Ikan Gabus, Manfaat dan Kandungan Gizinya

Posted by

Loading...
Ikan gabus adalah sejenis ikan predator yang hidup di air tawar. Ikan ini dikenal dengan banyak nama di berbagai daerah: bocek dari riau, aruan, haruan, kocolan, bogo, bayong, bogo, licingan, kutuk, kabos dan lain-lain. Wikipedia

Nama ilmiah: Channa striata

Famili: Channidae

Genus: Channa

Ditemukan di: Tonle Sap

Klasifikasi lebih tinggi: Gabus-gabusan

Tingkatan takson: Spesies


Penelitian yang dilakukan di Universitas Hasanuddin, Makassar, menemukan bahwa pemberian 2 kg ikan gabus masak setiap hari kepada pasien pasca operasi akan meningkatkan albumin mereka menjadi normal. Ikan gabus sangat kaya akan albumin, salah satu jenis protein penting bagi tubuh manusia. Albumin diperlukan tubuh manusia, terutama dalam proses penyembuhan luka-luka. Kekurangan albumin dalam tubuh manusia (hypoalbumin) menyebabkan nutrisi tidak bisa diedarkan dengan baik ke seluruh tubuh. Anda mau tahu apa saja manfaat ikan gabus untuk kesehatan Anda? Simak artikel berikut ini.
Berbagai manfaat ikan gabus

Ikan gabus atau channa striata dikenal memiliki jenis kandungan gizi yang lebih tinggi. Kandungan protein ikan gabus sebesar 25,5%, lebih tinggi jika dibandingkan dengan kadar protein dari ikan bandeng 20,0%, ikan mas 16,0%, ikan kakap 20,0%, ataupun ikan sarden sebesar 21,1%. Berikut manfaat ikan gabus yang mengejutkan untuk Anda.
1. Pembentukan dan pertumbuhan otot

Ikan gabus mengandung kandungan protein yang lebih tinggi dibanding kadar protein yang terdapat pada ikan lele maupun pada ikan mas atau nila. Dari 100 gram ikan gabus Anda dapat memperolah 25,2 gram protein. Coba Anda bandingkan dengan kadar protein untuk per 100 gramnya yang terdapat pada ayam yang hanya 18,2 gram, pada daging sapi hanya 18,8 gram, maupun telur yang hanya 12,8 gram. Kandungan protein yang tinggi akan menguntungkan Anda sebab akan banyak membantu dalam proses pembentukan otot pada tubuh Anda.

2. Mempercepat penyembuhan luka

Daging ikan gabus banyak mengandung kadar albumin yang sangat tinggi. Perlu Anda ketahui, albumin adalah salah satu jenis protein yang sangat penting dalam proses penyembuhan luka pada tubuh Anda.

3. Menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh

Zat albumin juga berfungsi untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Jika kondisi cairan dalam tubuh Anda berkurang, maka protein yang masuk ke dalam tubuh akan pecah sehingga tidak dapat berfungsi secara normal. Kandungan normal albumin dalam tubuh mencapai 60%.

4. Memperbaiki gizi buruk

Manfaat ikan gabus juga dapat memperbaiki gizi buruk yang banyak dialami oleh bayi, balita, anak maupun ibu hamil. Dalam 100 gr gabus saja, sudah sangat cukup memenuhi berbagai kebutuhan gizi yang sangat penting untuk kesehatan terutama untuk bayi.

5. Sehat untuk pencernaan

Ikan gabus mempunyai struktur daging yang lebih empuk, sehingga Anda tidak perlu mengkhawatirkan pencernaan. Hal ini karena ikan gabus memiliki protein kolagen yang lebih rendah dibanding kadar protein yang terkandung pada daging. Ikan gabus hanya memiliki 3% hingga 5% dari total kandungan protein kolagen.

Soal kandungan gizi, semua jenis ikan adalah sumber protein yang sangat baik. Namun ikan gabus diketahui sebagai ikan yang kandungan gizinya lebih banyak dari ikan jenis lain. Kandungan protein ikan gabus sebesar 25,5%, dimana yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan kadar protein dari ikan bandeng (20,0%), ikan mas (16,0%), ikan kakap (20,0%), maupun ikan sarden (21,1%) (Anonymous, 1996). Khasiat ikan Gabus Ikan Gabus juga dikenal mengandung albumin, yaitu bisa mencapai sekitar 6,224 g setiap 100 g daging ikan gabus. Kandungan albumin plus mineral zinc(Zn) yang sebesar 1,7412 mg/100 g pada daging ikan gabus inilah yang terkait dengan proses penyembuhan luka yang lebih baik.

Kepopuleran ikan gabus mulai meluas semenjak ada beberapa rumah sakit yang memanfaatkan ikan gabus sebagai sumber albumin bagi pasien yang kekurangan albumin(hipoalbumin), serta untuk terapi pengobatan, mempercepat penyembuhan luka bakar, luka biasa maupun luka pascaoperasi. Apakah albumin? Albumin terdapat dalam plasma darah manusia, bahkan lebih banyak 60% dari jenis protein lainnya. Albumin bermanfaat sebagai pembawa molekul-molekul kecil untuk melewati plasma dan cairan sel, yang erat kaitannya dengan bahan metabolisme dan pembawa berbagai macam obat yang kurang larut. Dengan kata lain, albumin adalah pembawa obat-obatan, sehingga tidak mengendap dalam tubuh dan menyebabkan keracunan.

Jenis obat-obatan yang tidak mudah larut air seperti aspirin, antikoagulan, dan obat tidur memerlukan tugas albumin agar bisa beredar dengan baik. Khasiat ikan gabus Ikan gabus adalah jenis ikan yang telah terbukti banyak mengandung jenis protein ini. Untuk pengambilan albumin dari sarkoplasma dari jaringan ikan gabus bisa dilakukan dengan cara ekstraksi sederhana – metode dengan menggunakan pelarut.

Proses pengambilan albumin ikan gabus secara sederhana juga bisa dilakukan dirumah tangga, yaitu dengan cara proses pengukusan hingga keluar cairan yang berwarna putih keruh. Berikut beberapa khasiat yang berhubungan dengan makan ikan gabus: ikan gabus Membatu mempercepat kesembuhan Albumin juga berperan dalam meregenerasi sel yang mati, sehingga kejadian sel yang rusak akibat luka atau operasi bisa cepat sembuh.

Bagi penderita penyakit tertentu akan semakin lama sembuh, karena obat yang diberikan tidak mudah diserap dengan baik oleh sel yang membutuhkan pengobatan. Jadi, mengkonsumsi ikan gabus atau sari albumin dari ikan gabus bisa membantu mempercepat pengobatan, mempercepat kesembuhan luka bakar, ginjal, luka bakar atau luka pasca operasi.

Sebuah penelitian yang pernah dilakukan oleh Prof. DR. Dr. Nurpudji dari Universitas Hasanudin, Makassar, menunjukkan bahwa kadar albumin pada pasien di RS Wahidin Sudiro Husodo banyak mengalami peningkatan setelah beberapa kali makan ikan gabus, sehingga mempercepat proses penyembuhannya. Penelitian yang sama yang telah dilakukan di RS Umum Dr. Saiful Anwar Malang menunjukkan, bahwa pemberian 2 kg ikan gabus masak setiap hari kepada pasien pascaoperasi meningkatkan albumin mereka menjadi normal. Sementara itu penelitian yang dilakukan di Universitas Hasanudin juga menunjukkan peningkatan kadar albumin dalam darah pasien hingga 0,6 hingga 0,8 g/dl setelah diberikan ekstrak ikan gabus selama 10 hingga14 hari. Mendukung pertumbuhaan balita Kekurangan albumin bisa terjadi pada tubuh manusia, yang suatu kondisi yang disebut dengan hipoalbumin. Hal ini bisa menyebabkan nutrisi tidak bisa diedarkan dengan baik keseluruh tubuh, sehingga bagi anak bisa menyebabkan terhambatnya pertumbuhan, perkembangan otak yang tidak maksimal, penurunan kekebalan tubuh hingga menyebabkan anak mudah sakit.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa balita yang mengonsumsi ikan gabus secara teratur memiliki kadar albumin jauh lebih tinggi, dan mengalami peningkatan berat badan dan kadar hemoglobin darah secara nyata. Albumin sangat dibutuhkan untuk perkembangan otak, terutama bagi balita yang berada pada fase emas pertumbuhan (golden age). Dengan demikian, memberinya makan ikan gabus bisa membantu mencegah masalah anak yang kurang cerdas.

Kadar albumin yang normal antara 3,5-4,5 g/dl, dan ketika kurang dari 2,2 g/dl bisa menyebabkan masalah pada tubuh. Hal seperti ini bisa terlihat pada anak yang mengalami keterlambatan pertumbuhan, padahal jika diperhatikan sebenarnya tak pernah kekurangan makan atau gizi. Jika hal ini terjadi terus-menerus, anak akan mengalami gangguan pertumbuhan yang bisa menyebabkan kurus atau seperti anak yang kurang gizi.

Sumber:dari berbagai sumber

Loading...
loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 06:25

0 komentar:

Post a Comment

loading...
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.