Macam Alat Transportasi Udara, Jenis dan Sejarahnya

Posted by

Loading...
Jenis-jenis Alat Transportasi Udara Dari Masa Ke Masa

Alat Transportasi Udara menurut sejarahnya adalah alat transportasi paling akhir yang bisa dibuat manusia setelah melalui percobaan-percobaan terbang dan berulang kali mengalami kegagalan. Balon udara dan Zeppelin bisa dianggap sebagai pelopor alat transportasi udara yang memungkinkan manusia melakukan perjalanan dengan lebih cepat bahkan hingga ke luar angkasa.

Kapal Terbang, Zeppelin dan Balon Udara. Alat transportasi udara pada saat ini adalah merupakan mode transportasi tercepat yang bisa menghubungkan antar kota dan pula yang sangat berjauhan dengan waktu yang singkat dan saat ini menjadi andalan transportasi udara antar negara. Mode transportasi udara ini ternyata memiliki sejarah panjang. Dikumpulkan dari berbagai sumber berikut ini sejarah singkat berbagai macam proses dan pelaku penemuan mode transportasi udara hingga berkembang seperti sekarang ini.

Kapal Terbang Kuno
Sejarah Pesawat Terbang Pertama Di Dunia

Pesawat terbang yang lebih berat dari udara diterbangkan pertama kali oleh Wright Bersaudara (Orville Wright dan Wilbur Wright) dengan menggunakan pesawat rancangan sendiri yang dinamakan Flyer yang diluncurkan pada tahun 1903 di Amerika Serikat.

Selain Wright bersaudara, tercatat beberapa penemu pesawat lain yang menemukan pesawat terbang antara lain Samuel F Cody yang melakukan aksinya di lapangan Fanborough, Inggris tahun 1910.

Sedangkan untuk pesawat yang lebih ringan dari udara sudah terbang jauh sebelumnya. Penerbangan pertama kalinya dengan menggunakan balon udara panas yang ditemukan seorang berkebangsaaan Perancis bernama Joseph Montgolfier dan Etiene Montgolfier terjadi pada tahun 1782, kemudian disempurnakan seorang Jerman yang bernama Ferdinand von Zeppelin dengan memodifikasi balon berbentuk cerutu yang digunakan untuk membawa penumpang dan barang pada tahun 1900.

Pada tahun tahun berikutnya balon Zeppelin mengusai pengangkutan udara sampai musibah kapal Zeppelin pada perjalanan trans-Atlantik di New Jersey 1936 yang menandai berakhirnya era Zeppelin meskipun masih dipakai menjelang Perang Dunia II.

Setelah zaman Wright, pesawat terbang banyak mengalami modifikasi baik dari rancang bangun, bentuk dan mesin pesawat untuk memenuhi kebutuhan transportasi udara.Pesawat komersial yang lebih besar dibuat pada tahun 1949 bernama Bristol Brabazon. Sampai sekarang pesawat penumpang terbesar di dunia di buat oleh airbus industrie dari eropa dengan pesawat A380.

Kapal Terbang Komersil
Helikopter
Pesawat Tempur
Balon Udara - Zeppelin
Sejarah Zeppelin, Balon Udara Dengan Rangka Keras

Zeppelin adalah pesawat apung yang memiliki balon besar berisi gas.
Wahana udara ini mendapatkan nama dari pelopornya yang bernama Ferdinand von Zeppelin (8 Juli 1838 – 8 Maret 1917). Von Zeppelin mendirikan perusahaan pesawat pertama, Luftschiffbau (Airship) Zeppelin, pada tahun 1908 setelah beberapa prototipe berhasil diterbangkan, dimulai dengan LZ1 pada tahun 1900.  Zeppelin berbeda dari balon udara karena balon zeppelin memiliki rangka keras, tidak seperti balon udara yang tanpa rangka.

Struktur zeppelin tidak hanya kaku karena memiliki rangka, tetapi juga memiliki kompartemen individu yang bisa diisi gas. Struktur kaku memungkinkan zeppelin dibuat begitu besar sehingga mampu mengangkat beban lebih berat. Dari tahun 1900 hingga 1914, perusahaan Zeppelin membangun sebanyak 21 wahana udara meskipun beberapa diantaranya hilang atau mengalami kecelakaan.
Balon Udara
Sejarah Balon Udara. Balon udara yang terbuat dari karet ditemukan oleh Josep dan J. Montgolfier, mereka adalah kakak beradik yang telah berhasil menemukan balon udara gaya panas. Josep Montgolfier lahir pada 26 Agustus 1740, sedangkan Jacques Montgolfier lahir pada 6 Januari 1799, keduanya lahir di Perancis. Montgolfier bersaudara merupakan ilmuwan yang hidup pada abad ke-18, mereka berasal dari keluarga pembuat kertas.

Pada tahun 1782 Montgolfier bersaudara membuat eksperimen yang unik dan menarik, mereka mengamati potongan kertas yang ada di perapian yang telah terbakar, dapat terbang ke atas cerobong karena terbawa asap. Melihat hal tersebut mereka berfikir bila asap dapat mengangkat benda maupun orang ke atas langit.  

Mereka berhasil menciptakan balon udara yang dapat mencapai ketinggian hingga 6.000 kaki dan mendarat sejauh satu mil pada tahun 1783. Setelah sukses dengan balon udara tersebut, selanjutnya mereka mengundang saudara-saudaranya untuk datang ke Paris. Pada akhir September 1782 Montgolfier berhasil menerbangkan Jean-Francois Pilatre de Rozler, Francois Laurent dan Marquis d’Arlandes menggunakan balon udara tersebut di langit Paris, untuk melihat pemandangan dari atas. Penerbangan tersebut berlangsung selama delapan menit dan mendarat dengan sempurna.
Setelah keberhasilannya tersebut, Montgolfier bersaudara merencanakan membuat balon udara yang dilengkapi dengan awak penerbangan. Ada beberapa orang yang mengatakan bila penerbangan tersebut dapat berbahaya, namun ada sebagian orang yang percaya bila penerbangan dengan balon udara tersebut aman, sehingga harus dilanjutkan. Setelah mereka berhasil membuat balon udara berawak, pilot pertama yang mengendalikan balon udara tersebut adalah seorang dokter muda yang memiliki rasa ingin tahu tinggi bernama Jean Francois Pilatre de Rozier dan Pilatreand Marquis d’Arlandes, infanteri utama yang berlayar tinggi selama dua puluh lima menit, pada 20 November 1783.

Karena Montgolfier bersaudara telah sukses menemukan balon udara tersebut, kerajaan Perancis memberikan gelar bangsawan secara turun-temurun dengan sebutan de Montgolfier. Penghargaan tersebut diberikan kepada Montgoldier bersaudara melalui Raja Louis XVI.
Pesawat Luar Angkasa. Tansportasi khusus untuk penjelajahan antariksa atau luar angkasa yang baru bisa dikendarai oleh orang-orang tertentu (Astronout) dan saat ini sedang dikembangkan pesawat luar angkasa untuk komersial, yang bisa dinaiki orang-orang umum asal mampu membayar biaya transportnya yang sangat mahal.


Perlombaan Pembuatan Pesawat Ruang Angkasa Antara Soviet dan AS. Pada awal perkenalan ruang angkasa, Uni Soviet memberikan dua kekalahan yang sangat telak kepada Amerika Serikat secara berurutan. Yang pertama Soviet meluncurkan satelit buatan pertama di dunia yang bernama Sputnik di tahun 1957, kemudian mereka menempatkan manusai pertama di ruang angkasa Yuri Gagarin pada bulan April 1961.

Menanggapi tantangan Soviet, presiden John F. Kennedy menetapkan rencana yang sangat berani pada Mei 1961. Untuk menempatkan manusia di bulan, dan mengembalikannya dengan selamat pada akhir tahun ini.

Maka dimulailah program Apollo, perlombaan habis-habisan ke bulan yang didorong oleh Amerika Serikat untuk melewatkan beberapa langkah paradigma Von Braun, karena dengan anggapan kemajuan pesat adalah sebuah esensi. Pengembangan pesawat ruang angkasa itu kembali memprogram ulang dukungan ulang kendaraan usang seperti kapsul.

Program Apollo berhasil, ketika Neil Amstrong menginjakkan kaki di bulan pada 20 Juli 1969. Setelah mengalahkan Soviet ke bulan NASA membutuhkan tujuan baru.

Pada awal tahun 1969, presiden Richard Nixon telah membentuk kelompok tugas ruang angkasa untuk membantu NASA menentukan arah tujuan Apollo. Pada bulan september tahun tersebut, tim menyampaikan laporannya, yaitu merekomendasikan kembali paradigma Von Braun namun telah sedikit dirubah menjadi beberapa mode : Pesawat Ruang Angkasa, Stasiun ruang angkasa, perjalanan ke bulan dengan awak, dan akhirnya misi berawak ke Mars.

Presiden Nixon tidak senang dengan rekomendasi ini. Karena Presiden berpikir rencana tersebut terlalu mahal untuk anggaran NASA yang telah memotong secara besar anggaran Federal $USD 5,9 Milyar atau 4,4% anggaran Federal pada tahun1966, kemudian $USD 4,25 Milyar (2,3% dari anggaran Federal) pada tahun 1969. Jadi ia memusatkan pada satu aspek program paradigma Von Braun, sedikit melupakan hal yang lain. Sementara pada tahun 1972 pendanaan NASA terus menyusut, Presiden Nixon hanya memberikan sebesar $USD 3,4 Milyar (1,6% dari anggaran Federal).

Visi asli NASA yang sebenarnya untuk pembuatan pesawat ruang angkasa dapat sepenuhnya kembali berjalan, pesawat dua tingkat yang akan di uji cobakan secara dua tahap. Hipersonik pesawat ruang angkasa bersayap tahap pertama yang akan membawa pengorbit dipunggungnya, hingga ketinggian setidaknya 50.000 kaki (15.240 meter). Tahap pertama ini akan terbang kemudian kembali ke Bumi dan akan mendarat seperti pesawat pada umumnya, sementara pengorbit terus melaju ke ruang angkasa.

Dengan cara ini masalah anggaran terus terjadi, akhirnya NASA merancang sistem shuttle seperti yang ada pada saat ini, yaitu pengorbit dikirim sangat tinggi oleh dua reusable solid rocket booster. Demikian pula masalah pendanaan masih terjadi dari badan pengembangan pesawat ruang angkasa generasi kedua, meninggalkan NASA untuk mengoperasikan pesawat selama 30 tahun.

Namun pada tahun 2011 NASA tidak berpikir mereka akan menerbangkan pesawat ruang angkasa dengan teknologi tahun 60-an dan 70-an. Pesawat ruang angkasa pertama bernama Enterprise, diluncurkan pada bulan september 1976. Kemudian perusahaan membuat beberapa peluncuran penerbangan pada tahun 1977, sayangnya tidak ada satupun yang mencapai ruang angkasa. Namun, pengorbit kedua berhasil diluncurkan secara off-line. Columbia diluncurkan pada 12 April 1981, dan sisanya adalah sejarah. Dan setelah Atlantis diluncurkan pada 8 Juli 2015 kemarin, manambahkan catatan baru dalam sejarah pengembangan pesawat ruang angkasa atau pesawat ulang alik.

Pesawat Ulang Alik
Pesawat Luar Angkasa
Pesawat Luar Angkasa
Pesawat roket X-15 adalah salah satu hasil proyek pertama yang berhasil dibuat, pesawat ini telah dilakukan hampir mencapai 200 kali penerbangan uji coba dari tahun 1959 sampai dengan 1968. Yang secara resmi dimulai pada ketinggian 62 mil (100 Kilometer), pada beberapa kali uji coba. Dan pada tahun 1967 pesawat X-15 masih memegang rekor dunia sebagai pesawat berawak tercepat bertenaga roket, yaitu mencapai kecepatan tertinggi 4.520mph (7.274Kph) selama satu kali penerbangan.  Dalam waktu yang sama, angkatan udara AS mengerjakan proyek pesawat ruang angkasa X-20 yang dikenal dengan nama Dyna-Soar, pesawat ini didesain mirip dengan pesawat ruang angkasa pada saat ini, yang direncanakan untuk berbagai keperluan termasuk pengintaian dan pemeliharaan satelit. Namun pada akhirnya sebelum Dyna-Soar rampung dibangun, pada tahun 1963 proyek pembangunannya harus dihentikan. Pengembangan X-20 bersama dengan pesawat lain seperti HL-10 membantu meletakkan dasar untuk program perancangan pesawat ruang angkasa segera sesudahnya.

Loading...
loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 05:43

0 komentar:

Post a Comment

loading...
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.