Kandungan Kimiawi dan Zat Aktif Habbatussauda (Jinten Hitam)

Kandungan Nutrisi Aktif Yang Kaya Manfaat Dalam Habbatussauda
1

2
3
4
5
Banyaknya kandungan zat aktif yang berkhasiat tersebut menjadikan habbatussauda memiliki manfaat kesehatan yang sangat banyak dan beragam untuk pengobatan berbagai macam penyakit.


Biji jintan hitam merupakan jamu tradisional yang telah digunakan selama ribuan tahun oleh orang-orang yang tinggal di Timur tengah dan beberapa bagian Asia serta Afrika untuk meningkatkan kesehatan dan melawan penyakit. Tumbuhan ini juga sering disebut dengan “blessed Seed/Biji yang dberkahi”.

Selam lebih dari 2000 tahun jintan hitam, tanaman dari keluarga Ranunculaceae (buttercup), secara tradisional telah digunakan oleh berbagai budaya diseluruh dunia sebagai obat alami untuk berbagai penyakit dan untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Orang-orang mesir kuno mengetahui serta menggunakan jintan hitam dan menyebutnya sebagai obat mujarab (obat untuk berbagai masalah dan penyakit). Raja Tutankamun bahkan memiliki sebotol minyak ini dalam kuburnya. Semua benda yang ditemukan dalam makam raja-raja adalah berharga bagi dia atau memiliki kepentingan yang signifikan.

Bangsa romawi juga sangat akrab dengan benih ini dan menyebutnya sebagai Ketumbar Yunani dan banyak digunakan sebagai suplemen makanan. Pada abad pertama, Dioscoredes, seorang dokter yunani telah merekam data tentang penggunaan jintan hitam untuk mengobati sakit kepala, hidung, sakit gigi dan cacingan. Jintan hitam ini juga disebutkan dalam Alkitab dalam istilah 28:25-27 sebagai “fitches”, ini memberikan bukti lebih lanjut mengenai pentingnya ramuan ini ketika bahan kimia yang merusak tubuh (yang kebanyakan orang saat ini mengonsumsinya bagai permen) tidak tersedia.

Ibnu Sina dikenal di Barat sebagai Avucenna, menulis risalah medis besar ‘The Canon of Medicine’, dan disebut sebagai jintan hitam “yang merangsang energi tubuh dan membantu pemulihan dari kelelahan”.

Nigella Sativa berasal dari Asia Barat. Ia merupakan rempah-rempah yang tumbuh dengan tinggi sekitar 16-24 inchi (40-60 cm) dan memiliki bunga yang putih ketika mekar. Biji berbentuk persegi dengan ujung yang lancip berwarna hitam kelam ini adalah bagian dari tanaman yang paling memiliki manfaat. Penelitian: sejak 2959 lebih dari 200 studi telah dilakukan di universitas-universitas internasional dan berbagai artikel telah diterbitkan di berbagai jurnal, menunjukkan hasil yang luar biasa atas penggunaan secara tradisional dari jintan hitam ini.

Jintan hitam dibudidayakan di Rusia, Turki, Mesir, Saudi, Oman, Ethiopia, Timur Tengah, Timur Jauh, India, Bangladesh, Perancis, Jerman, dan Mediterania Basin. Jintan hitam juga tumbuh secara liar di Mesir, Suriah, Turki dan Balkan. Nigella Sativa dikenal secara umum dalam bahasa arab sebagai Habbat-ul-Baraka (Biji yang diberkahi).

Jintan hitam kaya akan asam lemak tak jenuh ganda. Bahkan ini memainkan peran penting dalam kesehatan dan kesejahteraan manusia sehari-hari. Mereka membantu mengatur metabolisme kita, membawa racun ke permukaan kulit untuk di eliminasi, menyeimbangkan tingkat insulin, mengatur kolesterol, meningkatkan sirkulasi tubuh dan meningkatkan fungsi hati yang sehat. Kekurangan asam lemak tak jenuh ganda dapat menyebabkan beberapa macam masalah kesehatan termasuk gangguan sistem saraf, pertumbuhan terbatas dan penyakit kulit.

Jintan hitam mengandung lebih dari 100 nutrisi penting. Mereka terdiri dari sekitar 21% protein, 38% karbohidrat dan 35% lemak dan minyak tanaman. Bahan-bahan aktif dari jintan hitam adalah nigellone, thymoquinone dan fixed oil. Jintan hitam juga mengandung proporsi yang signifikan dari protein, karbohidrat dan acidsniacin lemak esensial, dan vitamin C.

Apa saja sifat-sifat penting yang ditemukan dalam Biji Jintan Hitam

Jintan hitam mengandung lebih dari 100 komponen dan masih banyak yang sedang dalam proses penemuan. Ini merupakan sumber yang kaya asam lemak tak jenuh dan mengandung minyak sekitar 35%, 21% protein dan karbohidrat 38%. Lebih dari 50% minyak asam lemak esensial. Asam Linoleat dan asam gamma linoleatnya membantu membentuk prostaglandin E1, yang membantu tubuh untuk menghambat infeksi, menyeimbangkan sistem kekebalan tubuh dan mengatur reaksi alergi. Asam linoleat Gamma juga membantu menstabilkan membran sel. Jintan hitam juga mengandung sekitar 0,5-1,5% minyak atsiri termasuk Nigellon dan thymochinon yang menyebabkan khasiat anti-histamin, anti oksidan, anti infeksi, (mampu bertindak melawan infeksi) dan efek broncho-dialating pada jintan hitam.

Bahan-bahan lain yang ditemukan dalam jintan hitam termasuk kalsium, kalium, besi, seng, magnesium, selenium, vitamin A, vitamin B, vitamin B2, niasin dan vitamin C.

Sebuga studi tahun 1994 yang dilakukan di London oleh King’s College mengungkapkan bahwa jintan hitam memiliki sifat yang menghambat enzim tertentu, yang juga menghambat produksi prostaglandin tertentu. Ini adalah bukti lebih lanjut bahwa kombinasi yang kaya dan kompleks dari unsur-unsur yang ditemukan dalam jintan hitam bekerja sama (sebagai tim) untuk memberikan efek penuh. Subhanallah

Jintan hitam telah terbukti secara ilmiah sangat bermanfaat bagi tubuh kita dari manfaat penyembuhan dan sebagai sumber berbagai vitamin. Dengan demikian, sebagian besar mengonfirmasi atau membuktikan bahwa hadits berikut adalah benar. Ilmu pengetahuan modern sebelum bulat membuktikan bahwa benih hitam benar-benar dapat menyembuhkan setiap penyakit, kecuali kematian.


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 09:03
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.