Kandungan Nutrisi dan Zat Aktif Ciplukan

Zat Aktif Yang Bermanfaat dan Terkandung Dalam Ciplukan
Kandungan Gizi. Senyawa-senyawa aktif yang terkandung dalam ciplukan antara lain saponin, flavonoid, polifenol, dan fisalin. Komposisi detail pada beberapa bagian tanaman, antara lain:
Herba : Fisalin B, Fisalin D, Fisalin F, Withangulatin A
Biji : 12-25% protein, 15-40% minyak lemak dengan komponen utama asam palmitat dan asam stearat.
Akar : alkaloid
Daun : glikosida flavonoid (luteolin)
Tunas : flavonoid dan saponin
Kandungan daun ciplukan
Daun ciplukan dapat dimanfaatkan sebagai bahan pengobatan berbagai penyakit, karena daun ciplukan memiliki berbagai kandungan sehat, yang mana diantaranya adalah :
  • Asam malat
  • Alkaloid
  • Acid
Bukan hanya daun ciplukan yang mempunyai kandungan sehat, buah ciplukan juga mengandung berbagai macam zat yang bermanfaat untuk kesehatan, seperti asam malat, alkaloid, tanin, kriptoxantin, vitamin C, gula, dan lain sebagainya
Ceplukan atau ciplukan adalah nama sejenis buah kecil, yang ketika masak tertutup oleh perbesaran kelopak bunga. Buah ini juga dikenal dengan pelbagai nama daerah seperti cecenet atau cecendet (Sd.), nyurnyuran (Md.), dan kopok-kopokan (Bl.).

Herba berumur setahun, tegak, tinggi s/d 1 m. Batang berusuk (=angulata) bersegi tajam dan berongga. Daun berbentuk bundar telur memanjang berujung runcing, dengan tepi rata atau tidak, 2,5-10,5 × 5–15 cm.

Bunga di ketiak, dengan tangkai yang tegak, keunguan, dan dengan ujung yang mengangguk. Kelopak berbagi lima, dengan taju yang bersudut tiga dan meruncing, hijau dengan rusuk keunguan. Mahkota serupa lonceng, berlekuk lima dangkal, kuning muda dengan noda kuning tua dan kecoklatan di leher bagian dalam, 7–9 mm tingginya. Tangkai sari kuning pucat dengan kepala sari biru muda.

Buah dalam bungkus kelopak yang menggelembung berbentuk telur berujung meruncing, hijau muda kekuningan, dengan rusuk keunguan, 2–4 cm panjangnya. Buah buni di dalamnya bulat memanjang, 1,5–2 cm, kekuningan jika masak, manis dan disukai anak-anak.

Di Jawa juga diketahui adanya jenis Physalis minima yang mirip bentuknya. Beberapa perbedaannya dengan jenis di atas ialah, P. minima berambut panjang pada bagian-bagian batang dan daun yang berwarna hijau (angulata: berambut pendek atau gundul); tanda V di bawah noda di leher mahkota tidak jelas (angulata: ada kelompok rambut pendek dan rapat membentuk tanda V yang jelas); dan kepala sari berwarna kuning dengan sedikit warna biru. Ceplukan badak Physalis peruviana dibudidayakan orang di Amerika Selatan, Australia dan Selandia Baru. Buahnya sebagian diekspor ke Eropa.

Kandungan Gizi

Kandungan Gizi. Senyawa-senyawa aktif yang terkandung dalam ciplukan antara lain saponin, flavonoid, polifenol, dan fisalin. Komposisi detail pada beberapa bagian tanaman, antara lain:
Herba : Fisalin B, Fisalin D, Fisalin F, Withangulatin A
Biji : 12-25% protein, 15-40% minyak lemak dengan komponen utama asam palmitat dan asam stearat.
Akar : alkaloid
Daun : glikosida flavonoid (luteolin)
Tunas : flavonoid dan saponin


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 05:28
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.