Harga Kambing Siap Potong Anjlok, Pukulan Keras Bagi Peternak

Posted by

loading...

loading...
Harga kambing saat ini sedang memasuki masa yang kurang bagus bagi peternak karena harganya yang terus turun, bahkan turunnya harga bisa mencapi 50%. Hal ini sebenarnya sangat jarang terjadi karena kambing adalah salah satu komoditi peternakan yang harganya relatif stabil pada hari-hari biasa. Harga kambing secara umum hanya akan naik saat menjelang hari raya idul adha saja sedangkan pada hari-hari biasa harga kambing relatif stabil.

Harga kambing per kilo saat ini hanya berkisar 50 ribuan per kg kambing hidup bahkan mungkin bisa dibawahnya. Padahal harga sebelumnya masih pada kisaran 60 ribu ke atas. Anjloknya harga kambing yang cukup drastis terjadi di Kabupaten Jember, terlihat dalam berita tentang harga kambing dibawah ini.

Harga Kambing di Jember Turun DrastisTurunnya harga kambing siap potong di Kabupaten Jember yang kian menurun dikeluhkan sejumlah peternak kambing, pasalnya sampai hari ini, Minggu (5/4), harga kambing siap potong di pasaran hanya Rp 700.000 per ekor.

Sebelumnya, harga kambing super lokal bisa tembus angka Rp 1.500.000 per ekor. Namun, pada bulan ini anjlok menjadi separuh harga.

"Kami yang jelas merugi, kambing saya satu kandang ini kalau saya jual pada pedagang, rata-rata paling mentok ditawar Rp 600.000 per ekor itu yang kwalitas super," kata Andi salah seorang peternak asal Desa Slateng.

Dirinya mengaku, kalau dikalkulasi dengan biaya pakan rumput. Hasilnya sangat jauh dari harapan. "Beruntung rumput kami dapatkan dari kebun sendiri, kalau kita beli sama tukang rumput, kita sangat kalah," ujarnya.

Bukan hanya dirinya, banyak peternak lain berharap, harga kambing bisa stabil kembali seperti harga ternak lain.

"Jika dibandingkan, harga sapi masih tetap standart, turunnya tidak separah harga kambing, semoga cepat stabil," pungkasnya.

Yusril Huda (45), salah seorang pengamat perdagangan hewan di Jember membenarkan kalau harga kambing mengalami penurunan drastis.

"Banyak faktor yang mempengaruhi. Selain permintaan daging yang rendah di lapangan, juga minat masyarakat lebih memilih daging ayam," jelasnya.

Pada tahun sebelumnya, lanjut Yusril, harga kambing sempat naik menjelang hari raya Idul Adha, setelahnya semakin anjlok turun.

"Kami juga tidak yakin, menjelang bulan Ramadhan harga kambing akan naik. Karena daging sapi masih lebih banyak diminati," tambahnya.

Alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) ini berharap, peran pemerintah untuk menyetabilkan kembali harga. Agar harga kambing kembali naik.

https://www.suarajatimpost.com/read/6230/20170507/150433/harga-kambing-di-jember-anjlok-peternak-mengeluh/

loading...
loading...
loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Peternakan dan Herbal Updated at: 17:16

0 komentar:

Post a Comment

loading...
Copyright@2014-2016. www.AgrobisnisInfo.com . Powered by Blogger.