Manajemen Kandang Ternak Sapi Potong

Posted by

loading...

loading...
Macam-macam Kandang Sapi Potong dan Syarat Lokasi Kandang Yang Baik

Kandang yang baik akan sangat berpengaruh terhadap produktifitas ternak sapi, demikian juga sebaliknya kandang yang buruk dan konstruksinya salah akan sangat berpengaruh negatif terhadap performance produksi sapi potong.

Kandang berfungsi sebagai rumah bagi ternak untuk melakukan segala aktivitas fisik maupun biologis. Kandang sapi selama pemeliharaan perlu mendapat tempat yang nyaman. Hal ini berkaitan dengan kesehatan dan optimalisasi produksi. Untuk mencapai produksi yang optimal, kandang ternak harus memenuhi syarat.

Syarat lokasi kandang ternak sapi peliharaan antara lain:
(1). Memiliki jarak minimal 10 meter dari rumah pemukiman,
(2). Dekat dengan sumber air dan pakan,
(3). Dapat dijangkau transportasi dengan mudah,
(5). Letak bangunan kandang lebih tinggi dari lingkungan di sekelilingnya, agar tidak tergenang air dan lebih mudah membersihkannya,
(6). Sebaiknya posisi kandang menghadap ke Timur,
(7). Lingkungannya sejuk dan kondusif,
(8). Air limbah dari kandang dapat tersalurkan dengan baik ke pembuangan khusus.

a. Kandang Individu

Pada kandang individu, setiap sapi dipelihara dalam satu kandang tersendiri. Dibagian depan ditempatkan tempat pakan dan minum sedangkan dibagian belakang kandang dibuat saluran pembuangan kotoran. Ukuran kandang individu rata-rata 1,5 m x 2,5 m. Kandang idividu dapat dibuat 1 atau 2 baris dengan lorong di tengah. Pembuatan lantai kandang perlu diperhatikan, lantai dibuat dengan kemiringan 5-15O kearah saluran pembuangan kotoran. Hal ini penting agar kotoran dapat mengalir langsung kesaluran pembuangan. Bahan lantai dapat dibuat berupa tanah yang dipadatkan maupun kayu atau semen, asalkan tidak licin dan tidak terlalu kasar. Selokan (saluran) pembuangan kotoran ternak sapi dapat dibuat dengan lebar 20-30 cm dan kedalaman 10-20 cm.

b. Kandang Kelompok/komunal

Kandang kelompok berukuran lebih besar dan dapat menampung sejumlah sapi sekaligus. Ukuran kandang kelompok disesuaikan dengan jumlah sapi yang dipelihara dalam kandang tersebut dikalikan dengan kebutuhan area tiap individu. Kandang kelompok dapat dibuat dengan atap tertutup sepenuhnya atau sebagian sebagai tempat umbaran. Pada kandang dengan atap terbuka, saluran kotoran ditiadakan. Sebagai ganti sebaiknya menyediakan serbuk gergaji untuk alas lantai kandang. Dengan cara ini kotoran sapi pada kandang dapat dilakukan secara berkala tiap 2-3 bulan sekali. Untuk area umbaran saluran pembuangan kotoran tetap dibuat dibagian belakang kandang.


Konstruksi Kandang

Desain kandang ternak sapi dibuat berdasarkan umur dan pola pemeliharaan dan agroklimat setempat. Kandang didaerah dingin sebaiknya dibuat kandang sedikit tertutup, sebaliknya didaerah panas kandang dibuat lebih terbuka agar tidak terlalu pengap.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam kontruksi kandang ternak sapi antara lain:

1. Kerangka kandang.

Material untuk kerangka kandang dapat dipilih dari bahan sederhana seperti bambu atau kayu, atau dapat pula dari bahan yang lebih mahal dan awet seperti besi atau beton. Kerangka kandang dapat dibuat dengan ketinggian 2,5-3,5 m dari permukaan lantai.

2. Dinding kandang.

Dinding kandang dapat dibuat dari bambu, kayu atau tembok. Idealnya tinggi dinding antara 0,5-1 m dari permukaan lantai. Diatas dinding perlu dibuat sekat atau pagar lebih tinggi dari bahu saat sapi berdiri tetapi tetap memudahlan pemberian pakan dan mengontrol ternak. Tujuannya adalah untuk menghindari sapi lepas dari kandang.

3. Atap kandang.

Konstruksi atap kandang diusahakan lebih tinggi agar sirkulasi udara lebih lancar. Ketinggian atap kandang untuk daerah dataran rendah adalah 3,5-4,5 m dan untuk daerah dataran tinggi ketinggian atap adalah 2,5-3,5 m. Bahan untuk atap dapat dibuat dari rumbia, genteng, asbes atau seng.

sumber:http://sumut.litbang.pertanian.go.id

loading...
loading...
loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 22:18

0 komentar:

Post a Comment

loading...
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.