ini adalah kandang kelompok yang mempunyai umbaran. Kontruksi kandang pembesaran untuk ternak lepas sapih harus menjamin ternak tidak bisa keluar pagar serta mampu mencapai pakan di dalam palungan

Kandang penggemukan

Kandang penggemukan untuk ternak sampai mencapai bobot tertentu. Lama pemeliharaan ternak pada kandang penggemukan berkisar antara 3-5 bulan, tergantung pada kondisi awal ternak (umur dan bobot badan) dan ransum yang diberikan.

Kandang pejantan

Kandang pejantan untuk pemeliharan ternak jantan yang khusus digunakan sebagai pemacek. Tipe kandang pejantan adalah individu yang dilengkapi dengan palungan (sisi depan) dan saluran pembuangan kotoran pada sisi belakang. Kontruksi kandang pejantan harus kuat serta mampu menahan benturan dan dorongan serta memberikan kenyamanan dan keleluasaan bagi ternak.




Konstruksi kandang harus kuat serta terbuat dari bahan- yang ekonomis dan mudah diperoleh. Di dalam kandang harus ada drainase dan saluran pembuangan Iimbah yang mudah dibersihkan. Tiang kandang sebaiknya dibuat dari kayu berbentuk bulat agar Iebih tahan lama dibandingkan dengan kayu berbentuk kotak. Selain itu, kayu bulat tidak akan melukai tubuh sapi, berbeda dengan kayu kotak yang memiliki sudut tajam (Wello, 2011).






Type atau bentuk Kandang Sapi juga bisa dibedakan sebagai berikut:

Kandang Tipe Tunggal

Kandang tunggal merupakan tipe kandang yang ditempati oleh satu ternak di lengkapi oleh tempat pakan dan tempat minum. Penempatan ternak pada kandang tunggal dilakukan dengan metode satu baris atau sejajar, sedangkan pada bagian belakang adalah parit pembuangan kotoran.

Kandang Tipe Ganda

Kandang ganda merupakan tipe kandang yang ternaknya saling berhadapan (head to head) atau tolak belakang (tail to tail), dan dilengkapi oleh tempat pakan dan tempat minum.

Kandang Tipe Paddock

Kandang paddock merupakan tipe kandang dengan penempatan ternal secara individual dan memiliki umbaran sehingga memungkinkan ternak untuk bisa bergerak lebih bebas dibanding dengan kandang tipe individu dan kandang tipe ganda. Kandang ini dikhususkan untuk ternak agar dapat melakukan exercise.





Perlengkapan Kandang tunggal/ ganda yaitu ada tempat makan dan tempat minum. Tempat makan terbuat dari papan kayu atau semen yang dasarnya rapat sehingga pakan yang diberikan tidak tercecer atau terbuang. Tempat minum harus tidak bocor, mudah dibersihkan dan cukup untuk keperluan minum sapi.
Ukuran tempat makan tipe kandang berhadapan atau berlawanan, panjang 95 - 100 cm, lebar 50 cm, dalam 40 cm dan tinggi dari lantai 60 cm.

Ukuran tempat minum, panjang 45 - 55 cm, lebar 50 cm dengan kedalaman 40 cm . Gang dalam kandang, dengan lebar minimal 1 m (lebih lebar lebih baik). Ukuran lantai kandang 165 - 180 cm ( sesuai dengan panjang badan sapi : panjang tiap ekor sapi 125 - 150 cm ), kemiringan 3 cm.

Luas kandang harus memenuhi persyaratan daya tampung dengan standar ukuran kandang secara umum : Sapi betina dewasa : 1,5 x 2 M2 / ekor, sapi jantan dewasa : 1,8 x 2 m2/ ekor dan Anak sapi : 1,5 x 2 m2/ ekor.

Sistem kandang dapat juga dibuat berkoloni/ berkelompok dan setiap kelompok berisi 5 - 10 ekor sapi dengan ruang 10 - 20 m2.

Sedangkan untuk kandang penanganan ternak ( cattle yard ), bahannya bisa dari kayu atau besi yang berbentuk lingkaran. Ukuran bangunan, tergantung dari jumlah sapi yang dipelihara, untuk jumlah sapi 250 ekor diperlukan luas 2500 m2 (50x50 meter2).

Loading...
loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 19:50

0 komentar:

Post a Comment

loading...
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.