Dinding Tembok Rumah Berjamur, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Posted by

Loading...
Bagaimana Cara Mengatasi Dinding Tembok Rumah Yang Berjamur dan Mengelupas? Temukan Penyebabnya Terlebih Dahulu!

Bangunan belum lama tetapi dinding rumah sudah berjamur bahkan mengelupas? Tentunya hal ini sangat meresahkan pemilik rumah dan juga membuat penghuni rumah tidak nyaman. Tembok dinding rumah yang lembab dan berjamur tentunya akan mengeluarkan aroma yang tidak sedap disamping juga merusak pemandangan. Apalagi jika dinding ikut terkelupas catnya maka lengkaplah masalah dinding lembab ini.

Untuk mengatasi masalah dinding yang lembab dan berjamur memang harus ditelusuri terlebih dahulu penyebabnya. Penanganan dinding lembab yang asal-asalan tanpa memperhatikan terlebih dahulu penyebabnya bisa tidak efektif dan masalah dinding tembok yang lembab dan berjamur bisa terulang kembali.
Identifikasi Penyebab Dinding Rumah Lembab dan Berjamur:
  • Kurangnya sirkulasi Udara dan Cahaya yang masuk ke ruangan  
  • Air Pembuangan AC mengalir mengenai dinding
  • lahan rumah mengandung kadar garam yang tinggi  
  • Atap atau Talang Rumah bocor dan merembes ke dinding 
  • Bak Kamar mandi,saluran pipa air atau kran yang bocor ,sehingga merembes ke dinding 
Sebenarnya banyak solusi yang bisa digunakan untuk mengatasi masalah tembok lembab dan berjamur dan beberapa bahkan sangat sederhana dan mudah untuk dilakukan. Yang paling parah adalah menguliti ulang dinding tembok rumah anda dengan campuran semen dan pasir yang tahan resapan air sedangkan solusi paling ringan cukup dengan mengerok tembok secukupnya dan diberikan lapisan kedap air seperti cat tembok khusus yang tahan air.
Bahaya dinding rumah lembab dan berjamur. Dalam jumlah kecil, spora jamur biasanya tidak berbahaya, tetapi ketika mereka mendarat di tempat basah di rumah Anda, koloni jamur dapat mulai berkembang. Ketika jamur tumbuh di permukaan, spora dapat dilepaskan ke udara — di mana mereka dapat dengan mudah terhirup. Beberapa jenis jamur dalam ruangan mampu menghasilkan racun yang sangat ampuh (mikotoksin) yang larut dalam lemak dan mudah diserap oleh lapisan usus, saluran udara, dan kulit. Agen ini, biasanya terkandung dalam spora jamur, memiliki efek toksik mulai dari iritasi jangka pendek — reaksi alergi, kurap, kudis — hingga pelemahan sistem kekebalan tubuh dan perdarahan paru. Paparan jangka panjang dalam rumah berjamur tidak sehat bagi setiap penghuninya, tetapi beberapa kelompok akan mengembangkan gejala yang lebih berat lebih cepat dari yang lain, termasuk bayi dan anak-anak, orang tua, individu dengan kondisi pernapasan, dan mereka yang memiliki sistem imun lemah, misalnya karena kanker, penyakit hati, HIV, atau dalam/selepas kemoterapi.
Beberapa penyebab dinding tembok rumah lembab dan berjamur antara lain:

Bagaimana Kondisi Sirkulasi Udara dan Cahaya dalam Ruangan? Kurangnya sirkulasi Udara dan Cahaya yang masuk ke ruangan bisa menjadi penyebab tembok lembab dan berjamur

Faktor cahaya yang cukup masuk kedalam ruangan menjadi sangat vital dalam hubungannya dengan kasus tembok dan dinding rumah yang lembab dan berjamur ini. Dinding rumah yang lembab dan berjamur ternyata banyak ditemukan pada ruangan yang kedap dari sinar matahari atau ruang yang kurang sirkulasi udara,contoh seperti kamar tidur yang tidak memiliki jendela.ruang seperti ini dalam jangka waktu yang panjang akan mengakibatkan kelembapan pada dindingnya terlebih jika cat yang digunakan adalah cat warna dengan warna-warna gelap yang kurang bisa memantulkan cahaya.

Pemasangan instalasi pembuangan air AC yang asal-asalan dan menyebabkan air pembuangan AC mengalir mengenai dinding

Hal sepele yang kadang lepas dari perhatian dan dianggap tidak ada hubungannya dengan lembabnya dinding rumah adalah air pembuangan AC. Perhatikan pembuangan AC anda jangan sampai air merembes mengenai permukaan dinding anda,karena jika ini berselang dalam jangka waktu yang lama akan menimbulkan dinding anda menjadi lembab dan berjamur terlebih air buangan AC merupakan air kotor,dan dingin.Sebaiknya gunakan pipa yang cukup panjang untuk pembuangan air AC tersebut dan arahkan pada got pembuangan.

Lahan rumah mengandung kadar garam yang tinggi

Apa hubungan antara lahan mengandung kadar garam tinggi dengan lembabnya dinding rumah? Banyak kasus ditemukan oleh mayoritas penghuni kompleks perumahan atau perkampungan yang berada dilahan bekas tambak atau lahan yang memiliki kadar garam yang tinggi,mereka mengeluhkan cat dinding mereka melepuh dengan menghasilkan butiran pasir kapur juga garam,kesan dinding yang lembab,membentuk pola-pola seperti basah juga cat yang mengelupas.dalam kasus ini mungkin penyebab kedua selain lahan rumah mengandung kadar garam yang tinggi,juga disertai pemakaian kapur pada campuran semen yang terlalu banyak atau semen yang digunakan dalam pembangunan dinding kurang porposional.oleh karena itu dinding melepuh dengan butiran kapur putih dan garam didalamnya,serta lama kelamaan cat dinding akan mengelupas.

Atap atau Talang Rumah bocor dan merembes ke dinding

Periksalah atap dan talang rumah anda apakah ada kebocoran atau keretakan yang mengakibatkan adanya air yang merembes ke dinding rumah,hal ini bisa menyebabkan dinding rumah kita selalu terkena air jika musim hujan tiba dan menjadikan dinding menjadi lembab serta erdampak pada kemunjulan jamur pada dinding.

Bak Kamar mandi,saluran pipa air atau kran yang bocor ,sehingga merembes ke dinding

Masalah bak kamar mandi yang bocor dan meresap ke dinding memang banyak ditemukan. dan ternyata ini menjadi penyebab dinding rumah menjadi lembab dan berjamur. Jika ditemui kasus dinding dibalik kamar mandi menjadi lembab dan berjamur,maka periksalah apakah bak mandi anda ada kebocoran,serta periksa pula pipa saluran air dan kran apakah ada kebocoran terlebih biasanya pipa air kamar mandi ditanam pada dinding,juga bak kamar mandi masyarakat indonesia mayoritas berbentuk persegi dari keramik yang menempel pada sudut dinding langsung ,jika ada kebocoran maka bisa dipastikan air akan merembes kedalam dinding hingga lapisan terluar dinding.
Dinding Rumah Lembab dan Berjamur, Mengelupas

Cara Mengatasi Dinding Tembok Rumah Yang Lembab, Berjamur dan Mengelupas
Beberapa cara dan tips dibawah ini bisa dicoba untuk mengatasi masalah dinding rumah yang lembab, berjamur dan mengelupas:
  • Keroklah Cat dinding yang mengelupas beserta kapur juga garam yang terbentuk dalam lapisan cat dan dinding hingga bersih,kemudian amlaslah dinding dengang bersih hingga tidak ada lagi lapisan kapur yang menempel pada permukaan dinding.
  • Gunakan cairan air dan cuka untuk menghilangkan jamur,Jika tembok anda masih dalam tahap berjamur di awal, maksudnya jamur masih sedikit menghiasi dinding anda. Untuk menghilangkan jamur tersebut silahkan mencoba campuran cuka dan air.
  • Gunakan campuran detergen dan air,Jika dinding kamar mandi yang dikeramik mulai berlumut, dapat anda coba membersihkannya dengan campuran deterjen dan air.
  • Gunakan Kaporit/Klorin,Dinding yang telah dibersihkan dari jamur, dapat anda olesi kaporit atau klorin untuk membunuh jamur sekaligus agar jamur tidak datang kembali.
  • Buatlah lapisan baru pada dinding sebelum pengecatan dengan menggunakan semen putih dan lem dinding .
  • Gunakan Cat waterprof atau cat yang mengandung anti bakteri dan jamur pada dinding anda.
Tips dan Cara mengurangi kelembapan dan pertumbuhan jamur di seluruh rumah:
  • Jamur dapat dihilangkan dari permukaan keras dengan produk komersial, sabun dan air, atau larutan pemutih tidak lebih dari 1 cangkir pemutih laundry rumah tangga dalam 1 galon air.
  • Gunakan humidifier dan AC, terutama di iklim panas dan lembap, untuk mengurangi kelembapan di udara; jaga rumah tetap hangat dalam cuaca dingin dengan penghangat ruangan — suhu turun, udara kurang mampu untuk menahan kelembapan dan mengembun di permukaan dingin yang memicu pertumbuhan jamur.
  • Keringkan semua daerah yang basah dalam 24-48 jam.
  • Periksa kebocoran di sekitar wastafel dapur, kulkas, sekitar wastafel dan bak mandi, dan sumber air lainnya. Perbaiki kebocoran dan rembesan.
  • Buka pintu antara kamar untuk meningkatkan sirkulasi, yang membawa suhu panas ke permukaan dingin.
  • Tingkatkan sirkulasi udara dengan menggunakan kipas angin dan dengan memindahkan furnitur dari sudut dinding.
  • Jaga kelembapan dalam ruangan di bawah 60% jika memungkinkan. Anda dapat mengukur kelembapan relatif dengan hygrometer, alat yang tersedia di banyak toko perkakas rumah.
  • Gunakan kipas angin/exhaust untuk memindahkan kelembapan ke luar rumah setiap kali Anda memasak, mencuci piring, atau mencuci baju.
  • Rawat rak penadah air dari AC atau kulkas agar selalu kering dan bersih. Pastikan saluran kuras terbebas dari penghalang dan pembuangan bisa mengalir dengan baik.
  • Pertimbangkan mengecat lantai beton dan menggunakan karpet per area daripada karpet yang menyeluruh di seluruh permukaan lantai. Jika Anda berencana untuk memasang karpet di atas lantai beton, mungkin perlu untuk menggunakan penghalang uap (terpal plastik) di atas beton dan tutup dengan sub-lantai (isolasi ditutupi dengan kayu lapis) untuk mencegah masalah kelembapan.
  • Pastikan talang air dan saluran air bekerja dengan benar dan memastikan air mengalir ke luar rumah, bukan menuju. Jika air memasuki rumah dari luar, pilihan Anda berkisar dari renovasi halaman hingga penggalian dan waterproofing
  • Hindari meninggalkan pakaian basah di keranjang cucian atau pengering. Hindari meninggalkan handuk basah di lantai atau di gantungan. Cuci dan keringkan segera. 
Semoga bermanfaat, sumber artikel dan referensi dari hellosehat.com dan sumber lainnya

Loading...
loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 07:01

0 komentar:

Post a Comment

loading...
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.